Story Love Of Machinist

Story Love Of Machinist
Chapter 89


__ADS_3

Tak terasa hari pun kembali berganti.. Seperti biasa Nashrul yg bersiap untuk berangkat dinas.. Dengan perasaan senang.. Dia pun melajukan motornya menuju stasiun.. Setelah sampai distasiun dia pun bergegas untuk masuk kedalam nya dengan perasaan senang .


" ngapa sih bang? " tanya july keheranan melihat tingkah Nashrul.


" lah kgak. Hahahaha " jawab Nashrul sambil menaiki kereta.


" yeh.. " jawab july sinis.


" ngapa sih tu orang kyaknya girang banget " tanya Rauff setelah melihat Nashrul yg kegirangan.


" lah au.. " jawab July


" heh yuk naik " ajak Nashrul dari jendela ruang lokomotif.


" iya " jawab july


" saya naik dulu ya kang.. " ucap July kepada Rauff.


" yap " jawab Rauff kembali naik ke gerbong kereta .


July pun bergegas naik kereta.. Dia pun menaiki ruang lokomotif.


" ngapa si bang? " tanya July penasaran


" hahaha " Nashrul pun tertawa.


" ihh.. Udah ketawa duluan.. " jawab july sinis


" eh aku direstuin lho serius sama putri " jawab Nashrul senang


" yg bener bang " tanya July tak percaya


" iya " jawab Nashrul mantab


" wihhh.. Kapan akad nya bang " tanya July

__ADS_1


" heh.. Lamar dulu.. