
Akhirnya mereka pun mencoba untuk mencari di wilayah luar stasiun.. July dan Edi beserta para petugas kepolisian yang lain pun berjalan ke luar stasiun.. Tiba-tiba July pun ingin membeli minuman.. July pun meminta izin kepada yang lain untuk membeli air mineral.. July pun singgah di warung samping stasiun.. Pemilik warung itu pun bertanya kepada July
" ada apa ya pak.. Kok segala petugas polisi " tanya ibu pemilik warung.
" owh itu bu.. Ehh.. Pak Nashrul kenal gak bu ? " ucap July ragu..
" owh kenal.. Masinis di stasiun ini kan.. Dia sering beli makanan disini.. Beli roti lah.. Air mineral lah " jawab pemilik warung
" iya bu " ucap July
" kenapa memang nya pak " tanya ibu pemilik warung keheranan.
" eh.. Hilang bu " jawab July secara tiba-tiba
" Astagfirullah.. Kok bisa.. " ucap ibu itu terkejut
" iya siang masih ada bu.. Tiba tiba hilang misterius.. Gk pada tahu dia kemana " jawab July
" pulang kli pak " ucap ibu pemilik warung yamg masih tersenyum tipis
" motor sama tas nya ada kok bu disini " jawab July dengan wajah serius
" lah ?!" ucap ibu keheranan.
" biasanya klo pulang mah tas nya dibawa bu.. Sama motor nya juga " jawab July.
__ADS_1
" ya Allah.. Mana baik banget lagi orang nya.. " ucap sang ibu mulai percaya dan merasa khawatir
" iya bu " jawab July
" hati hati pak sekarang banyak kasus pembunuhan. Biasanya kebanyakan orang itu iri sama korban.. Trus gak segan segan untuk membunuh " ucap ibu pemilik warung.
" Astagfirullah.. " july terkejut mendengar hal itu.
" iya pak.. " jawab ibu pemilik warung.
" eh ibu liat mobil warna hitam ?" tanya Edi yang tiba-tiba bertanya kepada ibu pemilik warung.
" eh.. Liat si pak tadi.. Belok ke arah gudang teh kosong sana.. Tapi gk tau dah " jawab ibu pemilik warung itu
" owh yaudah bu makasih.. Ayuk jull " ucap Edi mengajak July untuk mencari Nashrul
Akhirnya mereka pun pergi untuk mencari Nashrul yang ada di gudang teh kosong tersebut bersama para petugas berwajib.
Dengan berbekal cahaya senter.. Kondisi jalan menuju gudang teh itu disinari cahaya remang remang.. Suara jangkrik dan hewan malam terdengar bersahut sahutan.. Terdengar suara perdebatan Nashrul dan Ehsan di kesunyian malam..
" itu suara pak Nashrul kan ??" tanya July
" iya.. " jawab Edi yang seketika yakin
" coba cek pak " ucap pimpinan kepolisian.
__ADS_1
" siap.. " jawab petugas polisi menyiapkan senjata.
...----------------...
" ayo cepet tembak !!" ucap Nashrul dengan keras
" hih " ucap Ehsan mulai ragu
" jangan bunuh junior saya !!" jawab Nashrul menantang mereka
" cih.. " ucap Ehsan membuang ludah nya.
...----------------...
July pun semakin yakin bahwa Nashrul ada di dalam gudang itu.. Dan July pun menyuruh petugas berwajib untuk membuka paksa gedung itu..
Tiba tiba.
Brakkk.. Akhirnya pintu gudang itu pun dibuka paksa oleh polisi.
" Angkat tangan kalian " ucap petugas polisi.
para petugas polisi itu pun menodongkan senjata kepada Ehsan dan anak buah nya.
" duarr " suara pistol itu pun terlepas dari anak buah Ehsan karena terkejut, untung nya tembakan itu pun meleset tak mengenai Nashrul
__ADS_1
Ternyata gudang itu berada di belakang stasiun.. Karena tempat nya kecil dan tak terjamah oleh orang luar .. Gudang itu tertutup rumah warga.. Malam itu juga saat pencarian Tak sengaja Masinis itu mendengar suara Nashrul dari dalam gudang tersebut .. Dia pun memanggil pihak kepolisian untuk membuka paksa gudang itu.. Akhirnya Nashrul dan Bima ditemukan selamat dalam gudang itu.