Story Love Of Machinist

Story Love Of Machinist
Chapter 85 : Bertemu sang Ayah


__ADS_3

" sini balikin topi om ya ganteng.. Ntar om beliin es krim deh " ucap Nashrul merayu supaya anak itu mengembalikan topi Nashrul.


" iya yak " ucap anak itu


" iya.. " jawab Nashrul


" jangan om kemarin habis sakit dia " ucap ibunya.


" oh abis akit ya.. Uwh sayang " ucap Nashrul dengan nada menggemaskan.


" balikin topi om nya adek " ucap sang ibu agak kesal


" nih " ucap anak itu memberikan topi yang dipegang nya


" maaciw.. " ucap Nashrul sambil tersenyum ramah dan sambil memakai topi dikepalannya .


" ganteng jugak ya. Anak mamah " ucap Sang ibu melihat Nashrul memakai topi Masinis nya.


" iya lah siapa dulu mama nya " ucap Nashrul sambil tersenyum.


" iya " jawab sang ibu.


" imut ya " ujar Nashrul mencubit pipi keponakan nya.


" iya lah mama nya juga imut " ucap sang kakak


" dih males ah " ujar Nashrul.


Nashrul dan keluarga nya pun mengobrol.. Mengobati rindu..


" pak " ucap PPKA


" naon kang? " tanya Rauff


" sini " ujar Petugas PPKA memanggil Rauff


" apa sih " tanya Rauff penasaran.


" eh udah berangkat lah.. Ngapain bae " tanya petugas PPKA itu sinis.


" eh.. Masinis nya aja lagi ngobrol sama keluarga nya tuh " jawab Rauff sambil menengok ke arah Nashrul.


" emang itu keluarga nya " tanya petugas PPKA itu.


" iya.. Ibunya dateng kesini " ujar Rauff.


" owh.. Ngomong ngomong dia anak perantauan ya? " tanya petugas PPKA


" baru tau? Kemarin kemana aja ?" tanya Rauff sinis.


" iya. Kirain emang asli orang sini " jawab petugas PPKA itu seperti tidak tahu menahu


" palamu.. Orang dia asalnya aja dari bekasi " ujar Rauff.


" owh " jawab petugas PPKA


" ye " jawab Rauff sinis.


" udah berangkat sana dimarahin atasan kamu " ucap petugas PPKA


" iye iye " jawab Rauff sinis sambil meninggalkan petugas itu.


" heh " ucap Rauff menepuk pundak July yg sedang bermain ponsel nya .


" apa " jawab July meneloh ke arah Rauff


" bilangin sana kang Nashrul.. Suruh berangkat kita " ucap Rauff


" lah lu aja sana " suruh July.


" ih.. Malu saya " ucap Rauff


" udah bilangin " ucap Rauff memaksa July.


" ih males deh.. Lu lah harusnya kamu kan kondektur kereta ini " ucap July menangkis ucapan Rauff

__ADS_1


" ih.. " ujar Rauff kesal.


" tepuk aja pundak nya " ucap July menyarankan.


" iye " jawab Rauff memaksakan diri.


Rauff pun menepuk pundak Nashrul.. Agak ragu dan malu..


" misi pak.. " ucap Rauff menepuk pundak Nashrul.


" iya " jawab Nashrul menengok ke arah belakang.


" punten... Sudah waktunya berangkat pak " ucap Rauff dengan sopan.


" owh udah .. Lah kamu kenapa malu malu gitu " ucap Nashrul ramah.


" yah kan saya gk enak sama akang.. Ganggu ngobrol keluarga " ucap Rauff.


" gak papa atuh .. Suruh si July dan kamu duluan naik.. " jawab Nashrul


" iya.. " jawab Rauff sambil meninggalkan Nashrul.


Nashrul pun berpamitan kepada keluarga nya.. Untuk berangkat dinas..


" mah.. Teh.. Nashrul berangkat dinas ya " ucap Nashrul berpamitan.


" lah mau berangkat " jawab sang ibu


" iya mah.. " jawab Nashrul


" owh yaudah biar gak telat anterin penumpang. " ucap sang kakak


" hati hati ya rull " ucap ibu


" iya mah.. " jawab Nashrul


" lagi nyetir jangan bengong " ucap sang ibu mengingat kan.


" iya.. " jawab Nashrul.


