
Tak terasa siang pun cepat berlalu.. Meninggalkan malam yang baru datang. Mereka pun menyelesaikan pekerjaan nya. Saat nya jam pulang dinas. Nashrul dan july pun pulang, mereka mengobrol di parkiran stasiun ..
" eh jull.. Kamu gak dicariin istri.." ( tanya Nashrul )
" kagak bang, kan udah minta izin " ( jawab july tenang )
" udah kamu abis nganterin saya kamu balik ke rumah yak.. Kasian anak kamu nungguin kamu" ( ujar Nashrul )
" kamu harus sayang sama keluarga.. " ( ucap Nashrul menambahkan )
" iya deh bang .. ntar saya langsung balik, tapi ngambil barang saya dulu " ( ucap July memutuskan untuk pulang )
" owh yaudah " ( ucap Nashrul )
" udah yuk dah balik udah malam nih " ( ujar Nashrul sambil menaiki motor july )
" iya.. " ( ucap July )
Mereka pun menaiki motor menuju kost an Nashrul. Mereka terlihat seperti kakak adik, di perjalanan mereka berbincang..
" eh bang, abang gak kangen sama keluarga? " ( tanya July )
Tiba tiba Nashrul pun terdiam seketika.. Mengingat kenangan bersama keluarga. Bersama ibu dan ayah nya..
" kenapa bang?? " ( tanya july mulai keheranan )
" bang.. Halo. Bang! " ( ucap July )
" bang...!!! " ( ucap July sambil berteriak )
" buset dah.. Ngapa si " ( ujar Nashrul terkejut )
" atuh bengong bae.. Kesambet biarin gek.." ( ucap July kesal )
" hehe .. " ( ucap Nashrul tertawa )
" kanapa sih bang? Kok diem " ( tanya july penasaran )
" saya gek aslinya kangen sama keluarga, udah tiga tahun semenjak diresmikan jadi Masinis. Udh gak ketemu keluarga. " ( jawab Nashrul sambil berkaca kaca )
" udah gek bang balik.." ( ucap July santai )
" mana bisa si...Masinis kan kamu tau sendiri sibuk " ( ucap Nashrul kesal)
" iya juga si... " ( ucap July )
Akhirnya mereka sampai di kost'an.. Satpam membukakan gerbang kost..
" makasih atuh kang " ( ucap Nashrul berterima kasih )
" iya " ( ujar pak andi satpam kost )
" eh pak. Itu kang Nashrul udah mendingan.. Perasaan kemarin pingsan lah sekarang udah seger.. " ( tanya pak andi )
" udah kali kang " ( jawab bapak kost )
Nashrul pun membuka pintu kamar nya.. Dan menyalakan lampu ruangan tersebut.. Dan dia pun duduk di sofa untuk melepaskan penatnya ..
" alhamdulillah, selesai juga.. Hadeuh " ( ucap Nashrul melepaskan lelahnya )
" udah jull, barang kamu ambil, beresin. udah kamu pulang aja ke keluarga mu.. Kesian kangen.. "( ucap Nashrul )
" iya bang " ( ucap July sambil berjalan masuk ke kamar Nashrul untuk mengambil barangnya )
" eh bang kapan kapan saya boleh nginep disini?? " ( ucap July )
" boleh. Yg penting jangan tiap hari.. Pusing nanti kepala saya.. Hahahaha " ( ujar Nashrul )
" iya bang, hehehe .. " ( ucap July )
__ADS_1
Tiba-tiba telephone july berbunyi.. Dia pun mengangkat telepon tersebut, ternyata telepon dari istrinya.
" siapa tuh?? " ( tanya Nashrul )
" gak tau bang.. Coba saya angkat dulu.. " ( ucap July sambil mengambil handphone di kantung celana nya )
" owh istri tercinta... " ( ujar July senang )
" halo assalamualaikum. Sayang " ( ucap July )
" wa'alaikumsalam.. My darling.. Kapan balik.. aku udah kangen nih. " ( ucap sang istri dengan manja )
" iya Yang.. Ntar akang balik.. " ( ucap July )
" eh kang Nashrul udah mendingan..? " ( tanya sang istri )
" udah Yang.." ( jawab july )
" syukurlah... " ( ucap sang istri )
" anak anak udah kangen sama kamu loh Yang.. Hehe " ( ucap sang istri manja )
" iya.. Iya bilangin. Nanti ayah balik.. " ( ucap July )
" sampai belum pada tidur lho Yang.. Anak anak. Katanya pengen ketemu ayah.. " ( ucap sang istri )
" iya iya deh.. " ( jawab july )
Nashrul yg terduduk di sofa. Merasa panas mendengar suara July dan istrinya saling merayu .
" Hadeuh panas gw " ( ucap Nashrul )
" lagian udah punya anak, manggil nya ayang ayangan.. Inget tuh anak ntar ikut ikutan manggil ayang .. " ( ujar Nashrul kesal )
" udah jomblo.. Dipanas panasin lagi.. " ( ucap Nashrul sambil menuju keluar kost untuk menenangkan diri )
Tiba-tiba putri datang sendirian, ia pun menghampiri Nashrul yg sedang berdiri di balkon depan kamar nya.
