Story Love Of Machinist

Story Love Of Machinist
Chapter 62 : Bicara ke Hati


__ADS_3

Sesampainya depan Rumah putri.. Nashrul pun menelepon nya..


Kring...


Telepon Putri pun berbunyi diatas meja belajar nya.. Putri yg sedang mengerjakan tugas kuliah nya pun merasa terganggu.


" siapa sih yang nelfon malem malem " ( ucap putri mengambil handphone nya )


" halo " ( sapa Putri )


" Assalamualaikum put " ( ucap Nashrul )


" eh mass.. Wa'alaikumsalam " ( jawab Putri )


" gimana kabarnya? " ( tanya Nashrul )


" Alhamdulillah baik.. " ( jawab Putri )


" Mass gimana " ( tanya Putri )


" baik.. Alhamdulillah " ( jawab Nashrul sambil tersenyum )


" mau ikut gak?? " ( tanya Nashrul )


" Kemana emangnya sih? " ( ucap putri penasaran )


" katanya mau makan bakso? " ( ujar Nashrul )


" enggak ah lagi banyak tugas " ( jawab Putri sambil membolak balikan halaman buku nya )


" owh yaudah lah.. Padahal Mass udah didepan rumah kamu loh.. " ( ucap Nashrul )


" masa.. " ( tanya putri beranjak ke depan balkon kamarnya )


" eh gak percaya si manis ni " ( jawab Nashrul )


Putri pun mengecek keluar balkon kamar nya. Dia melihat Nashrul menunggu di depan rumahnya.


" eh iya " ( jawab putri melihat Nashrul )


" hai " ( ucap Nashrul sambil melambaikan tangannya melihat putri di balkon rumahnya )


" hai bentar ya mass " ( ucap putri terburu buru masuk ke dalam rumahnya )


" iya " ( jawab Nashrul )


Putri pun langsung menutup telfon nya dan bersiap siap untuk berangkat bersama Nashrul


" padahal dia liat sendiri.. Kenapa gk langsung turun coba " ( gumam Nashrul dalam hati )


" dasar si cantik mah.. Hahahaha " ( ujar Nashrul )


...----------------...


" pah.. Mah aku pergi dulu ya " ( ucap putri setelah menuruni tangga rumahnya )


" mau kemana emang malem malem neng " ( tanya ibu dengan ramah )


" anu.. Ehhh diajak mass Nashrul bu " ( ucap putri )


" owh iya.. Pulangnya jangan malem malem ya " ( ujar Ibu )


" siap bu.. " ( jawab putri )


" kang Nashrul nya mana? " ( tanya ayahnya putri )


" di luar pak.. " ( jawab putri )


" suruh masuk atuh " ( ucap ayahnya putri berjalan ke arah luar rumah )


Ayahnya putri pun keluar dari rumah untuk menemui Nashrul.


" kang " ( sapa ayahnya putri )


" eh pak.. " ( ucap Nashrul sambil mengajak bersalaman )


" udah lama? " ( tanya ayahnya putri )


" gak kok pak hehehe " ( jawab Nashrul )


" Bapak percaya sama kamu, jaga Anak saya ya klo diluar atau pergi sama kamu " ( ucap ayahnya putri sambil menepuk pundak Nashrul )

__ADS_1


" kok bapak ngomong nya gitu? " ( tanya Nashrul keheranan )


" ya kan kamu laki-laki... Calon imam, calon suami.. Harus pandai menjaga Istri " ( jawab ayahnya putri sambil tersenyum )


" iya iya.. " ( ucap Nashrul malu malu )


" iya.. Bapak insya allah merestui.. Jgn dipersusah ya.. Buruan atuh lamar . Hahahaha "( ucap ayahnya putri keceplosan )


Degh..


Seketika Nashrul pun terdiam sejenak.. Memikirkan bahwa dia adalah orang terpercaya dari keluarga Putri, orang yg diamanatkan menjaga Putri..


" hah bapak merestui?? " ( tanya Nashrul dalam hati terkagum kagum )


" gak gak.. Bapak cuma bercanda. Hahahaha " ( ucap ayahnya putri sambil tertawa malu )


" owalahh.. Pak cuma bercanda kirain saya serius hahahaha " ( jawab Nashrul sambil tertawa )


" bercanda yak.. " ( ucap ayahnya putri menahan malu )


" iya pak iya. Hehehe . " ( jawab Nashrul sambil tertawa )


" mass " ( sapa putri )


" iya " ( jawab Nashrul sambil menengok kearah putri )


" jangan malem malem pulang nya ya " ( ucap ayahnya putri )


" iya pak " ( jawab Nashrul )


" inget ya ganteng, Jaga !!! Hahahaha " ( ucap ayahnya putri sambil mengedipkan matanya )


" sipp pak jaga hati.. " ( jawab Nashrul sambil mengacungkan jempol nya )


" berangkat dulu ya pak.. Assalamualaikum " ( ucap Nashrul berpamitan )


" Wa'alaikumsalam. hati hati " ( jawab ayahnya putri )


" iya " ( ucap mereka berdua )


Keindahan langit malam dinikmati mereka berdua.. Udara sejuk ditembusnya.. Ditengah perjalanan tiba-tiba telpon Nashrul berdering. Nashrul pun memberhentikan motor nya.


