Story Love Of Machinist

Story Love Of Machinist
Chapter 73 : Istirahat.


__ADS_3

" eh jull emang kenapa sih?? " tanya Nashrul penasaran.


" abang tuh abis pingsan.. " jawab July


" masa?? " tanya Nashrul tak percaya.


" gk tau udh dua jam lho.. Pada khawatir semua " jawab July.


" emang ya?? " tanya Nashrul yg masih tak percaya.


" iya org pingsan gk sadar " jawab July.


" hmm "


" kok kepala saya diperban ya ?" tanya Nashrul memegang kepala nya.


" orang tdi pingsan ngebentur lantai sampai berdarah.. " jawab July.


" masa sih " ucap Nashrul.


" udh lah nanya mulu.. yang penting abang udah sadar " jawab July sinis.


" iya.. " jawab Nashrul.


Tiba-tiba pegawai pihak atasan stasiun dateng ke ruang kesehatan .


" gimana pak sudah sadar " tanya pihak atasan sambil memasuki ruangan kesehatan tersebut.


" Alhamdulillah pak sudah " jawab Nashrul sambil bangun terduduk di tempat tidur pasien.


" bapak sekarang pulang yak istirahat .. Besok klo udah mendingan boleh dinas kembali " ucap pihak atasan sambil tersenyum.


" iya pak " jawab Nashrul.


" buat pak July.. Bapak nganterin pak Nashrul pulang abis itu Balik lagi kesini.. Ada masinis yg butuh asisten.. " ucap pihak atasan tersebut kepada July.


" owh iya pak siap " jawab July.

__ADS_1


" iya.. Besok klo masih pusing jangan dateng dlu ya pak.. " ucap pihak atasan


" siap pak " jawab Nashrul.


" pak ini mau copot impusan nya " ucap Nashrul kepada pihak atasan tersebut.


" iya nanti saya kasih tau petugas kesehatan" ucap pihak atasan.


" iya pak " jawab Nashrul.


" yaudah pak.. Istirahat klo besok udah mendingan silahkan dinas kembali " ucap pihak Atasan stasiun pergi meninggalkan ruangan tersebut.


" siap pak.. " jawab Nashrul


Setelah dari ruang kesehatan.. Nashrul dan July pun pergi menuju parkiran stasiun..


" enak lu bang disuruh pulang " ujar July sambil berjalan disamping Nashrul.


" yeh.. Tadimah kamu aja yang pingsan " jawab Nashrul sinis.


" abang kenapa sih.? Banyak fikiran ya ?" tanya July.


" pantes " jawab july sinis


" eh pak mau pulang " sapa petugas loket kereta.


" eh iya nih mbak " jawab Nashrul dengan ramah


" cepet sembuh ya pak " ucap petugas loket stasiun.


" iya makasih " jawab Nashrul melontarkan senyuman nya.


" cepet sembuh ya kang " ujar petugas keamanan stasiun.


" eh iya pak " jawab Nashrul.


" saya duluan ya " ujar Nashrul kepada para petugas tersebut.

__ADS_1


" iya pak " jawab mereka berbarengan.


" ih pak Nashrul teh kasep pisan atuh nya " ucap petugas loket stasiun sambil memandangi Nashrul.


" iya hahaha " jawab temannya tertawa


" ganteng lho " ucap petugas loket tersebut.


" angkat aku jadi istrimu pak " ucap temannya agak teriak dengan wajah manisnya


" hush.. Tak tabok nih. Gatel banget klo liat orang ganteng " ucap petugas tiket kereta itu kesal.


" tadi gek pass pingsan imut banget lho.. Bukanya panik malah terpesona " ucap temannya.


" yeh dasar " jawab petugas loket itu sinis.


" kyanya sama pihak atasan suruh pulang deh.. Abis pingsan soalnya " ucap petugas keamanan stasiun sambil melihat Nashrul berjalan ke parkiran motor.


" iya " jawab salah satu teman kerja nya.


" sampai panik saya " ujar petugas keamanan stasiun.


" iya.. Ya Allah " jawab salah satu teman kerja nya


" pak Nashrul betah jomblo ya kang " ucap salah satu temannya.


" iya betah ngejomblo.. Padahal sih ganteng kerjanya Masinis lagi " jawab petugas keamanan stasiun tersebut.


" cwek mah banyak kli yang mau tapi dia tahan " ucap petugas tersebut menimpali perkataan nya.


" iya bener tuh... " jawab salah satu teman kerja nya .


" positif thinking aja kang.. Kali blm ada jodoh. " ucap petugas tersebut.


" iya.. " jawab salah satu teman kerja nya.


Udah y sampai sini dulu

__ADS_1


Dadah..


__ADS_2