Story Love Of Machinist

Story Love Of Machinist
Chapter 18 : Berkunjung. Part 2..


__ADS_3

Akhirnya mereka pun sampai di stasiun pagi itu.. Mereka pun disapa oleh kondektur di halaman parkiran stasiun tersebut.


" buset dah.. Kaka adek lagi akur nih" ( ucap kondektur meledek)


" kaka adek.. Idih.. Amit amit lah" ( jawab Nashrul)


" lah kamu ngapain duduk bae disitu. Turun!!" ( ucap Nashrul tegas)


" eh iya bang. Ganggu saya halu aja" ( ujar july agak kesal)


" lagian pagi pagi udah halu. Kesambet baru tau rasa lu"( ujar Nashrul)


" iya iya" ( ucap july kesal dan turun dari motor nashrul )


July pun akhirnya masuk ke dalam stasiun duluan, Nashrul dan kondektur masih berbincang di halaman parkiran stasiun..


" lah itu tumben bisa bareng sma bapak.. Biasanya kan dia bawa motor sendiri" ( tanya kondektur itu penasaran)


" jadi gini ceritanya kang.. Dia pagi-pagi ngetok pintu kost an saya, pas saya buka eh ternyata dia.." ( ucap Nashrul membuka cerita nya)


" terus pak " ( ucap kondektur itu penasaran)


" lah dia pagi-pagi numpang ngopi masa.." ( ujar Nashrul)


" emang dia dirumah gak punya kopi apa pak ??" ( tanya kondektur itu)


" lah tau itu kang . Saya gek agak kesel.. Kirain mau silaturahmi atau apa yak. Gak tau nya cuma numpang ngopi apa gk kesel tuan rumahnya" ( ucap Nashrul dengan nada agak kesal)


" iya sih pak gitu deh..saya aja pernah di gituin sma dia " ( ujar kondektur)


" eh.. Masa kang ?" ( tanya Nashrul)


" iya kang, y gitulah mungkin kopi dirumah lagi abis.. Hahahaha jadi ke rumah orang cuma numpang ngopi" ( ujar Nashrul sambil tertawa)


" eh pak perasaan di stasiun, di ruang petugas. kopi banyak ya.. Ada dispenser. Kadang gek petugas pada ngopi disitu.." ( ucap kondektur itu)


" eh iya juga ya pak.. Gratis lagi" ( ujar kondektur tersebut)


" nah itu yg saya heranin" ( ujar Nashrul keheranan)


" lah itu bisa boncengan sma akang gimana tuh?? " ( tanya kondektur itu )


" jadi ke kost an saya dia gak bawa motor. Naik ojek.." ( ucap Nashrul..)


" owh jadi berangkat nya bareng.." ( ujar kondektur itu)


" ya gitu deh. Hehehehe" ( jawab Nashrul)


Entah dari mana tiba-tiba July datang dan mendengar samar samar apa yang mereka bicarakan...


" hayo pagi-pagi udah gibah bae. Bukannya dinas.." ( ujar july mengagetkan mereka)


" Astagfirullah" ( ucap mereka berdua)


" Kalian pada ngomongin saya ya ?? " ( tanya july)


" enggak kok hehehe.." ( jawab kondektur itu)


" orang nyeritain tetangga sebelah kan ya.. Naik kereta milihnya di ruangan mewah." ( ujar Nashrul mengalihkan pembicaraan)


" eh...." ( ucap july)


" saya teh gak percaya " ( ujar july agak pelan)


" udah yuk kerja lah ngapain pada ngobrol disini bae "( ucap kondektur itu mengalihkan suasana)


" yuk dah.... " ( ujar Nashrul) .


Mereka pun berjalan memasuki stasiun.. Dan memulai pekerjaan seperti biasa.. Di ruangan petugas.. Nashrul pun ngobrol sama july yg sedang duduk..


