
Saat selesai dinas, Nashrul pulang agk malam. Dia pun buru 2 berpamitan kepada teman rekannya.
" saya duluan ya jul, Assalamualaikum" ( ujar Nashrul).
" ya, Walaikumussalam" ( jawab july)
" Rul.. Jangan lupa hutang gw yak" ( ujar july, sambil agk berteriak)
" eh. Iya saya lupa. Hehehe nih saya bayar" ( jawab Nashrul sambil mengambil uang)
" makasih ya jul udah bayarin makanan saya kemarin." ( ujar nashrul sambil memberikan uangnya)
" sama sama rul. Jangan lupa boss!! . Besok bayarin saya yak . ( jawab july sambil menerima uang nya)
" siap deh.. Hehehehe " ( ujar nashrul)
Akhir nya mereka berpamitan untuk pulang ke rumah masing masing, Nashrul pun keluar stasiun dan melihat motornya yg bannya pecah, dan berniat menambalnya.
" gw tambal aja deh ni motor.. Dari pada jalan kaki besok. Hahahaha.. Semoga aja masih belum tutup" ( ujar Nashrul sambil mendorong motor tersebut ke luar stasiun).
dia pun berjalan mendorong motornya dan mencari service motor disekitar situ. Akhirnya dia menemukannya....
" Alhamdulillah belum tutup" (ujar Nashrul di dalam hati)
" permisi mas, saya mau nambal ban mas." ( ucap nashrul sambil menyapa Montir tersebut )
" iya silahkan. Kenapa mas ban motor nya??" ( jawab montir tersebut)
" ini mas, ban motor saya pecah. Tolong diperbaiki ya mas.. ( ujar nashrul meminta)
" siap mass ! . Terima beres deh ( ujar Montir meyakinkan )
Tidak lama kemudian ban motor nya selesai diperbaiki dan di tambal..
" Ini mas motornya sudah saya perbaiki " ( ucap montir)
" silahkan mas bayar di kasir ya " ( ujar montir tersebut)
Akhirnya Nashrul membayar nya di kasir toko tersebut
" makasih mas, nih uangnya, saya nambal ban pecah" ( ujar Nashrul seraya memberikan uangnya)
" sama sama mas " ( laki-laki kasir itu menjawab dengan tersenyum)
__ADS_1
Akhir nya Nashrul pulang menaiki motornya, di perempatan jalan Nashrul bertemu dengan putri yang berjalan sendiri-an..
( hai.. Kok pulang jalan kaki mbak" ( ucap nasrul menyapa putri)
" iya nih pak kehabisan ongkos. Hehehehe" ( jawab putri sambil tertawa kecil )
" malam malam jalan sendiri gk takut mbak??" ( tanya Nashrul)
" enggak kok mas ." ( jawab putri sambil tersenyum)
" saya antarkan , mau gk mbak??" ( tanya Nashrul)
" saya aja gk kenal mas siapa?? . Mas yg nabrak saya kemarin ya.?? " ( tanya putri)
" iya saya Masinis yg nabrak mbak kemarin " " ( jawab nashrul sambil tersenyum).
" kenalin nama saya nashrul" ( ujar nashrul memperkenalkan diri dan mengulurkan tanganya).
" owh, kenalin nama saya putri mas.." ( jawab putri mengenalkan dirinya)
" boleh minta nomer telepon kamu gak??" ( tanya nashrul)
" boleh mas" ( jawab putri sambil menyebutkan nomer telepon nya)
" yaudah mas.. Saya ikut.. Nanti saya turun di depan rumah disana ya mas" ( ujar putri sambil menaiki motor nashrul)
Akhir nya mereka pun naik motor bersama, mereka pun berbincang bincang, Nashrul pun merasakan kehangatan teman barunya itu.
" Masya Allah dekat mbak ini kok saya deg deg an ya. Nyaman sekali." ( ujar Nashrul dalam hati)
Mereka pun sampai di depan rumah Putri.. Nashrul pun berpamitan untuk pulang kepada putri.
