Story Love Of Machinist

Story Love Of Machinist
Chapter 107


__ADS_3

" iya.. Juga.. Sihh.. " jawab July..


" hmmm " mereka pun terdiam dan mulai berfikir..


" anu mass maaf " ucap Shasya memulai pembicaraan


" naon? " tanya Nashrul.


" ehh.. Tadi aku telpon putri.. Katanya dia minta maaf soal tadi.. Yang salah paham itu " ucap Shasya..


Scene pun berpindah di rumah Putri.. Karena tak bisa tidur dia pun turun ke lantai bawah untuk minum segelas air . Dia pun tak sadar bahwa ibunya baru ingin tidur.


" put " sapa sang ibu keheranan.


" eh.. Yaa.. " ucap Putri terkejut


" lah belum tidur kamu " tanya ibu.


" belum bu.. " jawab Putri.


" kenapa kok muka mu kya gak tenang gitu " tanya sang ibu melihat putri yg agak gelisah.


" eh.. " putri pun mulai memikirkan keadaan Nashrul.


" bu.... " ucap putri sambil menangis memeluk ibunya.


" ehh.. Kenapa kamu " tanya sang ibu keheranan.


" mass Nashrul kecelakaan bu.. " jawab Putri sambil menangis.


" innalillahi " ucap sang ibu terkejut.


" trus gimana.. " tanya ibu yang agak syok.


" gak tau.. Tadi mah dirumah sakit " jawab Putri sambil menangis.


" .. Kesian ya.. Mana perantauan dia disini " ujar ibu.


" trus dimana dia sekarang " tanya ibu.


" di rumah sakit kyanya bu " jawab Putri sambil menangis .


"owh.. " jawab ibu.


" dia siapa yang nemenin.. " tanya Sang ibu.


" gak tau bu.. " jawab Putri sambil mengusap air matanya.

__ADS_1


" boleh gak bu.. Besok aku gak kuliah dulu.. " tanya Putri.


" hmm " ibu pun berfikir.


" ya paling ada temen temennya neng.. Emang kamu adalah istrinya " ucap Ibu agak sinis.


" tapi kann.. Dia yang mau ngajak aku serius bu " jawab Putri.


Putri menangis karena merasa bersalah kepada Nashrul.. Karena perilaku nya membuat Nashrul celaka.


...----------------...


Scene dibuka.. Mereka pun berdiskusi dan kebingungan siapa yang menemani Nashrul di rumah sakit.


" gimana ini " tanya July agak kebingungan.


" tau bingung ah.. "celetuk bima.


" iya.. " jawab ehsan.


" kenapa gak manggil keluarga ny aja " tanya bima..


" heh.. Kamu gak tau ya. Orangtua Pak Nashrul tuh udah tua.. Takut di memikirkan anaknya.. Nanti malah sakit " ucap July agak sinis


" hmmm " bima pun mulai terdiam.


" padahal saya disuruh pulang sama orang tua saya.. Kangen kali.. mereka " ucap Nashrul agak sedih


" Astaga " ucap shasya.


" aku minta maaf.. Aku telah merepotkan kalian. Buat kalian khawatir " ucap Nashrul murung.


" maksud kami gak gitu bang " jawab July


" iya pak.. " ujar Bima


" aku tau.. Ini sungguh merepotkan kan.. " ucap Nashrul sedih.. Dia pun mulai ngerasa hidup nya membebani teman teman nya.. Dan merepotkan nya.. Dan dia pun masih agak kecewa dengan ucapan Putri tadi.


" tidak kok kang.. Ya kan ??" jawab Rauff yg pura pura mengangguk.


" aku memang tidak berguna ya.??" ucap Nashrul yg mulai agak putus asa.


" enggak gitu mass astagfirullah.. " jawab Shasya.


" apa aku mati aja?? " ucap Nashrul sambil mencoba membuka impusan nya..


" eh .. Astagfirullah .. " ucap July kaget menahan tangan Nashrul.

__ADS_1


" astagfirullah.. Naudzubillah.. Jangan sampai kang.. Lihat semua orang.. Membutuhkan akang.. Cepet sembuh ya.. Semangat " ucap Rauff menyemangati Nashrul yg mulai agak putus asa.


" iya pak masa nyerah si.. Kami akan menjaga bapak sebaik mungkin " ujar Bima sambil tersenyum.


" gak papa kok mass merepotkan gek.. Aku tau mass orang nya baik " jawab Shasya.


" iya, bang .. " jawab July sambil tersenyum.


" semua sayang kok sama bapak.. " ucap Bima.


" iyess.. Jadi semangat melawan sakit ya.. Biar bisa dinas bareng bareng kita " ujar Ehsan sambil tersenyum.


" iya.. Makasih.. Aku bingung membalas kebaikan kalian.. Memang kalian seperti ku anggap saudaraku sendiri " ujar Nashrul agak menangis.


" gak perlu kang " jawab Rauff.


" iya " ucap Ehsan.


" iya bang .. " jawab July.


"yess " ujar Shasya.


" abang kan udah baik sama kita kita.. Kadang traktir makanan.. Dibeliin air minum.. Trus membantu pekerjaan kita.. Dan enak lah.. Pokoknya klo kerjaan dipegang abang .. " ujar July.


" iya betul tuh kata pak July " jawab Bima


" yess " ujar Ehsan.


" iya.. Masskan udah baik sama aku.. Sama Putri juga.. Kadang dibeliin makanan.. Ya harus dibalas dengan kebaikan juga lah" ucap Shasya sambil tersenyum.


" hmm " Nashrul pun mulai merenung..


" betul tuh mbak shasya yg cantik " ucap Rauff


" iya dong akohh... " jawab Shasya kepedeann..


" eh klian berdua.. saling Suka ya " tanya Ehsan.


" cie pak.. " ucap bima..


" ish.. Akang teh bisa aja " jawab Rauff malu..


" aku agak kecewa kepada orang yg ku cintai.. Dia malah milih batal " ucap Nashrul kecewa.


" itu gak bener mass " jawab Shasya.


" hmm " Nashrul pun terdiam.. Dia pun agak merasa sedih dan kecewa.

__ADS_1


__ADS_2