
Pagi itu , Nashrul bangun pagi-pagi sekali, setelah sholat subuh dia pun gak tidur kembali, karena takut kesiangan seperti kemarin, dia Menahan ngatuk ny di meja kerja nya, sambil memandangi foto foto Polaroid yg terpasang di meja, dia pun ingat orang tuanya dan foto foto masa kecil nya..
" Ya Allah betapa rindu nya gw kepada orang tua. Mana udah 3 tahun blm pulang, Gw kokkya merasa bersalah aja ya sama mama, bapak kenapa ku gak nurut perkataan mereka ya, harusny ku milih ke yg lain" ( ujar Nashrul sambil menahan air mata dan merasa bersalah)
" Eh...bentar !!, iya juga sih ku juga udah bahagiakan orang tua dengan jadi Masinis ini, kan ini keinginan mamah juga harus nya ku bahagia donk, udah ku harus kuat, walau rindu insya Allah pasti diizinkan bertemu keluarga " ( ucap Nashrul sambil menguatkan hatinnya)
" owh iya mama kok blm telpon lagi ya ??, bapak setuju gak ya? Klo gw ngajak serius anak orang" ( tanya Nashrul dalam hati)
Untuk mengusir rasa ngantuk nya dia pun membaca buku buku yang ada dimeja kerja nya. Akhirnya Diapun ketiduran di meja nya saat membaca buku.
Sang Matahari mulai menyinari kota Bandung dengan indah nya , kicauan burung burung seperti menyambut pagi yang cerah, sinar sang matahari menembus tirai jendela kamar Nashrul. Jam wekernya pun berbunyi membangunkan tuaanya yg sedang tidur di meja kerja nya.
" kringggg.. KRIIIIIIIIIING." (jam weker pun berbunyi dengan kerasnya)
" aduh kenapa lagi si.. Baru tidur sebentar juga " ( ujar Nashrul sambil mengucek matannya)
Akhirnya dia pun bangun dari meja kerjanya dan menyiapkan sarapan, dia pun bersih bersih mengganti pakaian nya, dan ia pun memakai seragam nya. Setelah sarapan dia pun bersiap siap untuk pergi dinas, dan ia pun keluar dari kamar nya dan menaiki motor nya.pagi itu dihalaman kost.. ibu kost sedang menyapu halaman dan menyapa Nashrul..
" berangkat kang" ( sapa pemilik kost)
" ehh... Iya bu" ( jawab Nashrul sambil tersenyum)
" pagi-pagi gini udah berangkat kang ?? Kan penumpang juga blm ada jam segini mah ?? ( tanya ibu pemilik kost)
" hehehe iya bu.. Kan meeting sama atasan dan rekan kerja soal perjalanan , absen dulu bu, Pagi-pagi juga ada bu penumpang loh bu " ( jawab Nashrul dengan tertawa kecil)
" owh gitu nya kang, yaudah kang hati hati atuh ya dijalan" ( ujar ibu pemilik kost)
" iya bu, makasih.. permisi bu" ( jawab Nashrul sembari berpamitan)
" Iya atuh kang " ( ujar ibu kost melanjutkan menyapu halaman)
Nashrul pun menyalakan motornya dan berangkat pergi ke stasiun tempat ia bekerja.. Sesampainya di sana ia belum bertemu july.
" pak... si july asisten saya kemana ya?? Blm datang jam segini biasanya sudah datang ??" ( tanya nashrul ke kondektur tersebut)
" wah gak tau saya pak. Bukanya dia udah datang ya?" ( jawab kondektur kembali bertanya)
" lah malah tanya saya pak, mana saya tau. Hehehe, emang saya bapaknya " ( ujar Nashrul)
" emang bapak, bapak nya kan ??, bapak kan Masinis di kereta ini, dan dia cuma asisten bapak " ( ucap kondektur itu menyakinkan)
" harus nya bapak toh.. Bapak kan kondektur disini ya bapak lah yg kapten dalam kereta ini lah saya mah cuma driver" ( Jawab nashul meyakinkan yang sebenarnya)
" hehehehe... eh iya juga yak." ( jawab kondektur itu dengan tertawa kecil).