" eh itu ada kopi jul.?? Kenapa ngopi di kost an saya??" ( ucap Nashrul sambil menunjuk ke arah meja Di atasnya ada kopi dan dispenser)


" gaenak bang.. Pagi-pagi masa dateng cuma ngopi.." ( ujar july)


" tuh kamu tau.. Harusnya kamu punya rasa gak enakan sma orang" ( ucap Nashrul agak kesal)


" yaelah.. Gak enakan mulu ntar dimanfaatin.." ( ujar july)


" idih siapa pula yang mau manfaatin lu" ( ucap Nashrul)


Para petugas pun ngobrol santai, di ruangan petugas sebelum memulai pekerjaan mereka masing masing.. Nashrul pun meminta kepada mereka sebelum memulai pekerjaan dahulukan berdoa dahulu..


" sebelum memulai pekerjaan ada baiknya kita berdoa dahulu.. Menurut kepercayaan masing masing berdoa dimulai.." ( ucap Nashrul menyuruh mereka memulai berdoa sebelum melakukan pekerjaan)


" semoga tuhan melindungi kalian semua yak" ( ujar Nashrul setelah berdoa)


" aamiin" ( jawab mereka serentak)


" udah yuk kerja.. Bubar kembali ke tugas nya masing-masing" ( ujar Nashrul)


" iya pak" ( ucap salah satu petugas)


" eh jul ambil surat izin perjalanan sana gih.. Saya ke kereta dulu" ( ucap Nashrul)


" siap pak" ( jawab july)


Nashrul pun menaiki kereta tersebut..july langsung mengasih surat izin perjalanan ke Nashrul..


" nih pak.." ( ujar july sembari mengasih surat izin perjalanan)


" oke. Saya cek dulu ya" ( ucap Nashrul mengecek surat perjalanan mereka)


" tanyain ke kondektur ya klo udah siap penumpang nya" ( ucap Nashrul dari kereta)


" iya pak" ( ujar july)


Akhirnya kereta yang dikendarai Nashrul pun mulai beroperasi dan berjalan meninggalkan stasiun tersebut..


Di sela sela kesibukan mereka, tak terasa hari mulai sore..


" kita tujuan terakhir stasiun ini ya..?? " (tanya Nashrul membaca jurusan terakhir kereta itu)


" iya pak" ( jawab july)

__ADS_1


" abis itu kita balik lagi ke bandung" (ujar Nashrul)


" oke" ( ucap July)


Senja mulai hilang.. Udara sejuk dan kabut mulai menutupi daerah pegunungan. Malam pun datang menyapa mereka, tak terasa waktu berjalan begitu cepat...


" akhirnya selesai juga nih.. Hahaha" ( ucap Nashrul sembari menuruni kereta tersebut)


" iya nih rull.." ( ucap july)


" baru jam 10.30 .. Langsung balik ah." ( ucap july melihat jam tangan nya)


" yuk dah semoga gak ada kerjaan lagi" ( ujar Nashrul)


Mereka pun pamitan sama petugas stasiun untuk pulang.. Kereta penumpang sudah berhenti beroperasi.. Stasiun sudah mulai sepi..


" duluan ya kang* !!" ( sapa petugas stasiun)


" iya. Sok atuh mangga* " ( ujar Nashrul)


" rul, anterin saya ya sampai ke rumah, saya kan gak bawa motor" ( ucap july memohon)


" iya iya et dah" ( ujar Nashrul sembari memakai helm nya)


" asik... Makasih rul" ( ucap july senang)


" Iyo.." ( jawab Nashrul sambil memakai jaket nya )


" dah siap ??" ( tanya Nashrul sambil menyalakan motor nya)


" udah rull gass dah" ( jawab july)


Akhirnya mereka pun sampai ke rumah july.. July pun turun dari motor yang dikendarai Nashrul..


" dah ya" ( ucap Nashrul)


" iya makasih rul.. Gk mampir dulu??" ( ujar july berterima kasih)


" gak lah gw langsung cabut aja" ( ucap Nashrul)


" yaudah... Makasih ya" (ujar july berterima kasih)


" iyo" ( ucap Nashrul yang mulai menjalankan motor nya)


Nashrul pun melanjutkan perjalanan untuk pulang ke kost an nya.. Menembus dinginnya malam. Ditempuh sendiri an dengan menaiki motor.. Gak lama Nashrul pun sampai di kost an nya dan membuka gerbang kost an tersebut. Dan memarkirkan motor nya di parkiran kost yg disediakan untuk penghuni kost tersebut.