" iya" ( ucap Nashrul sambil menengok kearah sumber suara itu )
" ngapain kamu kesini..?? " ( tanya Nashrul )
" enggak si.. Mau ngasih makanan.. Biasa mas masaknya kebanyakan. Hehehe " ( ucap putri sembari tersenyum )
" kamu mau ngasih makanan apa kangen sama mass ??" ( tanya Nashrul meledek )
" hehehe.. Kangen.. " ( ucap putri tersenyum manis )
" tuh kan bener, kamu kangen sama mass, mau dipeluk.. " ( ujar Nashrul dengan manja )
" ih apaan sih orang belum sah juga " ( ucap putri agak kesal )
" iya. Ntar secepatnya mass sah-in deh " ( ucap Nashrul mencairkan suasana )
" ah gemoy.. Hahahaha " ( ujar putri manja )
" janji yak mas... Hehehe " ( ucap putri sambil mengacungkan kelingking nya )
" iya neng.. Insya Allah.. " ( ucap Nashrul sambil mengacung kan kelingking nya )
Tiba tiba July pun keluar dari kamar Nashrul dan berpamitan untuk pulang.
" saya pamit pulang ya bang.." ( ucap July dengan agak tergesa gesa keluar dari kamar Nashrul )
" lah buru buru amat si jull. "( ujar Nashrul )
" iya nih bang.. Takut kemaleman " ( ucap July )
" iya dah. Hati hati dijalan ya " ( ucap Nashrul )
__ADS_1
" sip bang " ( ucap July sambil berlari menuruni tangga )
" itu akang jully pulang? " ( tanya putri )
" iya neng.. Udah selesai menginap nya.. " ( jawab Nashrul sembari tersenyum )
" owh..." ( ucap putri )
" shasya kemana.. Biasanya bareng kamu " ( tanya Nashrul )
" hehe.. Biasa bang lagi nonton tv dibawah, diajakin gak mau" ( jawab putri )
" owh.. " ( ucap Nashrul )
Saat waktu agak sepi.. Nashrul mencoba untuk jujur dengan kenyataan..perasaan nya mulai diungkap. Dan sama hal nya dengan putri.
" deket kamu.. Mass merasa ditemani . Mass merasa gak sendiri lagi.. Kamu mass anggap saudara mass sendiri " ( ucap Nashrul sembari menengok ke arah putri dengan senyum manis nya )
" iya mass.. " ( ucap putri tersipu malu )
" aku malah anggap lebih dari saudara, mass adalah Calon imamku " ( ucap putri tersenyum )
" ah.. Masya Allah.. " ( ucap Nashrul merasa jantungnya berdebar debar )
" aku pengen punya Imam.. Kya mass. Udah Masinis.. baik, sholeh, ganteng.. " ( ucap putri agak pelan )
" Insya Allah, mass perjuangkan untuk kamu..lillahi taala.. " ( ucap Nashrul yg masih agak grogi )
Detak jantungnya tidak karuan.. Tak disangka ternyata putri menerima Nashrul apa adanya.
" iya mass.. Hehe " ( ucap putri dengan senyuman )
" malam ini indah yak.. " ( ucap Nashrul mengalihkan pembicaraan )
" iya mass.. " ( jawab putri )
Mereka pun menikmati keindahan malam berdua di balkon depan kamar kost . Serbuk cinta mulai merebak. Waktu terasa indah bagi mereka berdua .. Dua insan yang ingin disatukan.. Tak terasa waktu pun mulai larut malam.. Putri pun memutuskan untuk balik ke kamar shasya..
" nih mas makanannya. Udah ya.. Klo mau besok lagi. Udah malem nih.. Mau bobo syantik. " ( ucap putri sambil memberikan makanan nya kepada Nashrul dengan nada manja )
" idih idih... Gak usah kek gitu.. Alay banget" ( ucap Nashrul sambil mengambil makanan dari putri )
" emang kenapa sih.? " ( ucap putri sambil melirik tajam kearah Nashrul )
" eh enggak papa kok. Sterah kamu sana. Hehe " ( ucap Nashrul sambil menelan ludah nya )
" wah klo marah nih anak bisa habis malam ini Gw " ( ucap Nashrul di dalam hati )
" mass gak ganti baju. Masih pake seragam?? Ihh.. Ganti baju sana bau keringat.." ( ujar putri )
" yehh.. Enggak dong mass mah wangi terus, nih klo mau cium mah". ( ucap Nashrul sambil menyium lengan baju nya )
" ih.. Enggak ah.. " ( ujar putri )
" udah ya mass.. Dah assalamualaikum " ( ucap putri sambil ingin berjalan ke arah tangga )
" wa'alaikumsalam.. " ( jawab Nashrul sambil tersenyum )
" makasih atuh geulis.. " ( ucap Nashrul berterima kasih )
" sama sama kasep.. Haha " ( Jawab putri )
Akhirnya mereka kembali ke kamarnya masing masing. Seperti hari hari biasa Nashrul pun bersih bersih dan mengganti pakaian nya dan memakan makanan yang di berikan putri..
Dah ya.. Ntar Author lanjut deh. Dadah..
Kesambet \= kesurupan / kemasukan setan
Kasep \= ganteng / Tampan
__ADS_1
Geulis \= cantik
_Nashrullah #