
Malam pun semakin agak larut.. Suasana sepi mulai terasa.. July dan Rauff pun masih menunggu di teras Kontrakan. July pun merasa agak kesal..
" hadeuh.. Kumaha Kang Nashrul teh.. Mana udah malem lgi.. Kemana ya? " ( tanya Rauff )
" lah mana saya tau.. " ( jawab July merasa agak kesal )
" lagian si akang teh bukan diajakin makan.. " ( ucap Rauff menyalahkan July )
" namanya lupa Saya yah gimana.. " ( ujar July )
" heuh... " ( ucap Rauff menenangkan diri nya yg sudah mulai emosi )
" punya nomer telepon nya gak..? Telpon aja.. " ( ujar Rauff )
" ada kayanya.. " ( ucap July sambil mengambil Handphone nya )
July pun menelepon Nashrul.. Tiba-tiba ditempat Nashrul hp nya berbunyi..
" halo, Assalamualaikum " ( ucap Nashrul sambil mengangkat telepon nya )
" wa'alaikumsalam.. Kemana aja? " ( ucap July)
" lah.. Gk kemana mana.. " ( jawab Nashrul )
" kok belum pulang...? " ( tanya July kesal )
" hehehe.. Makan dulu bentar.. " ( jawab Nashrul sembari tertawa kecil )
" bentar, bentar liat jam berapa.. Udah malam ini" ( ucap July sinis )
" eh iya ya.. " ( ucap Nashrul sambil melihat jam tangan nya )
" siapa Rull?? " ( tanya Melly )
" ini temen.. " ( jawab Nashrul )
July pun berfikir.. Diapun menyadari bahwa ada suara seseorang perempuan.
" kok ada suara cwe??.. Sama siapa dia " ( gumam July dalam hati )
" iya dah . Saya pulang nih.. Mau OTW.. " ( ujar Nashrul )
" iya... Awas gak dateng.. " ( jawab July kesal )
" iya.. " ( ucap Nashrul )
July pun masih kefikiran dengan suara wanita tadi..
" apa si Nashrul sama wanita ya??, tapi siapa " ( ucap July pelan )
" udah lah.. Gak mungkin Nashrul berbuat yang engga engga.. dia kan.. Setahu gw orangnya . Baik, sholeh, sopan " ( ujar July dalam hati sambil berfikiran baik )
" eh bentar.. Menilai orang jangan dari penampilannya tapi dari hati nya.. " ( ucap July )
" kenapa kang? " ( tanya Rauff )
" eh.. Enggak " ( ucap July )
" kang Nashrul teh kapan pulang nya?" ( tanya Rauff )
" katanya lagi dijalan " ( jawab July agak sinis )
" owh.. " ( ujar Rauff )
...----------------...
Tak terasa Waktu pun cepat berlalu.. Nashrul pun pamit untuk pulang..
" eh Mell gw pulang duluan yak.. Udah malem nih." ( ucap Nashrul berpamitan )
" terburu buru amat sih.. " ( tanya melly yg masih agak santai )
" iya.. Soalnya ditunggu teman " ( ucap Nashrul sambil menghabiskan minuman nya )
" owh " ( jawab melly )
__ADS_1
" eh mau kemana?? " ( tanya Melly yg nasih meminum boba nya )
" mau bayar lah.. " ( ucap Nashrul beranjak dari tempat duduk nya )
" eitsss .. Gak usah ganteng... " ( ucap Melly sembari tersenyum )
" eh.. Gak enak ah gw.. " ( ucap Nashrul sambil berjalan maju )
Tiba-tiba tangan Nashrul ditarik dari belakang oleh Melly. Tatap tatapan pun terjadi.
" udah gak usah.. " ( ucap Melly sembari menarik tangan Nashrul )
" eh.. " ( ucap Nashrul menengok kearah belakang dan menatap mata Melly )
" hmm.. Iya " ( ucap Melly pelan sembari tersenyum )
" eh.. astagfirullah..Bukan mahrom.. Maaf "( ucap Nashrul melepas tangannya dari genggaman Melly )
" eh iya.. Hahahaha.. Maaf.. " ( ucap Melly malu )
" gak papa. Hehehe " ( ucap Nashrul agak malu )
Setelah membayar makanan.. Mereka memutuskan untuk pulang ketempat tinggal nya masing masing.. Mereka pun berpisah.
" makasih ya mell udah dibayarin.. " ( ucap berterima kasih )
" iya sama sama kok.. " ( jawab Melly sembari tersenyum )
" jadi gak enak gw.. " ( ucap Nashrul agak malu )
" udah gak papa.. Itung itung sedekah.. " ( ujar Melly )
" ye.. Dasar.. " ( ucap Nashrul agak julid )
" yaudah gw balik ke kontrakan ya , mau istirahat capek.." ( ucap Nashrul )
" iya.. " ( jawab Melly )
" dah.. " ( ucap Nashrul )
" ya Allah.. Ganteng banget temen ku ini " ( ucap Melly yang melihat Nashrul berjalan kearah kontrakannya )
Ia, merasa bubuk cinta mulai menyebar ke penjuru Hatinya.. Merasa agak suka dengan kehadiran Nashrul..
Nashrul yg pulang dari makan malam nya bersama Melly. Langsung bertemu dengan Rauff dan July yg sedang duduk diteras kontrakan.. Mereka pun kesal karena mereka menunggu agak lama.
