
Singkat cerita di gedung pengadilan.. Mereka pun mengajukan suara dan bersaksi di depan hakim. Akhirnya keputusan hakim tak bisa diganggu gugat. Palu pun diketuk di atas meja akhirnya Ehsan pun di jatuhi hukuman.
Setelah persidangan mereka pun bubar. Untuk kembali ke tempat masing-masing.. Banyak nya para wartawan mulai menuhi area luar gedung.. Bnyaknya yg ingin bertanya masalah dan soal kasus.
Akhirnya petugas perusahaan pun membuka suara.. Banyak media yang meliput berita itu.. Sepertinya Perbincangan hangat..
...----------------...
Setelah menghadiri sidang Nashrul dan July pun berbincang di parkiran gedung pengadilan.
" pak Laper.. " ucap July sambil mengusap perut nya.
" belum sarapan kamu ??" tanya Nashrul
" baru bangun dia pak " timpal Rizki
" Astaga. Dari rumah sakit langsung kesini " tanya Nashrul
" iya.. " jawab July
" yaudah yuk cari warung makanan " ucap Nashrul sambil tersenyum
" gak papa nih bang" ujar July
" iyah.. " jawab Nashrul
" yaudah saya ke warung makan dulu yah.. Jangan lupa riz.. Ntar ke dipo.. Mau ada acara juga " ucap Nashrul
" iya pak " jawab Rizki
Petugas medis pun siap siaga jika ada suatu hal yang tidak diinginkan menimpa bima..
Waktu acara apel siang di Dipo pun dilaksanakan siang itu.. Dan acara pelepasan dan pemecatan salah satu Masinis.. Terlihat dengan wajah sedih nya Ehsan pun menunduk saat atribut di pundak nya dilepas..
__ADS_1
Nashrul yang merasa tak tega tak bisa berbuat apa apa.. Para petugas melihat acara itu.. Banyak kamera terpasang demi mengabadikan dan meliput acara itu.
Setelah itu Ehsan pun bersalaman dan memeluk Nashrul dengan erat.. Tak terasa air mata mengalir pada mereka berdua..
" kamu yang kuat yah " ucap Nashrul sambil menangis memeluk Ehsan dengan erat.
" iya rull.. Saya minta maaf yah.. Gak bisa, menjalankan amanah " ujar Ehsan merasa bersalah.
" kamu udah menjalankan amanah dengan baik. Hanya saja kamu melakukan suatu kesalahan " ucap Nashrul menatap Ehsan sambil tersenyum
" iyah " jawab Ehsan yang ikut tersenyum
" kita kan kawan brother.. Sehat sehat yah " ucap Nashrul
" iya Rull " jawab Ehsan tersenyum.
" sabar ya pak " ucap July sambil mengusap pundak Ehsan.
" sehat dan sukses selalu ya pak " ucap Bima sambil tersenyum.
" iya bim makasih. Saya minta maaf udah nyekap kamu.. " ucap Ehsan sambil menangis
" iya pak gak papa.. ini buat pelajaran bagi bapak " ujar Bima
" iya " jawsb Ehsan
Setelah itu Ehsan bersalaman kepada para petugas yang lain..
Dengan perasaan kesal Edi pun menampar Ehsan saat bersalaman dengan nya .. Akhirnya baku hantam pun terjadi.. Polisi dan petugas yang ikut dalam acara itu mencoba melerai mereka berdua
Nashrul pun menghampiri langsung melerai mereka berdua..
" weh udahh !!" ucap Nashrul dengan tegas dan keras
__ADS_1
" dia rul yang mulai.. " ucap Ehsan kesal.. Sambil dipegangi polisi
" udah pak.. Bawa pak " ucap Nashrul menyuruh Ehsan dibawa polisi.
" lu ngapin sih Di " tanya Nashrul kesal kepada adi .
" kesel saya pak.. Seumur umur saya kerja diperusahaan ini ada orang kaya dia yang malu maluin perusahaan " ucap Edi dengan geram.
" Astagfirullah " ucap July
" udah lu tenangin diri lu bre " ujar Nashrul.
" iya nih.. " timpal July
" udah tenangin pak.. " ucap salah satu petugas yg ada disitu
" iyah.. " jawab Edi.
" udah jangan cari gara gara apa.. Banyak atasan disini.. Mau kau dipanggil ke kantor ??" ucap Nashrul
" jangan sampe apah " jawab Edi
" makanya.. Kau ini " ucap Nashrul masih terlihat geram..
...----------------...
" jadi ganggu kesehatan mental nya pak " tanya salah satu petugas yang sedang mengobrol dengan salah satu polisi
" iya pak " jawab polisi itu
" biarin deh tinggal masukin ke rumah sakit Jiwa " ucap petugas itu merasa tidak peduli
" iya.." jawab polisi
__ADS_1