Story Love Of Machinist

Story Love Of Machinist
Chapter 91 : meminta restu keluarga Putri 2


__ADS_3

Scene dibuka dengan mereka yang telah sampai di rumah Putri.. Nashrul pun segera menelepon putri..


Handphone pun berdering di atas meja belajar nya..


" huh siapa si malem malem begini " ucap Putri sinis.. Dia pun segera mengangkat telepon tersebut


" mas Nashrul " ucap Putri senang


" halo assalamualaikum mas " ucap putri.


" wa'alaikumsalam.. Neng.. Orang tua kamu ada dirumah? " jawab Nashrul.


" ada emang kenapa mas " tanya putri keheranan.


" enggak mau ketemu aja " jawab Nashrul agak malu


" owh iya.. Bentar aku bukain gerbang dulu " ucap putri menutup telpon nya


" iya " jawab Nashrul.


Putri pun menutup telepon nya.. Dia pun bergegas turun ke lantai bawah. Dia pun bertemu orang tua nya.


" pak.. Mas Nashrul kesini " ucap Putri terburu buru menuruni tangga rumah nya.


" lah.. Dadak banget neng " jawab sang ayah.


" iya.. Katanya sih mau bertemu bapak " ujar Putri.


" owh suruh masuk aja.. " ucap sang Ayah.


" iya pak " jawab Putri.


Putri pun bergegas ke arah luar rumah.. Dia pun bertemu Nashrul didepan gerbang..


" eh mass " jawab Putri sambil membuka gerbang rumah nya.


" hai.. " sapa Nashrul


" masuk mass " ucap putri mendorong gerbang rumah nya.


" lah kamu ngapain nangkring bae.. Turun!! " gertak Nashrul kepada July menyuruh turun dari motor nya.


" iye " jawab July sinis.


Nashrul pun memasukan motor nya ke dalam rumah Putri.. Dia pun membuka helm nya..


" nih martabak buat kamu .. " ucap Nashrul sambil memberikan martabak tersebut kepada putri.


" yey.. Makasih mass " ujar Putri berterima kasih.


" iya. " jawab Nashrul sambil tersenyum


" kang.. " sapa putri kepada July.


" masuk kang " ucap Putri mempersilahkan July masuk


" eh iya makasih " ucap July.


Nashrul pun membuka sepatu nya.. Diteras rumah Putri. Tiba-tiba ayah nya Putri keluar.


" eh kalian baru nyampe " ucap sang Ayah tiba-tiba muncul didepan pintu.


" eh iya pak.. " ucap July sambil bersalaman kepada Ayah nya July.


" pak.. " sapa Nashrul yang ikut bersalaman..


" ayuk atuh masuk dulu kang " ucap Ayahnya putri mempersilahkan mereka masuk


" iya makasih.. Permisi Maaf ganggu pak " ujar Nashrul sambil memasuki rumah Putri


" gak papa masih sore kok " ucap ayahnya putri sambil tertawa.


" udah malem pak. Hehehe " ujar July..

__ADS_1


" sok atuh duduk dulu " ucap Ayahnya putri mempersilahkan mereka duduk.


" eh iya pak makasih " jawab Nashrul malu


" put bikin minum buat mereka.. " ucap sang ayah menyuruh putri membuat minuman.


" siap pak... " jawab Putri.


" duduk kang.. Maaf rumah nya berantakan " ucap ayahnya Putri mempersilahkan mereka berdua duduk


" gak papa pak " jawab July.


" eh jully apa kabar " tanya ayahnya putri menanyakan kabar


" Alhamdulillah baik pak " jawab Jully sambil tersenyum.


" kamu??" tanya ayahny putri.


" Alhamdulillah baik pak. Hehehe " jawab Nashrul gugup


" klo boleh tau ada perlu apa ya. Kamu mau ketemu saya ?!! " tanya ayahnya putri.


" eh ini pak.. Nashrul " ujar July membuka pembicaraan.


" udah ngomong jangan malu " ucap July pelan menepuk pundak Nashrul


" iya... Eh.. Jadi gini pak " ucap Nashrul gugup.


" misi " ucap Putri membawa kan minuman.


" silakan diminum mas " ucap Putri sambil tersenyum


" eh iya makasih neng " jawab Nashrul.


" makasih " ucap July


" iya.. " jawab Putri ramah.


" sok diminum dulu kang " ucap sang ayah mempersilahkan mereka berdua minum


" jadi gini pak.. Ehh... Saya ingin ngajak serius anak bapak " ucap Nashrul agak gugup


" ukhuk... " ayah nya Putri pun tersedak saat mendengar ucapan Nashrul


" eh maaf maaf pak " ucap Nashrul kaget..