Saat si Nashrul mau menaiki kereta, si Melly pun berteriak memanggil Nashrul.
" Rul... Rull. Woii !!!" ( terial melly memanggil Nashrul)
Nashrul pun langsung berhenti dan menengok siapa yang memanggilnya, dan ternyata Melly. Melly pun berjalan menghampiri Nashrul..
" kenapa mell ??.. Teriak teriak gitu udah kata di hutan aje.. Malu dilihat orang noh.. " ( ujar Nashrul sambil tertawa)
" ini Rul...ada yang mau GW omongin ke elu,lu bisa kan malam ini ?? (tanya melly)
" bisa sih, tapi agak malem, pas gw pulang dinas .. Emang kenapa?? " ( tanya nashrul penasaran)
__ADS_1
" owh... Gw mau ngajak lu makan malam di restoran sana mau gak ?? " ( tanya melly)
" Ya mau lah.. Hehehehe.. Rezeki mah jangan ditolak" ( jawab Nashrul sambil tertawa kecil)
" ya udah, ntar malam gw jemput distasiun ini, lu biasanya selesai dinas jam berapa.?? ( tanya melly)
" yah tergantung si mell, sepinya penumpang.. Biasanya jam sepuluh an." ( ujar Nashrul)
" yaudah, gw jemput lu jam sepuluh ya, ada yang gw omongin sama lu..sampai ketemu nanti Malam" ( ucap melly sambil berjalan meninggalkan nashrul)
" Heh....Ni bocah satu udah jalan bae.. Blm ge kelar nanya gw.. Buru buru kali dia.. Ah biarkan lah" ( ujar Nashrul sambil melangkah masuk kedalam kereta)
Akhir nya July pun datang.. Langsung naik kereta tersebut.. Waktu sudah menunjukkan 07. 05 pagi.. Harusnya kereta itu sudah berangkat.
" lah kemana aje bang, baru datang untung gak saya tinggal kan kamu" ( ujar Nashrul agk kesal)
" maaf pak, telat kesiangan saya pak malam nonton bola.." ( jawab july sambil menundukkan kepala nya)
Iya pun seperti merasa bersalah kepada Nashrul, pernah memarahinya karena dia telat. Dia merasa bukan apa apa hanya seorang asisten Masinis.. dia pun berani memarahi seorang Masinis.. Dan akhirnya dia pun merasakan Di marahi oleh sang masinis.
" kok diem kamu, ha !!.. Ini teh jam berapa jul !! Hadeh.." ( ujar Nashrul kesal)
" bisa dimarahin atasan klo belum berangkat ni kereta. Saya juga tadi ngambil surat izin perjalanan, dimana fikiran kamu ha.." ( ucap Nashrul melupakan kekesalannya).
" maaf pak, ampun saya minta maaf.. Saya pernah memarahi bapak pas telat waktu kemaren" ( ujar july dengan gemetar)
" saya merasa bersalah pak, saya bukan apa-apa. Saya hanya asisten disini" ( ucap July merendah)
" nah itu kamu paham.. Udah gakpapa, yuk berangkat.. Udah anggap saja sebagai pelajaran buat kamu" ( jawab Nashrul sambil membuang kekesalan pada diri nya)
akhirnya kereta itu pun berangkat. Mengantarkan pemumpang sampai tujuan....
Malam pun tiba, waktu dinas pun selesai. akhirnya mereka selesai bertugas.. Dan mereka berpamitan..
" Duluan ya Rul" ( sapa july)
" iya, jangan begadang ya" ( jawab Nashrul)
" siap Rul, makasih udh diingatkan tadi" ( ucap july)
" iya, jangan diulang ya" ( ujar Nashrul mengingat kan)
" Siap Rul" ( jawab july).
Akhirnya mereka pun berpisah untuk pulang kerumah masing-masing.. Nashrul pun berjalan ke luar stasiun. Dan melihat melly di depan mobilnya..
