
" Ya Allah jangan sampai terjadi " ucap July berlari memasuki rumah sakit.
" fikiran kok jelek amat yaa.. " ucap july agak takut.
July pun agak berlari memasuki rumah sakit tersebut.. Dia pun melihat Putri dan shasya bersimpuh sambil menangis di depan pintu kamar Nashrul..
" kalian..kenapa !!" tanya July panik.
" mass Nashrul.. Kang " jawab Putri sambil menangis.
" Astagfirullah.. " ucap July syok.
Saat itu kaki nya tidak kuat.. July pun terduduk.... Terlihat alat ukur detak Jantung yg sering kali tak berdetak.. Nyaris garis lurus.
" bang.. Kamu kuat bang " ujar July mulai menangis
" bangg !!" ucap July mencoba memanggil Nashrul.
" kamu kuaaatt ! " ucap July sambil menangis.
" jangan tinggalin kami. Bangg !!" ucap July sambil menangis..
" ya Allahh... Kuatkan dia ya Allah.. Sedang melawan sakit nya " ujar July sambil menunduk..
July pun terbangun dan dia mencoba untuk tegar menerima kenyataan yang menimpa sahabat baik nya.. Dia pun masuk ke ruangan itu.. Melihat Dokter memakai alat kejut Jantung.. Untuk menguat kan Jantung Nashrul. Suasana pun semakin tegang. Mereka semua panik..
" bang " Ucap July sambil menunduk dan menetes kan air mata..
" aku yakin kamu kuatt " ujar July sambil menatap wajah Nashrul.. Yang sekarang memakai alat bantu bernafas.
Terlihat Putri dan shasya yang masih menangis..
" bangg.. Kuat yaaa.. !!" ucap July sambil menetes kan air mata..
Tiba-tiba.. Alat pacu Jantung itu pun mulai bergerak normal kembali.. Akhir nya Jantung Nashrul kembali berdetak.. Perjuangan antara Hidup dan Mati..
" Alhamdulillah.. " ucap Dokter tersebut senang..
" Alhamdulillah pakkk.. " ujar suster tersebut memandang wajah July.. "
__ADS_1
" Alhamdulillah.. " ucap July senangg..
" Hah.. ! " ujar Putri dan shasya bangun dari duduk nya
" Alhamdulillah nengg " ucap July sambil tersenyum bahagia menatap wajah putri..
" Alhamdulillah syaa.. Mass Nashrul selamat " ucap Putri senang.
" iya.. Alhamdulillah.. " jawab Shasya ikut senang.
" syukurlahh.. " ucap salah satu perawat sambil tersenyum haru..
" ngomong ngomong bapak siapanya pasien ya ?" tanya dokter tersebut.
" saya adiknya dokk " jawab July ramah.
" owh iya.. Alhamdulillah jantung pasien sekarang dah aman.. Tadi pasien sempat mengalami sesak nafas dan lemah jantung. " ucap dokter tersebut.
" Astagfirullah.. " ucap July kaget..
" tenang aja. Insya Allah pasien baik baik saja " ucap Dokter sambil menepuk pundak July.
" makasih sus.. " ucap July
" iya sama sama pak.. " jawab suster tersebut.
" mari pak " ucap dokter itu sambil pergi meninggalkan ruangan.
" iya . " Jawab July.
" Alhamdulillah mass.. " ucap Putri sambil mengusap air matanya.
" sadar donk mass bangun.. " ucap Shasya..
Tiba-tiba Nashrul terbangun dan mencoba untuk mengenali suara tersebut..
" eh.. " ujar Nashrul mencoba membuka matanya.
" bang " ucap July.
__ADS_1
" k-k-kamu.. " jawab Nashrul dengan suara yang masih terbata bata..
" iya bang.. " jawab July sambil tersenyum.
" mass udah berjuang antara hidup dan mati.. Selamat ya mass ?" ujar Shasya sambil tersenyum.
" hah ??" tanya Nashrul keheranan.
" nafas nya masih berat ya mas " tanya Putri.
" iya.. " jawab Nashrul..
" Alhamdulillah atuh abang dah sadar.. " ucap July.
" iya seneng banget aku tuhhh.. " jawab Putri dengan senang..
" hmm " ucap Nashrul agak keheranan.
" owh iya mass kita besok wisuda lho " ucap Shasya senang.
" gilak kau.. " ujar Putri dengan geram.
" hah.. Wisuda ??" tanya Nashrul.
" kenapa si put.. " tanya Shasya
" enggak.. Mass " jawab Putri.
" jangan kya gitu.. " ujar Putri kepada Shasya.
" lah.. " ucap Shasya keheranan.
" iya janjinya setelah wisuda aku mau dilamar dia tau.. " ucap Putri sambil membisiki sesuatu di telinga Shasya.
" hmm " shasya pun bergumam
" yaudah sekarang abang istirahat ya.. " ucap July sambil tersenyum kepada Nashrul.
Nashrul pun sepertinya tidak mengingat kejadian sebelum nya.. Dia pun mulai mengingat.. Tetapi seperti tak bisa.
__ADS_1