" put gw pamit dulu ya, udah malem banget nih. Assalamualaikum, jaga diri baik baik ya " (ujar nashrul berpamitan)
" iya, makasih udah nganterin saya mas..wa'alaikumusalam" ( jawab putri)
" sama sama cantik !!" ( jawab nashrul dengan teriak sambil melajukan motornya)
" hehe... bisa aja pak Masinis ". ( ujar putri sambil tersenyum)
Akhirnya Ibunya putri keluar rumah, mendengar suara anak kesayangan ya..
" putri !!.." ( ibu memanggil)
__ADS_1
" ibu aku pulang, Assalamualaikum" ( jawab putri sambil memeluk ibunya)
" Wa'alaikumsalam nak !!, kamu udah pulang katanya kamu mau menginap di rumah temen kamu karena uang ongkos nya habis ??" ( tanya ibu)
" iya bu, uang putri habis.. Hehehe, ( ucap putri sambil tertawa kecil).
" owh ya bu.. Putri tidak jadi menginap, putri tadi diantarkan oleh mas Nashrul bu.. Teman putri" ( ujar putri menambahkan)
" teman kuliah kamu?? Kok laki-laki, pacar kamu ya" ( tanya ibu meledek)
" enggak bu, itu temen putri. Bukan teman kuliah tapi teman di stasiun.. ( jawab putri agak tersenyum).
" teman stasiun?? ( tanya ibu penasaran)
" iya bu, teman putri seorang Masinis.. Keren lho bu.. Dia tadi anterin putri pulang sampai rumah ." ( ujar putri)
" kirain ibu itu pacar kamu " ( jawab ibu meledek)
" iiishh.. mana ada putri punya pacar bu " ( ucap putri agak kesel)
" gak papa neng, ibu gk marah kamu punya pacar, yg penting kamu jangan pacaran, ibu mau kok punya menantu Masinis " ( ujar ibu)
" mana mau dia sama aku bu.. Diakan ganteng, gak selevel " ( jawab putri)
" klo udah cinta mah neng, mau dia masinis, dokter atau polisi jika dia deket sama kamu, cinta sama kamu , apalagi kamu cinta sama dia, sejauh apapun jarak kamu pasti klo udah jodoh pasti disatukan bertemu" ( ucap ibu)
" kamu kan udah dewasa neng ! , carilah pendamping hidupmu. Ibu kan semakin tua. Ibu mau kamu babagia sama calon kamu" (ujar ibu menasihati).
" iya bu temen-temen putri udah pada nikah bu, kadang suka ditanyai , ( kamu kapan nikah put, batah banget ngejomblo, nanti keburu tua lho) " ( ucap putri kesal)
" ibu pasti akan menunggu dia melamar kamu, kayanya tipenya cocok sama kamu" ( ujar ibu).
" isshh.. Ibu, mah.." ( jawab putri kesal).
Di kost an nya Nashrul pun masih merasakan detak jantung ny bergetar setelah memboncengi putri. Dia pun berbicara sendiri dan berdoa..
" Ya Allah apa dia jodoh ku ya?? Kok aku seperti jatuh cinta padanya.. Tiba-tiba ku suka dirinya, hangat dan asyik orang nya, semoga dia suka kepadaku. ( ujar nashrul sambil memikirkan putri)
" Ya Allah jika dia jodohku dekat kanlah hatiku dengan dia, satukanlah hatiku bersama nya.
Jika dia bukan jodohku ya rabb!!. Jauhkan dia dari hatiku." Aamiin ( ucap Nashrul).
Akhinya pun dia menyiapkan makan malam. Dan setelah makan dia pun bersiap untuk tidur. Jam di handphone nya menunjukkan pukul 00. 00 tengah malam.. Akhirnya dia pun tidur, karena besok dia akan bertugas lagi.
__ADS_1
Sampai sini yak. Ntar author lanjutkan lagi.. Salam hangat..