
Pagi itu sangat cerah.. Sang Matahari mulai bersinar. Kabut mulai menyingkap.. Embun muai menetes dari dedaunan..
Seperti biasa Nashrul pun bersiap siap untuk berangkat dinas.. Dengan rasa dan fikiran yg masih tidak karuan.. Nashrul pun memaksakan untuk berangkat.. Dia pun lupa untuk membuat sarapan. Dan langsung menancap gass untuk sampai di stasiun lebih pagi. Sesampainya di stasiun Nashrul pun mengobrol dengan asistenya.
" gak papa kan bang?? " tanya July agak khawatir keadaan nya.
" Alhamdulillah gak papa " jawab Nashrul
" kek nya mukanya agak pucet gitu " tanya July
" iya kecapean mungkin saya " jawab Nashrul.
" owh.. " ujar July yg masih agak khawatir.
July pun masih agak khawatir dengan kondisi Nashrul.. Dia pun agak curiga, bahwa ada masalah yang selama ini Nashrul pendam..
Kondisi stasiun pagi itu sangat ramai.. Penumpang mulai memenuhi ruang tunggu dan loket.. Ada juga yang mulai menaiki kereta.. Para staff dan karyawan kereta pun terlihat sibuk akan tugas nya masing masing..
Putri yang pagi itu tersulut emosi kepada Nashrul pun bergegas menuju stasiun.. Bersama Shasya.. Karena sekalian berangkat kuliah..
" lu kenapa sih put kyanya agak kesel gitu?? " tanya shasya..
" gw mau cari mass Nashrul " jawab putri sambil mencari keberadaan Nashrul
" jangan sekarang putt malu.. " ucap Shasya mencegah.
" biarin.. Gw malu maluin depan umum dia " jawab putri kesal.
" tuh dia mass Nashrul.. " ucap putri yg melihat Nashrul dari kejauhan.
" eh putt udah " ujar Shasya mencegah putri.
" jangan ngehalangin gw.. Hati gw hancur gara gara dia !!" ucap putri kesal dan sambil berjalan melewati penumpang untuk menghampiri Nashrul.
" eh.. " ucap shasya kualahan mengejar nya
" kyaknya nya perasaan gw gk enak nih " ujar shasya
Putri pun menghampiri Nashrul. Nashrul yang pura pura tidak tahu apa apa menyapa putri dengan Ramah.. Shasya pun agak tegang melihat mereka berdua.
" mass " sapa putri dengan wajah marah nya.
" iya ada apa cantik " jawab Nashrul dengan ramah dan senyuman.. Seakan tak ada hal yang terjadi padanya.
" gak usah cantik cantik " jawab putri sinis.
" eh kok gitu " jawab Nashrul agak keheranan.
" mass punya cewe lain kan??!" tanya putri.
" bentar putt dengerin dlu " jawab Nashrul.
" pasti mass punya kan... Iya ??" ucap putri kesal.
" itu temen mass putt " jawab Nashrul.
" bohong.. Temen apaan tuh.. Masa diajak makan.. Mana romantis banget lagi " ucap putri tersulut emosi nya.
" namanya dia minta ditemenin " jawab Nashrul mencoba menjelaskan keadaan yang sebenarnya.
" ganteng doang tapi mendua.. Bilangnya setia halah dasar buaya " ucap putri sinis
" Astagfirullah " ucap Nashrul kaget
" ada apa sih.. " tanya July keheranan
" udh jull jangan ikut campur lu " ucap Nashrul memarahi July
Mereka pun berdebat.. Sampai sebagian para penumpang menaruh pandangannya kepada mereka berdua..
" udah bang malu " ujar July melihat para penumpang melihat mereka.
" udah putt.. Lu tau malu gk sih " ucap shasya mencoba menghentikan perdebatan itu.
" udh apa pada diem lu pada " ucap putri memarahi shasya.
" Astagfirullah.. Sumpah neng. Mass suka sama kamu " ucap Nashrul sambil bersumpah.
" bohong. !!!! Aku termakan janji palsu.. " ucap putri agak teriak.
" mass blm serius ke kamu karena mass lagi ngumpulin uang buat kita nikah " ucap putri.
