
Scene dibuka dengan mereka yang telah sampai di rumah Putri.. Nashrul pun segera menelepon putri..
Handphone pun berdering di atas meja belajar nya..
" huh siapa si malem malem begini " ucap Putri sinis.. Dia pun segera mengangkat telepon tersebut
" mas Nashrul " ucap Putri senang
" halo assalamualaikum mas " ucap putri.
" wa'alaikumsalam.. Neng.. Orang tua kamu ada dirumah? " jawab Nashrul.
" ada emang kenapa mas " tanya putri keheranan.
" enggak mau ketemu aja " jawab Nashrul agak malu
" owh iya.. Bentar aku bukain gerbang dulu " ucap putri menutup telpon nya
" iya " jawab Nashrul.
Putri pun menutup telepon nya.. Dia pun bergegas turun ke lantai bawah. Dia pun bertemu orang tua nya.
" pak.. Mas Nashrul kesini " ucap Putri terburu buru menuruni tangga rumah nya.
" lah.. Dadak banget neng " jawab sang ayah.
" iya.. Katanya sih mau bertemu bapak " ujar Putri.
" owh suruh masuk aja.. " ucap sang Ayah.
" iya pak " jawab Putri.
Putri pun bergegas ke arah luar rumah.. Dia pun bertemu Nashrul didepan gerbang..
" eh mass " jawab Putri sambil membuka gerbang rumah nya.
" hai.. " sapa Nashrul
" masuk mass " ucap putri mendorong gerbang rumah nya.
" lah kamu ngapain nangkring bae.. Turun!! " gertak Nashrul kepada July menyuruh turun dari motor nya.
" iye " jawab July sinis.
Nashrul pun memasukan motor nya ke dalam rumah Putri.. Dia pun membuka helm nya..
" nih martabak buat kamu .. " ucap Nashrul sambil memberikan martabak tersebut kepada putri.
" yey.. Makasih mass " ujar Putri berterima kasih.
" iya. " jawab Nashrul sambil tersenyum
" kang.. " sapa putri kepada July.
" masuk kang " ucap Putri mempersilahkan July masuk
" eh iya makasih " ucap July.
Nashrul pun membuka sepatu nya.. Diteras rumah Putri. Tiba-tiba ayah nya Putri keluar.
" eh kalian baru nyampe " ucap sang Ayah tiba-tiba muncul didepan pintu.
" eh iya pak.. " ucap July sambil bersalaman kepada Ayah nya July.
" pak.. " sapa Nashrul yang ikut bersalaman..
" ayuk atuh masuk dulu kang " ucap Ayahnya putri mempersilahkan mereka masuk
" iya makasih.. Permisi Maaf ganggu pak " ujar Nashrul sambil memasuki rumah Putri
" gak papa masih sore kok " ucap ayahnya putri sambil tertawa.
" udah malem pak. Hehehe " ujar July..
__ADS_1
" sok atuh duduk dulu " ucap Ayahnya putri mempersilahkan mereka duduk.
" eh iya pak makasih " jawab Nashrul malu
" put bikin minum buat mereka.. " ucap sang ayah menyuruh putri membuat minuman.
" siap pak... " jawab Putri.
" duduk kang.. Maaf rumah nya berantakan " ucap ayahnya Putri mempersilahkan mereka berdua duduk
" gak papa pak " jawab July.
" eh jully apa kabar " tanya ayahnya putri menanyakan kabar
" Alhamdulillah baik pak " jawab Jully sambil tersenyum.
" kamu??" tanya ayahny putri.
" Alhamdulillah baik pak. Hehehe " jawab Nashrul gugup
" klo boleh tau ada perlu apa ya. Kamu mau ketemu saya ?!! " tanya ayahnya putri.
" eh ini pak.. Nashrul " ujar July membuka pembicaraan.
" udah ngomong jangan malu " ucap July pelan menepuk pundak Nashrul
" iya... Eh.. Jadi gini pak " ucap Nashrul gugup.
" misi " ucap Putri membawa kan minuman.
" silakan diminum mas " ucap Putri sambil tersenyum
" eh iya makasih neng " jawab Nashrul.
" makasih " ucap July
" iya.. " jawab Putri ramah.
" sok diminum dulu kang " ucap sang ayah mempersilahkan mereka berdua minum
" jadi gini pak.. Ehh... Saya ingin ngajak serius anak bapak " ucap Nashrul agak gugup
" ukhuk... " ayah nya Putri pun tersedak saat mendengar ucapan Nashrul
" eh maaf maaf pak " ucap Nashrul kaget..
