Story Love Of Machinist

Story Love Of Machinist
Chapter 51 : Dibawah Guyuran Hujan.


__ADS_3

Malam itu setelah dari rumah Putri, Nashrul pun pulang ke kost annya.. Tiba tiba turun hujan. Nashrul pun buru buru memasukkan motor nya ke dalam parkiran kost.


" huh.. Basah lagi " ( ucap Nashrul melepas helm nya )


" tapi gak papa lah.. Untung pakai jaket klo gak bisa basah " ( ucap Nashrul )


" sampai juga.. Mau tidur ah.. Hujan hujan gini enak banget santai.. Apa lagi tidur beh mantep dah " ( ujar Nashrul sambil membayangkan dirinya bersantai )


" eh mas Nashrul " ( sapa shasya yg membawa payung )


" eh sya.. Lah kamu ngapain kesini?? " ( ucap Nashrul )


" owh mau ngambil skripsi aku.. Hehehe ketinggalan di motor " ( jawab shasya sambil membuka jok motor nya )


" owh.. " ( jawab Nashrul )


" lah mass dari mana.. Baru pulang kayak nya?" ( tanya shasya )


" dikata pulang dinas gk pakai seragam Masinis" ( ucap shasya agak mencurigai Nashrul )


" owh dari rumah calon istri ya.. Hahahaha " ( ujar shasya mengingat ucapan putri sambil tertawa )


" eh iya hahahaha.. Abis dari rumah calon mertua hahaha " ( jawab Nashrul sambil tertawa )


" kamu mah bisa aja.. " ( ujar Nashrul )


" ya bisa lah.. Hehehe " ( jawab shasya )


" kapan mas mau lamar. Ntar keburu sama orang lho.. " ( ucap shasya )


" eh.. Entah kapanya sya.. Mass sibuk.. kerja terus. " ( jawab Nashrul sambil tersenyum )


" iya dah buat modal nikah. Hahahaha " ( ujar shasya sambil tertawa )


" iya. Hahahaha " ( ucap Nashrul ikut tertawa )

__ADS_1


Mereka berdua pun mengobrol sebentar diparkiran kost.


" hujannya deres banget ya. "( ucap Nashrul sambil melihat ke arah luar )


" iya mass.! Udah ya saya duluan ke kamar.. " ( ujar shasya yg selesai mengambil tugas skripsinya )


" iya.. Hati hati licin.. " ( ucap Nashrul )


" iya Mass " ( jawab shasya memakai payungnya )


" ah kekamar lah.. " ( ucap Nashrul mulai berjalan ke arah kamar nya )


Nashrul pun berjalan ke kamarnya. Langkah demi langkah melewati anak tangga. Lorong tangga dan kost yg agak gelap. Membuat Nashrul agak takut .


" tumben ini gelap.. Apa mati lampu nya ya? "( ucap Nashrul )


" biasanya gak segelap ini " ( gumam Nashrul dalam hati )


Dengan suara hujan dan tiupan angin yg dingin membuat Nashrul agk mengigil disertai rasa was was dan takut..


" ya Allah kok serem amat ya.. Mana pintu kamar nutup semua lagi " ( ucap Nashrul melewati kamar demi kamar dengan perasaan takut )


" eh kang baru pulang.. " ( ucap Rizki menyapa Nashrul sambil memasukan sampahnya ke tempat sampah )


" siapa itu yang bilang " ( ucap Nashrul terdiam terpaku dengan perasaan takut )


" kang !! " ( sapa Rizki agak keras )


" jangan nengok.. " ( ucap Nashrul agak takut )


" ah gak denger kali.. " ( ucap Rizki sambil menutup pintu kamar nya dengan keras membuat Nashrul kaget. )


Bruk...


" Astagfirullah " ( ucap Nashrul menengok ke arah belakang )

__ADS_1


" lah gk ada siapa siapa..?? " ( ucap Nashrul agk merinding ketakutan )


Nashrul pun mempercepat langkah menuju kamarnya.. Dia pun cepat cepat membuka pintu dan menutup nya kembali, dan langsung mengunci pintu kamar ..


" fyuh.. Alhamdulillah... " ( ucap Nashrul lega )


" tadi apa ya.. " ( tanya Nashrul dalam hati )


" mungkin kucing kali ah.. " ( ucap Nashrul untuk berfikiran positif )


" masa kucing?? Kok tadi manggil? " ( tanya Nashrul agak takut )


" ah biarin aja yg penting gak menganggu " ( ucap Nashrul mencoba menghilangkan rasa takut nya )


Nashrul pun melepas jaket dan kemeja nya.. Dia pun langsung merebahkan dirinya di sofa sambil menyalakan TV..


" hmm kok laper ya malem malem.. " ( gumam Nashrul dalam hati )


" keknya ada roti deh dikulkas.. " ( ucap Nashrul sambil beranjak dari sofa )


Tak terasa waktu pun mulai larut malam.. Dia pun memutuskan untuk tidur..


" besok dinas lagi.. " ( ucap Nashrul merapihkan tempat tidur nya dan merapihkan seragam dinas nya )


" gak papa yg penting bahagia bisa jalan jalan ngendarain kereta hahaha. " ( ucap Nashrul sambil tersenyum )


Setelah membereskan tempat tidur nya. Dia pun merebahkan diri di kasur.. Suasana tenang dan sejuk mulai terasa malam itu. Suara guyuran hujan terdengar dia atap bangunan.. Membasahi dedaunan dan pepohonan.. Siapa saja yg merasakan nya akan terasa tenang..


" ya Allah.. Alhamdulillah makasih banget.. Mimpi ku yg ku inginkan dari dulu dikabulkan. Bisa bahagiakan orang tua.. Mengangkat derajat keluarga.. Alhamdulillah banget " ( ucap Nashrul sambil menatap langit langit kamar nya )


" mah.. Pah.. Makasih doa dan dukungan nya ya.. Anakmu sekarang sudah membahagiakan dirimu.. " ( ucap Nashrul agak terharu )


" dah lah tidur.. " ( gumam Nashrul dalam hati )


Tak lama ia pun tertidur.. Di malam sunyi dan penuh ketenangan itu.. Dibawah guyuran hujan yg sungguh menenangkan..

__ADS_1


Dah ya sampai sini dulu


Dadah..


__ADS_2