" sama dia aja mass aku udah muak " ujar Putri.
" gak gitu neng.. Mass cinta sama kamu, sayang " jawab Nashrul .
" halah itu cuma bohong.. " ucap putri
__ADS_1
" dah aku mau putus aja.. Awas mass nginjek kaki dirumah aku, aku gak ikhlas.. Gak sudi " ucap putri kesal.
" eh gak gitu nengg.. Cuma salah paham woi.. " ucap Nashrul.
Putri pun tidak menggubris ucapan Nashrul.. Seakan masuk telinga kanan keluar telinga kiri.. Putri pun pergi meninggalkan Nashrul.
" eh putt tunggu " ucap shasya mengejar putri yg mulai menghilang di kerumunan penumpang.
...----------------...
" eh bu kyaknya nih masinis diputusin pacarnya dah " ucap penumpang ibu ibu yang duduk diruang tunggu
" iya bu kasihan " jawab ibu ibu yang satunya lagi
" padahal kerja nya Masinis dia gk mau?? Gajinya gede lho bu...kurang apa coba.. Duitnya banyak trus orangnya ganteng pula " ujar ibu ibu dengan julidnya
" iya.. Cwe nya gak bersyukur " ucap ibu ibu julid.
" iya tuh.. " jawab ibu ibu
Nashrul yg mendengar ucapan ibu ibu tersebut agak merasa pusing..
" Ya Allah ada apa ini? " ucap Nashrul dengan fikiran tidak tenang.
Tiba-tiba bumi terasa berputar.. Mata Nashrul terasa berat.. Tiba-tiba..
Brukk..
Nashrul pun jatuh pingsan.. Kepala nya terbentur lantai dan berdarah.
Astagfirullah bang " ucap July kaget melihat Nashrul.
" eh eh pak tolongin pak.. " teriak salah satu ibu ibu histeris melihat kejadian itu
" ya Allah bu.. " ucap ibu ibu terkejut dan berdiri dari tempat duduk nya
" Astagfirullah tolongin pak " ucap salah satu ibu ibu kepada penumpang laki laki yg duduk disamping nya.
" Astagfirullah pak.. " ucap staff kebersihan stasiun berlari mencoba menolong Nashrul
" ya Allah pak Nashrul !!!". ucap Rauff agak keras berlari melihat Nashrul terkapar tak berdaya.
" hah pak Nashrul " tanya para karyawan stasiun yg sedang mengobrol keheranan.
" eh pak Nashrul pingsan pak tolongin !! " ucap petugas PPKA berlari.
" eh tisu tisu " teriak salah satu penumpang
" berdarah.. Ya Allah bang " ucap July panik
" nih tisu nya pak " ucap salah satu pramugara kereta.
" angkat aja pak ke ruang kesehatan stasiun. " ucap salah satu staff stasiun.
" elap dulu itu pke tisu " ucap salah satu penumpang yg melihat darah yg masih keluar dari kepala Nashrul.
" Astagfirullah kang aya aya wae atuh " ucap Rauff mulai panik
" Astagfirullah.. " ujar salah satu ibu ibu..
" udah angkat atuh kang " ucap salah satu penumpang kereta
Tiba tiba ada salah satu pegawai stasiun yang menabrak bahu shasya..
" maaf mbak " ucap pegawai stasiun yg menabrak bahu Shasya
" iya gak papa mass " jawab shasya sambil tersenyum.
Shasya pun menengok kearah belakang..
" ada apa sih itu ramai ramai?? " tanya shasya yg menengok ke arah belakang.
" Astagfirullah pingsan pak ?!.. " tanya salah satu pramugari kereta.
" ya Allah bapak " ucap pramugari kereta yg satunnya mulai histeris berlari kearah Nashrul pingsan.
" siapa sih yang pingsan? " tanya Shasya penasaran.
Seluruh staff stasiun dan kru kereta semuanya panik.. Nashrul yang dikenal karena kerendahan hati nya di stasiun itu pun mendapat respon baik dari para karyawan stasiun.. Para staff stasiun dan kru kereta pun melihat kejadian tersebut berlari dan membantu Nashrul.. Nashrul pun dibawa ke ruang kesehatan stasiun.