" hai, mell.. Kayanya semangat banget jemput Gw??" ( tanya Nashrul sambil menyapa)
" eh iya nih. Pas banget udah selesai dinas lu, yuk berangkat" ( jawab melly mengajak nashrul berangkat dengan mobilnya)
" Lah gw bawa motor, masa nih motor mau ditinggal disini.." ( ucap Nashrul)
" iya tuh.. Gimana donk??" ( tanya melly kebingungan)
" gini aja. Nih mobil lu minta asisten lu gek bawa balik, gimana.. ??" ( ujar nashrul mengasih saran)
" yaudah gw telpon asisten gw dlu ya. Suruh ambil mobil disini " ( jawab melly sembari mau menelepon asistennya)
__ADS_1
Akhir nya asistennya Melly datang, dan mengambil mobil tersebut, dan melly bilang ke asisten nya bahwa dia bakal pergi sama temennya jika orang tua ny bertanya ke asisten tersebut .. Asisten tersebut mengiyakannya. Dan asisten itu pun pergi..
" yuk dah jalan.." ( ucap melly)
" gass lah... ( ujar Nashrul memakai helm nya)
Mereka pun pergi ke restoran untuk makan malam.. Malam pun dilewati mereka, sinar bulan pun menghiasi langit malam, diperjalanan mereka mengobrol dan bercanda seperti teman waktu kecil .. Akhirnya mereka sampai di restoran yang dituju.. Mereka pun masuk restoran tersebut, dan memesan makanan..
" lu pesan apa Rul ??" ( tanya melly)
" gw pesen ini aja deh," ( ujar Nashrul)
" yaudah samain aja ya kita mesennya" ( ucap melly)
" seterah lu dah" ( Jawab nashrul)
Akhir nya makanan yang mereka pesan sampai.. Dan mereka pun menikmati makan tersebut..
" mel, inget gak dulu kita suka main petak umpet sama kamu" ( tanya melly mengingat masa lalu)
" iya gw inget kok. Lu kan yang jaga mulu. Hahaha..." ( jawab Nashrul sambil tertawa )
" kamu kan yang dikasih ulat bulu nangis.. Hehehe .. ( ujar Nashrul sambil tertawa kecil)
" ya atuh lu iseng banget, gw kan takut sma begituan " ( jawab melly sambil agk merengut)
" hahaha.. Enak banget ya dulu pas kecil, main bareng.. Seru banget rasanya" ( ujar Nashrul sambil mengingat masa kecil)
" iya kadang gw suka kangen, sama masa kecil gw, seru banget.." ( Jawab melly)
Mereka bernostalgia bersama malam itu.. Tidak terasa malam semakin larut.. Mereka pun memutuskan untuk pulang..
" udah yu pulang dah malam nih.." ( ujar melly)
" yuk dah, siapa yang mau bayar semua nya?? " ( tanya nashrul)
" tenang aje rul, gw yang bayar tapi gw anterin pulang ya" ( jawab melly sambil menuju kasir )
" Iya deh siap tuan putri " ( ucap Nashrul)
Mereka pun pulang dan menyusuri jalan yang agak sepi. Hawa dingin pun terasa. Sinar rembulan masih terlihat cerah, sepoi sepoi angin yang membuat siapa saja mengigil .. Akhirnya mereka sampai di rumah melly.
" dah ya mell makasih udah dibayari.. Hehe makasih makan malam nya" ( jawab Nashrul sembari berpamitan)
" ya rull, sama sama lu udah nemenin gw makan malam yg seru... Hati hati di jalan ya.." ( ujar melly)
" Dah ya, Assalamualaikum malam "( ucap Nashrul sambil melajukan motornya)
" Iya malam juga , wa'alaikumsalam " ( jawab melly)..
Akhir nya nashrul sampai di kost an nya, dia pun memarkirkan motornya digarasi kost an, dan dia langsung ke kamarnya dan langsung bersih bersih dan bersiap untuk tidur.
" kok gw lupa ya, bayar hutang si melly " ( ujar Nashrul terduduk di kasurnya)
" besok aja lah klo ketemu.. Hooaamm. " ( ucap Nashrul sambil menguap)..
Sampai sini dulu ya.. Pantengin terus ya.. Happy enjoy, salam hangat.. —penulis–
__ADS_1