" bentar.. Kamu mau serius sama anak saya??! " tanya sang ayah sambil menaruh kopi nya di meja...menatap tajam Nashrul seakan ingin menerkam nya.
" iya pak.. " jawab Nashrul gugup.
" kamu kerja apa ??!" tanya ayahnya Putri
" Masinis pak " jawab Nashrul gugup.
" gaji mu berapa ?! " tanya sang ayah tegas
" puluhan hingga ratusan juta pak " jawab Nashrul takut.
" udah berapa lama. Kerja ?! " tanya ayahnya putri keras.
" udah tiga tahun lebih pak " jawab Nashrul takut
" pangkat kamu apa ?!" tanya ayah nya putri tegas
" eh pangkat saya garis empat pak " jawab Nashrul takut bercampur gugup.
" masinis senior ?!.. " tanya sang ayah tegas.
" bisa juga pak.. " jawab Nashrul agak takut.
" umur kamu berapa ?!" tanya ayahnya Putri dengan tegas.
" 24 tahun pak " jawab Nashrul cepat
__ADS_1
" status ?!" tanya ayahnya putri tegas.
" belum kawin pak " jawab Nashrul agak terburu buru..
" oke.. Pertanyaan saya yang terakhir kenapa kamu suka dengan anak saya !! " tanya sang ayah tegas..
" saya suka karena akhlak nya pak.. Anak bapak tulus.. Bukan hanya cantik tapi baik juga akhlak nya.. Dia memang bidadari surga yang ditugaskan untuk mendampingi hidup saya " jawab Nashrul agak gugup dan takut
" mass " ucap Putri menangis bahagia mendengar percakapan Nashrul dan ayahnya
" semoga direstui ya Allah.. Mudahkan calon suami hamba melamar hamba ya Allah " ucap Putri agak terharu.
" terus ?!" ucap sang ayah tegas.
" eh.. Aku suka sama dia dan dia sepertinya suka sama saya...." ucap Nashrul agak pelan
" ngawur aja.. Anak saya tuh gak suka sama kamu.. Coba saya panggilin putri... Putri !!" ujar Sang Ayah berteriak memanggil putri.
" eh iya pak " ucap putri buru buru mengusap air mtannya.
" putri duduk !! " ucap sang Ayah menyuruh anak nya duduk
" ibumu mana.. ?" tanya sang ayah dengan tegas
" ada dibelakang.. " ucap Putri pelan dan agak menunduk
" panggil.. " ucap sang Ayah keras.
" iya pak " ucap Putri berjalan ke belakang memanggil ibunnya
" hadeuh mati aku klo gak direstui " ucap Nashrul panik..
" tenang coba bang.. " ucap July menenangkan Nashrul.
" takut gak diterima " ucap Nashrul pelan
" sabar bang... " July pun mulai panik melihat Nashrul panik..
Suasana menegangkan pun terjadi.. detak Jantung Nashrul pun mulai berdegup tak karuan. Keringat dingin pun keluar..
Tiba-tiba Ibunya Putri keluar bersama Putri dan mereka berdua pun duduk di sofa tamu.
" gimana bu.. Laki laki ini datang. Katanya mau mengajak serius anak kita? "
" hah.. Yang bener pak ?!" tanya ibunya Putri tak percaya.
" iya bu.. Gimana pendapat ibu.. " tanya ayahnya Putri tegas
" kamu berumur berapa nak ?? " tanya ibunya Putri lembut.
" 24 bu " jawab Nashrul gugup
" kerja kamu apa?.. Bentar kamu temannya putri yang Masinis itu ya ?" tanya ibu nya putri.
" iya bu " jawab Nashrul.
" kerjaan kamu udah mapan emang? " tanya sang ibu.
" udah bu. Insya Allah kepake terus " ucap Nashrul.
" kamu udah siap emang mendamping anak saya.. Membimbing anak saya ?" tanya Ibunya Putri.
" insya Allah siap bu " jawab Nashrul agak gugup.
" nikah bukan buat main main lho.. Klo serius gak papa. Nikah tuh ibadah .. Bentar orang tua mu mana??" tanya ibunya Putri
" orang tua saya jauh bu.. Di bekasi.. Maaf gak bisa hadir.. Jadi si July buat perwakilan " jawab Nashrul.
" owh.. " ucab ibunya Putri ramah .
" klo ibu.. Bapak merestui kata Nashrul secepatnya saya Lamar gitu bu pak.. " ujar July membantu pembicaraan Nashrul.
" owh.. Iya.. " ucap ayah dan ibunya putri
__ADS_1
" saya mah tergantung anak nya aja " jawab sang ibu sambil tersenyum ..
Udah ya sampai sini dulu.. See you.. Dadah