" bentar.. Kamu mau serius sama anak saya??! " tanya sang ayah sambil menaruh kopi nya di meja...menatap tajam Nashrul seakan ingin menerkam nya.


" iya pak.. " jawab Nashrul gugup.


" kamu kerja apa ??!" tanya ayahnya Putri


" Masinis pak " jawab Nashrul gugup.


" gaji mu berapa ?! " tanya sang ayah tegas


" puluhan hingga ratusan juta pak " jawab Nashrul takut.


" udah berapa lama. Kerja ?! " tanya ayahnya putri keras.


" udah tiga tahun lebih pak " jawab Nashrul takut


" pangkat kamu apa ?!" tanya ayah nya putri tegas


" eh pangkat saya garis empat pak " jawab Nashrul takut bercampur gugup.


" masinis senior ?!.. " tanya sang ayah tegas.


" bisa juga pak.. " jawab Nashrul agak takut.


" umur kamu berapa ?!" tanya ayahnya Putri dengan tegas.


" 24 tahun pak " jawab Nashrul cepat

__ADS_1


" status ?!" tanya ayahnya putri tegas.


" belum kawin pak " jawab Nashrul agak terburu buru..


" oke.. Pertanyaan saya yang terakhir kenapa kamu suka dengan anak saya !! " tanya sang ayah tegas..


" saya suka karena akhlak nya pak.. Anak bapak tulus.. Bukan hanya cantik tapi baik juga akhlak nya.. Dia memang bidadari surga yang ditugaskan untuk mendampingi hidup saya " jawab Nashrul agak gugup dan takut


" mass " ucap Putri menangis bahagia mendengar percakapan Nashrul dan ayahnya


" semoga direstui ya Allah.. Mudahkan calon suami hamba melamar hamba ya Allah " ucap Putri agak terharu.


" terus ?!" ucap sang ayah tegas.


" eh.. Aku suka sama dia dan dia sepertinya suka sama saya...." ucap Nashrul agak pelan


" ngawur aja.. Anak saya tuh gak suka sama kamu.. Coba saya panggilin putri... Putri !!" ujar Sang Ayah berteriak memanggil putri.


" eh iya pak " ucap putri buru buru mengusap air mtannya.


" putri duduk !! " ucap sang Ayah menyuruh anak nya duduk


" ibumu mana.. ?" tanya sang ayah dengan tegas


" ada dibelakang.. " ucap Putri pelan dan agak menunduk


" panggil.. " ucap sang Ayah keras.


" iya pak " ucap Putri berjalan ke belakang memanggil ibunnya


" hadeuh mati aku klo gak direstui " ucap Nashrul panik..


" tenang coba bang.. " ucap July menenangkan Nashrul.


" takut gak diterima " ucap Nashrul pelan


" sabar bang... " July pun mulai panik melihat Nashrul panik..


Suasana menegangkan pun terjadi.. detak Jantung Nashrul pun mulai berdegup tak karuan. Keringat dingin pun keluar..


Tiba-tiba Ibunya Putri keluar bersama Putri dan mereka berdua pun duduk di sofa tamu.


" gimana bu.. Laki laki ini datang. Katanya mau mengajak serius anak kita? "


" hah.. Yang bener pak ?!" tanya ibunya Putri tak percaya.


" iya bu.. Gimana pendapat ibu.. " tanya ayahnya Putri tegas


" kamu berumur berapa nak ?? " tanya ibunya Putri lembut.


" 24 bu " jawab Nashrul gugup


" kerja kamu apa?.. Bentar kamu temannya putri yang Masinis itu ya ?" tanya ibu nya putri.


" iya bu " jawab Nashrul.


" kerjaan kamu udah mapan emang? " tanya sang ibu.


" udah bu. Insya Allah kepake terus " ucap Nashrul.


" kamu udah siap emang mendamping anak saya.. Membimbing anak saya ?" tanya Ibunya Putri.


" insya Allah siap bu " jawab Nashrul agak gugup.


" nikah bukan buat main main lho.. Klo serius gak papa. Nikah tuh ibadah .. Bentar orang tua mu mana??" tanya ibunya Putri


" orang tua saya jauh bu.. Di bekasi.. Maaf gak bisa hadir.. Jadi si July buat perwakilan " jawab Nashrul.


" owh.. " ucab ibunya Putri ramah .


" klo ibu.. Bapak merestui kata Nashrul secepatnya saya Lamar gitu bu pak.. " ujar July membantu pembicaraan Nashrul.


" owh.. Iya.. " ucap ayah dan ibunya putri

__ADS_1


" saya mah tergantung anak nya aja " jawab sang ibu sambil tersenyum ..


Udah ya sampai sini dulu.. See you.. Dadah


__ADS_2