" ah alhamdulillah sampai juga.. Beh. kek nya pada pegal nih badan.." ( ucap Nashrul berjalan melewati kamar shasya.. Menuju tangga)


" tuh mas Nashrul dah pulang" ( ucap shasya mengintip di jendela kamar nya)


" mana si??" ( ucap putri sambil ikut mengintip)


" tuh dia lagi mau naikin tangga" ( ujar shasya)


" saat nya masak yang banyak buat mas nashrul.." ( ucap putri)


" eh jangan pke bahan makanan gw dong put" ( ujar shasya)


" ya kali lu menginap di sini gak bawa apa apa" ( ucap shasya)


" ye gw tuh gak mau nyusahin orang..Hahahaha" ( ujar putri)


"Ya seterah deh " ( ucap shasya)


Putri pun langsung memasak makanan untuk Nashrul di kamar kost nya shasya. Dia menginap di kost nya shasya. Karena orang tuanya pergi ke luar kota, gak ada yang menemani nya..


" lu masak apaan si put??" (tanya shasya)


" ya rahasia. Kamu mau??" ( jawab putri menawari masakan nya)


" mau sini.. " ( ucap shasya sambil membawa piring)


" yeh.. Apa apaan lu. Kita kan udah makan tadi.." ( ujar putri)


" yaelah put bagi dikit" ( ucap shasya memohon)


" iya iya awas klo gak habis lho" ( ujar putri)


" pasti habis lah" ( jawab shasya meyakinkan)


" owh iya perut lu kan kya karet. Hahaha" ( ujar putri meledek shasya)


" ih kamu mah" ( ucap shasya sambil cemberut)


" iya iya sayang.. Nih kaka kasih" ( ujar putri sambil mengasih sepiring makanan buat shasya)


" nah gitu donk.. Jangan nungguin orang kesel dulu" (ucap shasya kesal)


"iye iye maaf" ( ujar putri meminta maaf)


Akhir nya mereka pun menaruh makanan di tempat nasi..


" yaelah pun jangan pke tempat nasi gw apa" ( ujar shasya sebari kembali merengut)


" ih minjam bentar emang kenapa si. Paling besok dibalikin. Hahahahaha " ( jawab putri meledek shasya)


" itukan buat orang kenapa gak pakai kertas nasi aja?" ( ujar shasya agak kesal)


" eh maemunah... Jangan pelit pelit jadi orang. Nanti kuburan nya sempit lho " ( ucap putri)


" iya iya deh" ( jawab shasya yang masih ngambek)


" tapi anterin gw yak ke kamar kost an nya mas Nashrul" ( ujar putri)


" iya jubaedah..." ( jawab shasya)


" ih lu mah ngambek trus.. Senyum apah. Baperan amat.." ( ujar putri)


" iya iya.." ( ucap shasya sembari senyum kurang ikhlas)


Mereka pun mengantarkan makanan tersebut ke kamar kost an nya nashrul..


" assalamualaikum" ( ucap putri)

__ADS_1


" wa'alaikumsalam" ( jawab Nashrul)


" eh kalian ngapain ke sini.. Malam malam??" ( tanya Nashrul)


" ini mas aku.. Masak kebanyakan gak ada yang makan.. Hehehe. Jadi buat mass deh.." ( ucap putri sembari mengasih makanannya )


" owh iya makasih ya..." ( jawab Nashrul sembari mengambil makanan yg diberikan putri)


" Kalian masuk dulu yuk disini.. Diluar mah dingin" ( ujar Nashrul mempersilahkan mereka masuk)


" eh iya makasih mass..." ( ucap mereka berdua)


Mereka berdua pun masuk ke dalam kost an nya si nashrul... Nashrul pun mempersilahkan duduk di kursi tamu..


