
Setelah membayar makanan yg dipesan. Nashrul dan July pun seperti biasa naik kedalam kereta. Sebelum naik ke kereta Nashrul menyuruh July untuk mengambil surat izin berangkat dari PPKA.
" ambil dulu gih surat nya.. " ( ucap Nashrul menyuruh July )
" iya bang " ( jawab July )
" biarin gek gw tinggal lu . Hahahaha " ( ucap Nashrul sambil tertawa di ruang kendali kereta )
" bukan dri tadi makannya" ( ucap Nashrul )
" bang..!! " ( teriak July kepada Rauff )
" ngape..? " ( tanya Rauff sambil menoleh ke arah belakang )
" udah ni. Dah boleh berangkat, buruan " ( ucap July )
" lah kirain gw manggilin siapa? " ( ujar Nashrul )
" udah? " ( tanya Nashrul kepada July yg baru naik ke ruang lokomotif )
" udah bang " ( ucap July )
" itu si Rauff bukanya dipanggilin lagi " ( ucap Nashrul sambil melihat Rauff dari ruang lokomotif )
" woi.. Kang... Hayuk " ( teriak July dari jendela Kereta )
" bentar saya bayar dlu " ( ucap Rauff yg mulai bergegas bangun dari tempat duduk nya )
" punya kondektur lelet banget si yak" ( ucap Nashrul sambil melepas topi nya )
" tau tuh " ( ujar July )
" untung kondektur klo penumpang mah saya tinggal " ( ucap Nashrul agak kesal )
" hadeuh.. "
Tidak berapa lama mereka menunggu. Akhirnya Rauff dengan terburu buru menaiki gerbong kereta..
" udah masuk.. Si Rauff tuh " ( ucap Nashrul )
" udah bang " ( jawab July sambil melihat Rauff masuk ke kereta )
" hadeuh punya kondektur begini amat ya " ( ucap Nashrul agak mengeluh )
" heuh "
" udah yuk berangkat bang " ( ajak July )
__ADS_1
" yuk dah.. " ( jawab Nashrul )
" ngasih semboyan keberangkatan kuy " ( ucap Nashrul )
" sip.. " ( jawab July sambil mengasih semboyan ke petugas PPKA )
" bismillah.. " ( ucap Nashrul sambil menjalankan kereta )
Mereka pun melanjutkan perjalanan, meninggalkan stasiun tersebut.. Tak terasa waktu pun sudah sore..
" ada rute tambahan gak ni jull " ( tanya Nashrul )
" kya gk ada deh bang " ( jawab July sambil melihat rute perjalanan )
" gak kya hari biasa ya " ( ucap Nashrul )
" iya nih.. Mungkin minggu bang " ( jawab July )
" perasaan gak ada hubungannya ya. " ( ucap Nashrul )
" entah lah.. " ( jawab July )
" berarti pulang cepet kita " ( ucap Nashrul sambil melihat kearah depan )
" bisa jadi sih bang .." ( jawab July )
" Alhamdulillah.. Sampai juga di stasiun " ( ucap Nashrul sambil memberhentikan kereta )
" iya bang " ( jawab July )
" selesai juga ni dinas Ya Allah " ( ucap Nashrul )
" iya bang " ( jawab July )
" ya Allah.. " ( ucap Nashrul sambil nemijit pundak nya )
" kenapa bang? " ( tanya July agak khawatir )
" enggak ini cuma pegel aja.. Hehehe " ( jawab Nashrul )
" kecapean kli bang.. " ( ucap July sambil menepuk dan nemijit pundak Nashrul )
" enggak papa udah.. " ( jawab Nashrul menenangkan July )
" awas gek kenapa napa " ( ucap July )
" kenapa napa gimana?? " ( tanya Nashrul )
__ADS_1
" jangan sampai sakit lagi " ( ucap July )
" enggak lah " ( jawab Nashrul menenangkan )
" yaudah saya duluan ya bang " ( ucap July sambil keluar dari ruangan lokomotif )
" iya.. Eh gak jadi ikut? .. " ( tanya Nashrul )
" entah.. Liat nanti aja " ( jawab July )
" owh.. Iya iya " ( jawab Nashrul )
Nashrul pun turun dari kereta.. Dia pun melihat jam di stasiun. Menunjukan pukul 20.30 malam
Dia pun bergegas menuju parkiran stasiun.
" eh pak mau pulang.. " ( sapa kepala stasiun )
" iya nih pak.. " ( jawab Nashrul dengan ramah )
" hati hati ya. " ( ucap kepala stasiun itu dengan ramah )
" iya pak.. " ( jawab Nashrul sambil tersenyum )
" saya bangga punya Masinis terbaik seperti kamu.. " ( ucap kepala stasiun tersebut )
" eh iya pak makasih.." ( jawab Nashrul )
" besok lebih giat lagi ya.. Dinas nya.. Mungkin besok lebih sibuk dari hari ini.. Semangat ya " ( ucap kepala stasiun itu kepada Nashrul )
" siap pak.. " ( jawab Nashrul dengan hormat )
" saya permisi dulu ya..malam " ( ucap kepada stasiun )
" iya malam juga pak " ( jawab Nashrul sambil tersenyum )
Kepala stasiun itu pun meninggalkan Nashrul. Dan dia pergi menghampiri mobil nya.
" heuh kudu ramah dah sama kepala stasiun.. Klo gk bisa gawat " ( ucap Nashrul sambil melihat ke arah kepala stasiun itu pergi )
" kok badan pda pegel yak.. Hadeuh apa akibat begadang malam minggu kemarin ya? " ( ucap Nashrul sambil melemaskan otot pundak nya )
" entahlah.. Langsung ke rumah putri aja " ( ujar Nashrul sambil menaiki motornya )
Nashrul pun berangkat ke rumah putri malam itu juga. Karena sudah berjanji padannya..
Dah ya sampai sini dlu.. Dadah..
__ADS_1