" udah para penumpang tenang semuanya yak "ucap petugas PPKA menenangkan para penumpang yg agak panik
" iya tenang bapak bapak ibu ibu.. " ucap salah satu staff stasiun.
" mungkiin salah satu kereta agak terlambat berangkat nya.. Jadi maaf " ucap petugas PPKA
" eh san bawa kereta Nashrul " ucap Rauff.
__ADS_1
" iya iya ".. Jawab ehsan mulai menaiki kereta yang biasa dikendarai Nashrul..
" hah pingsan pak Nashrul?? " tanya pihak atasan terkejut mendengar kabar Nashrul.
" Astagfirullah.. " pihak atasan terkejut.
" nanti ubah aja jadwal keberangkatan " ucap pihak atasan
" kita gak ubah pak.. Saya suruh pak ehsan pak " ujar pihak PPKA.
" owh iya.. " jawab pihak atasan.
" tenangin para penumpang pak " ujar pihak atasan.
" sudah. Pak " jawab petugas PPKA
Setelah kejadian itu stasiun agak menjadi tegang sementara.. Gak beberapa lama aktivitas di stasiun berjalan seperti biasa.
...----------------...
Setelah mengantarkan Nashrul ke ruang kesehatan.. Mereka pun disuruh untuk menunggu diluar..
" ya Allah apakah ini jawaban fikiran jelek ku semalam?? " tanya July
" ya Allah pak.. " ucap Rauff.
" buat para pekerja.. Silakan ke tempat kalian masing masing.. Lanjutkan pekerjaan kalian " ucap Pegawai stasiun.
" iya pak " jawab para staf stasiun dan para karyawan.
Para staff stasiun dan karyawan kereta mulai melaksanakan tugasnya masing masing.. Stasiun itu pun berjalan seperti biasa ..
" eh kang saya dinas dlu ya " ucap Rauff meminta izin untuk meninggalkan July
" iya " jawab July
" lihat putt gara gara kamu.. Hadeh ya Allah " ucap july menahan air mata nya
...----------------...
" eh pak Nashrul gimana kabarnya pak? " tanya salah satu Masinis di stasiun itu
" katanya sih blm sadar pak " jawab petugas PPKA.
" hadeuh ya Allah " jawab Masinis tersebut.
" katanya sih dia abis diputusin pacarnya pak " ujar petugas PPKA.
" masa pak? " tanya Masinis itu tak percaya
" iya " jawab petugas PPKA.
" eh. Jadi gara gara pacarnya.. Untuk gak jatuh ke rel pak.. Klo ke rel mah wah udh gk bisa dibayagin " ucap Msinis tersebut.
" iya " Jawa petugas PPKA.
...----------------...
" eh jeng katanya pak Nashrul pingsan gara gara diputusin pacarnya " ucap pramugari kereta menggibah seperti ibu ibu
" masa jeng.. Ih tega banget.. Kurang apa coba udah kerjanya Masinis ganteng lagi " ucap temannya tak percaya.
" iya tuh cewek gk bersyukur punya laki laki baik kya dia. " jawab petugas kantin kereta.
" ih klo kenal orangnya saya pukul orangnya" ucap pramugari tersebut sambil mengipas wajahnya
" iya ih.. Dasar gak tau diri itu mah jeng " jawab temannya
" iya " jawab pramugari tersebut..
...----------------...
"eh.. Tadi siapa yang pingsan sih kok pada lari itu para petugas stasiun? " tanya petugas loket kepada temennya
" katanya pak Nashrul " jawab temannya sambil menutup pintu.
" hah!!!... trus gimana sekarang? " tanya petugas loket tersebut agak syok.
" udah dibawa ke ruang kesehatan " jawab temannya.
" ya Allah pak Nashrul orangnya baik banget lagi. Walau Masinis gek tapi baik banget parah " jawab petugas loket itu sambil mengitung uang dimejanya..
" iya.. Jadi yg nolongin dia banyak.. Saya juga pernah dikasih roti sama dia " jawab temannya.
" iya ih.. " ucap petugas loket itu sambil memberikan kembalian dan tiket kereta kepada penumpang.
" makasih bu " ujar petugas kereta.
__ADS_1
" iya mbak " jawab penumpang tersebut.