Story Love Of Machinist

Story Love Of Machinist
Chapter 135 : Menceritakan Kedengkian.


__ADS_3

Flashback ON


Tiba-tiba putri pun terjatuh.. Dia pun menangis.. Di bawah guyuran hujan deras yang turun malam itu..dari kejauhan Nashrul pun melihat Putri bersimpuh di tengah jalan, dia pun berlari.. Menghampiri putri.. Di bawah guyuran hujan..


" Mass " ucap Putri sambil menangis


" put kamu gak papa ?!" tanya Nashrul.


" gak papa mass " jawab Putri.


" ayuk bangun... Ngapain kamu disini.. " ucap Nashrul.


" mass.. Mass gak papa kan!?" tanya Putri khawatir.


" mass gak papa. Udah ayuk. " jawab Nashrul membantu putri untuk berdiri.


" mass. Aku gak mau kehilangan mass " ucap Putri sambil menangis dihadapan Nashrul


" apa nya si.. " tanya Nashrul keheranan sambil mengusap air mata Putri.


Flashback OFF


Jedgeeer...


Petir pun menyambar.. Seketika Putri bangun dari haluannya.. Dia pun bergegas untuk pulang karena sebentar lagi turun Hujan.. Sesampainya di stasiun Nashrul pun bersiap siap untuk pulang hujan membuat nya terhenti di stasiun.. Tiba-tiba salah satu rekannya mengajak untuk ngopi di salah satu cafe di dalam stasiun.


" yah hujan yak.. Hadeh " ucap Nashrul sambil menengok ke arah luar.


" iya pak.. Mending kita ngopi dulu aja pak " ajak salah satu temannya.


" yuk dah.. " jawab Nashrul.


...----------------...


" besok kita ke stasiun ini " tanya Rauff sambil menunjuk kertas laporan dan rute tersebut.


" iya pak.. " jawab petugas PPKA itu.

__ADS_1


" yaudah berarti besok rute nya itu.. " ucap Rauff sambil mengangguk mengerti.


" iyah " jawab PPKA itu sambil tersenyum.


"eh pak.. Kyanya minum kopi enak nih ya hujan - hujan " celetuk July yang tiba tiba ada di belakang mereka


" iya.. Hehehe " jawab petugas PPKA.


" yaudah.. Yuk pak " ajak July.


" iya.. " jawab mereka secara bersamaan.


Mereka bertiga pun berjalan menuju salah satu kafe di stasiun. Akhirnya mereka pun bertemu dengan Nashrul yang berbincang bincang santai di kafe itu.


'' pak.. '' sapa July


'' hei.. Sini sini.. '' Nashrul pun mengajak mereka untuk duduk di mejanya.


'' iyah.. '' jawab Rauff


Akhirnya mereka bertiga pun duduk di meja tempat Nashrul berada..


'' pak Ehsan kemana yak. Kok gak kelihatan akhir2 ini.. '' tanya Nashrul mencari keberadaan teman nya.


'' ada sih pak.. Bapak memang nya tidak tahu..'' jawab Masinis itu.


'' loh kenapa?? '' tanya Nashrul penasaran.


'' dia tuh iri sama bapak.. Apalagi kan bapak sekarang beh.. Kesayangan banget kepala stasiun sma atasan lainnya karena kerja bapak bagus.. '' jawab Masinis itu.


'' padahal saya melakukan apa yang jadi kewajiban saya lho?! '' ujar Nashrul keheranan.


'' justru itu dia agak iri '' jawab Masinis itu


'' lah kita sama sama melakukan hal yang sama.. '' ucap Nashrul .


'' entah lah.. '' jawab Masinis tersebut.

__ADS_1


'' hmmm.. Kamu tahu dari mana '' tanya Nashrul.


'' si Bima ngomong ke saya .. Saya kan teman baiknya.. katanya teh suka ngeluh mulu.. Kya ( knapa sih dia mulu yang disayangi.. Gw kapan! ) .. Gitu " jawab masinis itu.


" padahal dia kerja nya baik lho.. " ujar Nashrul keheranan.


" iya.. Mungkin kriteria nya gak masuk.." jawab Masinis itu.


" namanya pekerjaan tuh ada aja yang iri ya jull " ucap Rauff


" gitulah manusia.. Wajar aja " jawab July.


" ya semoga aja dia gak berniat mencelakakan bapak . Soalnya berapa kali dia bilang gak seneng mulu.. Dan berniat untuk menyingkirkan nya.. Tapi sama bima ditahan tahan gitu " ucap Masinis itu.


" lah ko??!.. Bima aja gak bilang ke saya.. " ujar Nashrul.


" dia tuh takut sma bapak.. Apalagi bapak kan dikenal tegas disini.. " jawab masinis itu.


" iya juga sih.. " ucap Nashrul.


" ya kami agak khawatir klo bapak kenapa-napa " kata Masinis itu .


" hmm.. Tapi semua belum pada tahu.. " tanya Nashrul.


" belum kyanya.. Ini aja bima cerita ke saya diem diem.. Katanya sih gak boleh ada yang tau kecuali bapak, Saya, dia dan pak ehsan " jawab Masinis itu.


" tapi saya denger loh.. " jawab petugas PPKA agak sinis.


" eh maaf wkwkw.. Tolong rahasiakan aja pak " ucap Masinis itu agak panik.


" saya sih percaya tidak percaya.. Ini bener gak ceritanya.. Ntar bohong lagi.. Fitnah " ucap petugas PPKA


" saya sumpah pak.. Gak percaya tanya Bima aja langsung yang asisten nya itu.. " jawab Masinis itu dengan serius.


" yaudah besok saya tanyain ya.. " ucap Nashrul.


" Silahkan atuh tanyain " jawab Masinis itu.

__ADS_1


__ADS_2