" kamu kemana aja sih?? " ( tanya July agak meluapkan kekesalannya )
" yh gak dari mana mana. Pulang makan malam" ( ucap Nashrul agak tenang )
" tau jam berapa ini.. Tau etika gak sih bang. Udah malem nih.. Kita capek, Mau istirahat mana kuncinya di abang lagi.. " ( ucap July kesal )
"tau.. Kumaha sih.. " ( ucap Rauff )
" lah kok pada nyalahin saya?? " ( tanya Nashrul keheranan )
" yo wess.. Nih kuncinya.. Jangan ribut udah gak enak sama orang.. " ( ucap Nashrul sambil memberikan kunci kontrakan )
" sini.. " ( ucap Rauff sambil mengambil kunci pintu dari Nashrul )
Tiba-tiba July menuduh Nashrul bersama wanita lain diluar.. Dengan amarah nya yang mengebu- gebu diapun langsung menuduh Nashrul.
" tadi abang. abis makan malam sama perempuan ya..! " ( celetuk July seperti tidak ada salah menuduh Nashrul )
" Astagfirullah...Kang.. " ( ucap Rauff kaget )
" istighfar kang.. " ( ucap July yang kesal memanas manaskan Nashrul )
" parah banget nih " ( ucap Rauff seakan percaya )
" hah.. " ( ucap Nashrul kaget )
" kamu tau dari mana?? " ( tanya Nashrul agak kesal )
" kedengeran tadi di telpon tau " ( ucap July sinis )
__ADS_1
" akang teh selingkuh.. " ( tanya Rauff )
" eh.. Diem mulut kau.. " ( ucap Nashrul kesal sembari menunjuk Rauff )
" gimana sih kang.. Putri di bandung .. Bisa nangis dia klo tau .. " ( ucap July mengingat kan )
" eh.. Itu cuma temen tau.. " ( ucap Nashrul )
" temen apa apa.. " ( tanya July tak percaya )
" temen.. Sumpah dah. Gak ada apa apa saya sama dia.. " ( ucap Nashrul )
" demi apa bang.. " ( tanya July )
" demi Allah, cuma temen. Jangan main asal tuduh tuduh gitu donk.. " ( jawab Nashrul kesal )
" bukanya gitu.. Saya kan waspada bang.. Saya takut klo abang aneh aneh sama orang lain. . " ( ucap July )
" gk mungkin saya berbuat yang aneh aneh.. Saya kan pernah jadi alumni Pondok pesantren, Naudzubillah, Amit amit ya Allah.. Jangan sampai " ( ucap Nashrul dengan nada agak tinggi )
" itu tau " ( ucap July sinis )
" heh.. Jaga tuh mulut jangan maen ngomong bae.. Hal yang gak bener.. Fitnah tau.. " ( ucap Nashrul kesal )
" tau sendiri kan fitnah lebih kejam daripada pembunuhan " ( ucap Nashrul seperti tidak bisa menampung emosinya )
" ih.. "( ujar July )
Tiba-tiba ibu pemilik kontrakan keluar dan menegur July dan Nashrul..
" heh !!! Udah apa.. malem malem .. ribut bae. " ( ucap ibu pemilik kontrakan agak keras)
Nashrul dan July yg sedang ribut kaget dan menengok kearah pemilik kontrakan tersebut
" Maaf bu.. " ( ucap Nashrul menengok ke arah pemilik kontrakan tersebut )
" awas ya klo kalian ribut lagi. " ( ucap ibu pemilik kontrakan sambil memegang sapu )
" iya bu.. Maaf.. " ( ucap Nashrul )
" udah pada gede.. Klo ribut udah kya anak kecil. " ( ucap ibu pemilik kontrakan agak julid )
" iya bu maaf.. " ( ucap July )
Ibu pemilik kontrakan pun masuk ke dalam rumah nya, Rauff pun keluar melihat keadaan, setelah mengganti pakaian nya..
" rasain..hahahaha. Atuh malam malam ribut bae sih.. " ( ucap Rauff meledek )
" sapa yang gak kesel.. Saya dituduh jalan sama perempuan lain " ( ucap Nashrul kesal )
" saya bilang sejujur jujur nya saya cinta sama putri.. Saya sayang sama putri.. Smpe saya berat untuk ninggalin dia.. Saya udah jatuh cinta padannya. Jujur saya.. klo kalian gak percaya potong telinga saya " ( ucap Nashrul seperti bersumpah )
" itu cuma temen masa kecil saya.. Dia ngajakin makan malam. Dan saya gak naruh apa apa sama dia.. Gk suka saya sama dia.. " ( ucap Nashrul kesal )
" udah bang sabar.. Udah.. Malem jangan ribut ah " ( ucap Rauff menenangkan Nashrul )
" dibilangin kamu teh ngelunjak " ( ucap Nashrul sambil meluapkan kekesalannya )
" udah kang.. Udah.. Gak enak sama orang .. "( ucap Rauff menenangkan )
July hanya duduk terdiam.. Dia seperti merasa bersalah kepada Nashrul.. Akhirnya dia pun meminta maaf..
" udah bang.. Saya minta maaf ya.." ( ucap July seperti merasa bersalah )
" iya.. " ( ucap Nashrul agak sinis )
" ya Allah.." ( ucap Nashrul menenangkan dirinya mengatur nafasnya yg terengah engah seperti banteng yg ingin mengamuk )
" udah. Udah yuk masuk.. Dah tenang Kang.. Sabar ya.. " ( ucap Rauff mengajak Nashrul dan July untuk masuk kedalam kontrakan )
" iya.. " ( ucap Nashrul )
Perdebatan.. Akhirnya berakhir malam itu dengan ketenangan dan kesunyian.. Saling Memaafkan dengan kepala dingin..
Dah ya sampai sini dulu.. Dadah
__ADS_1
_Nashrullah #..