Story Love Of Machinist

Story Love Of Machinist
Chapter 86


__ADS_3

" wah udah besar yah " ucap sang ayah masih memeluk anak nya


" iya pak.. " jawab Nashrul.


" bapak jangan kerja ya udah Nashrul aja.. Kan Nashrul kirim uang setiap bulan " ucap Nashrul melepas pelukan dari ayahnya


" iya " jawab sang ayah.


" mah pak.. Aku berangkat dinas dulu ya.. Udh telat kyanya nih " ucap Nashrul mencium tangan ayah dan ibunya.


" iya hati hati " jawab sang ayah


" Assalamualaikum mah.. Pah " ucap Nashrul menaiki kereta


" wa'alaikumsalam " jawab mereka berdua


" ayuk teh " ucap Nashrul kepada kakaknya


" iya hati hati " jawab sang kakak

__ADS_1


" gak sia sia ya pak kita didik dia dari kecil hal yang positif " ucap sang ibu.


" iya mah " jawab sang ayah


" mah " ucap Nashrul melambaikan tangan nya dari jendela kereta.


" heh. Hati hati " ucap sang ibu.


" iya mah " jawab Nashrul.


" dah.. " ucap Nashrul


" anak kita udah gede ya mah.. Seperti berpisah aja" ucap sang ayah menahan air matanya.


" iya pak.. Pengen rasanya ngombrol sama dia yg lama gitu.. Sayang dia kerja " ucap sang ibu mengusap matanya dengan jilbab nya


" iya mah " jawab Nashrul dari dalam kereta.


Nashrul yg melihat mereka berdua tak sanggup menahan air matanya.

__ADS_1


" ya Allah begitukah rindu orang tuaku kepada ku " ucap Nashrul mulai meneteskan air mata.


" bang " ucap July menengok ke arah Nashrul. Dia pun merasa tak tega dengan Nashrul.


" bismillah.. " ucap Nashrul mulai menyalakan kereta.


Nashrul pun berangkat dari stasiun itu..


" yuk dah mah.. Mau nunggu kereta menuju Sukabumi .. " ucap sang kakak


" lama gak sih.. " tanya sang ibu.


" enggak.. dikit lagi jam delapan " jawab sang kakak berjalan menuju kursi penumpang.


" mau nyari nasi uduk dulu ah ada gk y? " ucap sang ayah


" heh.. Ntar ketinggalan kereta gimana " ucap sang kakak sinis..


Dah ya sampai sini dadah..

__ADS_1


__ADS_2