" mau minum apa kalian.." ( ucap Nashrul menawari minum)


" eh gak usah repot repot deh mass" ( jawab putri malu malu)


" teh manis satu ya mass" ( ujar shasya yg memesan dibuat kan minuman)


" owh.. Siap atuh neng" ( jawab Nashrul)


" eh sya.. Gak tau malu lu.. Bertamu di rumah orang begitu. Udah kek mesen minuman di warkop aja lu " ( ujar putri geram)


" yaelah gw haus ini." ( jawab shasya dengan muka polosnya )


" gw malu ajak lu kesini sya.." ( ucap putri)


" ah klo sendiri lu gak tau kamar kostnya kan??" ( tanya shasya)


" iya juga si" ( ujar putri)


Gak beberapa lama Nashrul pun membawa kan teh manis untuk mereka berdua..


" maaf ya gak punya apa apa, hanya ada ini" ( ucap Nashrul sambil menaruh minuman di depan mereka)


" gak papa mas.. Hehehe" ( ucap putri malu)


" makasih ya mass" ( ujar shasya)


" iya neng " ( jawab Nashrul)


Nashrul pun menarik bangku yang ada di kamarnya untuk duduk.


" mas baru pulang dinas ya??" ( tanya putri)


" iya nih neng, sering banget pulang malam.." ( jawab Nashrul sambil memijat bahu nya yang pegal )


" mass sendirian disini??" ( tanya putri)


" tinggal sendiri neng.. Hehe. Maklum anak perantauan disini" ( jawab Nashrul)


" owh..." ( ucap putri)


" kok kamu kesini si put.. Kan udah malam??" ( tanya Nashrul)


" iya aku menginap di kost an nya shasya.. Orang tua aku pergi ke luar kota.." ( jawab putri)


"urusan apa orang tua kamu??" ( tanya Nashrul)


" hehe.. Pulkam.." ( jawab putri)


" yaelah luh bilang pulang kampung ribet amat si lu put.." ( ujar shasya yang meminum teh nya)


" owh.. " ( ucap Nashrul)


" silahkan atuh diminum teh nya" ( ujar Nashrul mempersilahkan mereka minum)


" eh iya mas.." ( ucap putri dengan malu dan meminum teh nya)


Nashrul pun memandangi putri yang sedang meminum teh.. Terlihat cantik sekali malam ini.


" masya Allah.. Hambamu cantik sekali ya robb"( ucap Nashrul dalam hati)


Mereka pun mengobrol sebentar ..tak terasa waktu sudah larut malam.. Putri pun mengajak shasya untuk kembali ke kost nya karena udah malam.


" sya.. Udah malam nih yuk balik" ( ucap putri kepada shasya dengan pelan)


" yuk dah" ( jawab shasya)


" kami balik ke kamar dulu ya mass.. Dimakan itu makanannya ya " ( ucap putri)


" iya makasih ya put, sya" ( ujar Nashrul berterima kasih


" Iya mass. Maaf ganggu " ( ujar putri)


"Assalamu’alaikum "( ucap mereka berdua)


" wa'alaikumussalam" ( jawab Nashrul yg mengantarkan mereka kedepan pintu..)


" di makan ya kasep *" ( ucap putri menuruni tangga)


" iya geulis *." ( ucap Nashrul).


Nashrul pun menutup pintu nya. Dan menguncinya.. Dia pun membereskan minuman yg ada di meja tamu.. Di ruang makan nashrul pun membuka makanan dari putri dan memakannya..


" beuh enak banget nih makanan dari putri" ( ujar Nashrul sambil melahap makanan nya)


Selesai makan nshrul pun mencuci tempat makanan si putri.. Dan ia berniat besok mengembalikannya


" bersihin besok pulangin tempat makannya deh" ( ucap Nashrul)


.. Setelah itu Nashrul pun bersiap siap untuk tidur..


Dan dulu ya nanti author lanjut lagi.. Dadah.. Geulis \= cantik


Kasep \= ganteng


Mangga \= silahkan


Kang / akang \= mass..


Salam hangat...

__ADS_1


__ADS_2