
Seperti hari biasa.. Sang Matahari bersinar menerangi seluruh kota. Udara sejuk perlahan mulai menghilang.. Embun mulai menetes dari dedaunan.
Burung burung berkicau didahan dahan pepohonan. Seperti biasa Nashrul pun bersiap siap untuk berangkat dinas.. Dia pun memasak sarapan.
Setelah menyantap sarapannya. Nashrul pun memakai seragam nya. Mengikat tali sepatu nya. Dia pun membuka pintu kamarnya dan menghirup udara segar di pagi hari.. Setelah itu dia pun mengunci pintu kamarnya. Dan memakai topi dan jaketnya.. Menuju parkiran kost. Setelah itu dia menjalankan motor nya menuju stasiun..
...----------------...
Di rumah, Putri pun bersiap siap untuk berangkat kuliah. Ibunya Putri melihat anak tetangga yang bersiap berangkat kerja di daerah Bekasi. Dia pun basa basi untuk mau mengantarkan Putri sampai stasiun.
" eh mass mau berangkat " sapa ibunya Putri sambil membawa belanjaan setelah dari pasar.
" iya bu " jawab Deo sambil mengikat tali sepatu nya.
" dimana emang kerja nya " tanya ibunya Putri.
" di daerah Bekasi bu " jawab Deo ramah
" wah wah jauh juga ya" ujar ibunya Putri.
" iya " jwab Deo
" eh iya bu.. Jauh " ujar ibunya Deo tiba-tiba keluar dari rumah
" iya " jawab ibu putri ramah.
" nak deo.. Putri boleh bareng gak ke stasiun nya " tanya ibunya Putri basa basi.
" boleh bu..cuma sampai stasiun kan bu? " ujar deo.
" iya sampai stasiun aja. Soalnya putri motornya dipake bapaknya" jawab ibunya Putri
" owh iya bu " jawab Deo.
__ADS_1
" kamu berangkat bareng gih sama mass itu.. Sekalian juga mau berangkat stasiun " ujar ibunya Putri.
" iya deh bu " jawab Putri.
" eh nak Deo.. Kamu bareng putri yak..mau Ke stasiun juga kan kamu " ujar ibunya Putri.
" iya bu " jawab Deo sambil mencangklek tas nya
" eh put ayuk bareng " ucap Deo mengajak Putri untuk berangkat.
"eh iya mass " jawab Putri terburu buru mengendong tas nya.
" bu aku berangkat ya " ucap Deo berpamitan kepada ibunnya.
" iya hati hati. " jawab sang ibu dari dalam rumah.
" udah " ujar Deo menyalakan motor nya dan menaikinnya.
" udah mass . Yuk " ucap Putri sambil menaiki motornya deo
...----------------...
" udah mendingan pak " sapa petugas kebersihan stasiun.
" Alhamdulillah " jawab Nashrul ramah.
" Alhamdulillah atuh nya gak kenapa napa.. " ucap petigas kebersihan stasiun.
" iya pak " jawab Nashrul sambil tersenyum.
" ayuk pak " ujar petugas kebersihan stasiun berpamitan untuk bekerja kembali.
" sok atuh mangga " jawab Nashrul ramah
__ADS_1
Tiba-tiba July pun datang menghampiri Nashrul. Membawa surat keberangkatan kereta.
" eh bang " sapa July
" iya.. " jawab Nashrul.
" hayuk atuh berangkat " ajak July sambil membawa surat keberangkatan.
" dulu dah.. Penumpang aja masih pada naik tuhh "
Nashrul pun melihat Putri dan Deo dari kejauhan berdiri menunggu kereta.
" itu si putri kan?? " tanya Nashrul sambil melihat mereka berdua
" mana sih bang " tanya July
" lah itu " ucap Nashrul sambil menunjuk ke arah mereka.
" lah iya itu sama siapa ya?? " jawab July agak terkejut.
Deghhh.
Tiba-tiba Nashrul merasakan sakit hati.. Hati nya pun seketika Hancur.. Melihat pujaan Hatinya berdua dengan orang Lain.. Nashrul pun merasa Cemburu.
" yah yang sabar ya bang " ucap July
" bukan jodoh saya kali " ucap Nashrul agak cemburu melihat keakraban mereka berdua.
" iya " jawab July
" biarin lah yuk dah naik " ajak Nashrul kepada July untuk menaiki kereta..
Nashrul pun agak muak melihat mereka berdua.. Terlihat Seperti saling kenal dan akrab.
__ADS_1
Nashrul pun memendam rasa sakit nya dalam dalam.. Dia pun mencoba tegar dan tenang.