Story Love Of Machinist

Story Love Of Machinist
Chapter 150


__ADS_3

Saat July kembali ke kamar Bima.. ruangan itu disinari satu cahaya lampu.. Dan terlihat redup. Dengan mata yang sudah agak mengantuk July pun melangkah kan kaki nya kedepan.


" itu siapa " tanya July keheranan


Terlihat bima dari belakang sedang menerkam dan mengigit Nashrul yang sudah tergeletak dan bersimbah darah dan tangan nya hampir putus dikoyak Bima.


July yang syok dan ketakutan itu pun mundur.. Dia pun kaget dan tak bisa berkata apa apa melihat hal itu.. Tanpa disadari July pun menyenggol botol kaca lalu botol ituh jatuh lalu pecah..


Prang..


" Astaga!! " ucap July kaget.


Bima pun menengok ke arah July dengan tatapan tajam dan mau menerkam nya. Seperti seekor singa yang kelaparan.


July pun tersudut.. Dengan tatapan merah menyala dan bertaring seperti serigala...


July pun ketakutan setengah mati.


" akhhhrrr " suara dari auman Bima.


" tolong !!! " teriak July.


" Mass masszehh... Masss " ucap satpam membangunkan July dari mimpi nya


"ah.." ucap July pun mengigau.


" mass nya ngopo iki lho ? Mass !! " ujar Satpam yg terus membangunkan July.


July pun membuka matanya dan bangun.. Terlihat nafas nya seperti terengah engah. Melihat satpam dan ibu warung melihatnya.


" masseh ngopo to ?" tanya satpam itu keheranan.


" gak papa lho mass " jawab July malu

__ADS_1


" turu yo doa dulu mass.. " timpal ibu penjaga warung


" ketiduran mbak hehehe " jawab July menahan malu nya.


" owalah.. Tidur sampai ngingo gitu lo.


Makanya suruh tak bangunin.. Wong teriak gitu loh " ucap ibu itu.


" untung aja mass nya gak kenapa kenapa " ujar satpam yang duduk di samping July.


" iya hehe " ucap July malu sambil memikirkan mimpi barusan


" mass- nya dari mana lho ?" tanya satpam itu mengalihkan suasana.


" dari sana pak.. " jawab July ramah


" mass-nya kerja di perkeretaapian ?" tanya satpam itu.


" iya mass " jawab July.


Terlihat dari kejauhan dibalik rerimbunan tanaman di rumah sakit ada sosok yang terus memata matai July.. Terlihat matanya agak merah..


Siapa dia ??!!


...----------------...


Scene dibuka dengan Nashrul yang tertidur di ruangan Bima.. Tiba-tiba Bima pun terbangun dari tidur nya.. Saat terduduk di ranjang.. Dia pun melihat Nashrul yang sedang tertidur masih mengenakan seragam nya.. Dia pun melihat tanganya sudah menempel sebuah impusan.


" kak ?" ucap Bima


Di jendela kamar itu terlihat sosok yang terus memperhatikan Bima.. Bima pun sedikit ketakutan. Diapun mencoba untuk membuka impusan nya.. Setelah itu dia pun turun dari ranjang nya dengan terburu buru.. Saat berjalan kaki nya pun lemas.. Dia pun terjatuh disamping Nashrul yang tertidur.


Nashrul pun terbangun mendengar suara itu.. Alangkah kagetnya dia melihat Bima sudah tergeletak di lantai..

__ADS_1


" Astagfirullah bima !!" ucap Nashrul terkejut


" bangun kasep.. Bim.. " ucap Nashrul panik


" kak " ucap bima pelan.


" kenapa si kok bisa jatuh... " ujar Nashrul syok.


" saya dimana ??" tanya Bima pelan


" kamu di rumah sakit kasep " jawab Nashrul


" memang nya sakit apa " tanya Bima


" udah.. Nanti saya kasih tau " ucap Nashrul sambil membantu bima untuk duduk di ranjang rumah sakit.


...----------------...


" tindakan saya salah kah pak ??" tanya Ehsan sambil marah marah


" iya salah.. Kenapa.. ??!" gertak polisi itu.


" padahal gitu doang lho " Jawab Ehsan sambil tertawa.


" tapi kamu mau membunuh orang.. " ucap polisi itu.


" keluarin saya pak !!!" teriak Ehsan.


" berisik lo.. Malem malem teriak mulu " ucap salah satu polisi kesal


" gila ku rasa " ujar polisi itu


" mungkin.. " Jawab salah satu rekan nya

__ADS_1


" y karena kya gitu kesehatan mental nya terganggu " ucap polisi itu


" ya siapa suruh melakukan tindakan keji itu ?? " tanya rekan sesama polisi yang geram


__ADS_2