" iya.. " jawab anak itu


" lah mamah udah beli tiket kereta? " tanya Nashrul.


" udah.. Nih " jawab sang ibu menunjukkan tiket kereta nya.


" Kemana tuh..??" tanya Nashrul.


" ke bogor.. Kyanya teteh mu mesenin " jawab sang Ibu.


" bayar mahal gak? " tanya Nashrul.


" gak tapi mahal sih.. Yah mamah mau ya ketemu kamu habis itu keluar lagi " ucap sang ibu.


" klo masuk stasiun mah harus mesen tiket kereta mah " ucap Nashrul.


" iya.. " jawab sang ibu.


" mesennya bilang pke keluarga Masinis gak? " tanya Nashrul


" enggak.. " jawab kakak


" klo mesen tiket kereta.. Bilang aja keluarga Masinis ntar dimurahin.. Yh katanya sih..tapi Belum pernah coba " ujar Nashrul


" owh.. Nanti dicoba deh " ucap sang kakak


" sok atuh" jawab Nashrul.


" ke Sukabumi ngapain dah?? " tanya Nashrul..


" jalan jalan.. " jawab sang kakak


Buset dah bukan jalan jalan ke kota Bandung aja.. " ucap Nashrul.


" iya si pengen nya Sukabumi - Bandung pp " jawab sang kakak.

__ADS_1


" owh.. Klo kereta menuju Sukabumi mah nanti jam stengah delapan klo gk salah berangkat nya.. " ucap Nashrul.


" klo kamu ke mana dah ? " tanya sang ibu.


" ke daerah sekitar jawa Barat " jawab Nashrul


" owh gak pake KRL " tanya sang kakak


" gak klo aku ditugaskan kereta lokal tpi klo bawa KRL bisa sih " ucap Nashrul.


" iya iya.. " jawab sang ibu.


" dah ya mah " ucap Nashrul berpamitan.


" lah mama disini nginep apa pulang? " tanya Nashrul.


" nginep di hotel ntar rencana nya " ujar sang ibu.


" mantap tuh.. Di villa daerah Lembang sana banyak " jawab Nashrul.


" iya " jawab sang kakak.


" kali kali gini mah . Jalan jalan ke kota Bandung.. " ucap Nashrul


" iya .. " ucap sang ibu


" eh ngomong ngomong bapak ikut mah?? " tanya Nashrul menanyakan keberadaan ayah nya.


" ikut.. " jawab sang ibu.


" lah mana dah " tanya Nashrul penasaran.


" tau tadi ke kamar mandi.. " ucap sang ibu


" buset dah lama bener ke kamar mandi " ucap Nashrul mulai membuka handphone nya.


" dicariin kemana gk taunya disini " ucap sang ayah tiba-tiba muncul diantara mereka.


" yah emang dimana " tanya sang ibu.


" emang rese ni bawa aki aki di stasiun aja nyasar. Hahahaha " ucap sang kakak sambil tertawa.


" lah.. Belum tua tau bapak " ucap sang ayah sinis.


" iye " jawab sang kakak.


" mah.. Ngobrol sama siapa.. Masinis? " tanya sang ayah penasaran.


" bapak emang gak kenal " jawab sang ibu


" enggak " ucap sang ayah.


" Nashrul ini pak !! " jawab Sang ibu.


" hah Nashrul ?? " tanya sang ayah penasaran.


" iya.. " jawab sang ibu


Kaki sang Ayah gemetaran menghampiri Nashrul .. Dia pun langsung memeluk anak bungsu nya dengan erat .. Diapun menahan air matanya.


" ya Allah nak.. " ucap sang ayah tiba-tiba langsung memeluk anaknya yg bermain handphone tersebut


" bapak " ucap Nashrul melepaskan hangat nya kerinduan.


" Alhamdulillah ya Allah bertemu juga .. " ucap sang ayah memeluk erat sang anak.


" iya pak " jawab Nashrul menahan air matanya.


" bapak masa gk kenal sih sama aku.. " ucap Nashrul.


" kamu beda sekarang.. Kurusan apalagi pke seragam beginian bikin pangling " ucap sang ayah memegang pundak Nashrul.


" iya hehehe. " jawab Nashrul.


Dah y smpe sini.. Dahh..

__ADS_1


__ADS_2