" kenapa mass? " ( tanya Putri )


Nashrul pun mengangkat telepon nya.


" halo " ( ucap Nashrul )


" bang.. " ( sapa July )


" ngape lu? " ( tanya Nashrul )


" enggak.. Mau nanya.. Mau nongkrong dimana bang? " ( ucap July )


" kepo amat si lu jadi orang " ( jawab Nashrul dengan nada julid nya )


" ya elahhh. Saya mau ngenalanin istri saya nih " ( ucap July )


" iya.. Dahh, gk usah dikenalin.. Udh kenal " ( ucap Nashrul )


" dimana?? .. " ( tanya July )


" lah au dimana. Hahahaha " ( jawab Nashrul tertawa )


" ntar deh klo udah sampai saya Sharelok " ( ujar Nashrul )


" iya.. " ( jawab July )


" dah ya.. Ganggu org uwu aje lu.. " ( ucap Nashrul )


" hayo ngapain tu " ( jawab July meledek )


" ngapain? " ( tanya Nashrul penasaran )


" awass ge buat yg aneh aneh " ( jawab July )


" fikiran lu tuh yg ngeres.. " ( ucap Nashrul kesal )


" orang saya lgi makan bakso " ( jawab Nashrul sambil menimpali perkataan nya )


" owh.. Ingat ya share lok " ( ucap July kembali mengingatkan )

__ADS_1


" iye " ( jawab Nashrul sambil mematikan telepon nya )


" kenapa mass? " ( tanya putri penasaran )


" biasa ni.. Temen.. " ( jawab Nashrul dengan santai )


" owh.. " ( ucap Putri )


" makan bakso disana aja mass enak bakso nya lo " ( ujar putri )


" iya kah.. " ( tanya Nashrul )


" iya.. " ( jawab putri )


Mereka pun bergegas menuju pedagang bakso di pinggir jalan.. Setelah sampai Nashrul pun memesan makanan


" bang bakso dua ya.. Dimakan disini " ( ucap Nashrul sambil memesan makanan )


" siap kang " ( jawab sang penjual bakso )


" mau minum apa..? " ( tanya Nashrul sambil duduk di kursi yg disediakan untuk penunjung )


" pesen aja " ( ujar Nashrul )


" iya deh.. " ( jawab Putri )


Putri pun memesan minuman.. Nashrul pun memberikan lokasi dirinya kepada July.. Tak berapa lama July dan istrinya pun sampai di pedagang bakso tersebut.


" hai " ( sapa July )


" heh.. " ( jawab Nashrul dengan rasa tidak senangnya )


" kang " ( sapa istrinya July )


" ya.. " ( jawab Nashrul dengan ramah )


" teh.. " ( sapa Putri kepada istrinya July )


" hai cantik " ( jawab istrinya july ramah sambil memeluk nya )


" kek nya calon ibu ibu rempong nih dua " ( ucap Nashrul melihat mereka berdua berpelukan )


" hehehe " ( jawab July yg bisa tersenyum melihat kelakuan istrinya tersebut )


" gimana kabarnya neng ? " ( tanya istrinya July )


" Alhamdulillah baik.. Teteh gimana kabarnya " ( ucap Putri )


" baik atuh.. Alhamdulillah " ( jawab istrinya July )


" sini dulu yuk bentar.. Teteh mau ngomong " ( ucap istrinya July mengajak Putri untik pergi ke suatu tempat )


" ngomong apa sih teh? " ( tanya Putri dengan polos nya )


" udah ikut aja ayuk " ( ucap istrinya July )


" iya deh " ( jawab Putri )


" mau diajak kemana tuh " ( tanya Nashrul melihat Putri dan istri July pergi )


" entah.. Biarin aja bang.. Urusan perempuan itumah kli " ( ucap July santai )


" yeuh dasar " ( ucap Nashrul membuang pandangan nya )


...----------------...


Flashback ON


" udah kamu ikut aja.. Katanya mau jalan jalan " ( ucap July mengajak istrinya jalan jalan )


" iya sih " ( jawab sang istri )


" bujuk aja si Putri yak.. Biar mau sama kang Nashrul " ( ucap July )


" emang kenapa sih.. " ( tanya sang Istri penasaran )


" kamu kan masih ada hubungan nya sama keluarga Putri, setidaknya bujuk lah biar dia mau sama kang Nashrul " ( ucap July )


" iya sih... Kan nama akang udah bagus pas jadi asisten Kang Nashrul " ( jawab Sang Istri )


" iya.. Akang mau.. Biar Kang Nashrul cepet dapat Jodoh. Kadang gaenak liat dia sendiri kasihan... Udah ngekost sendiri. Trus gak ada keluarga nya lagi, dia kan perantauan disini " ( ucap July )

__ADS_1


Dah ya smpe sini dulu.. Dadah..


__ADS_2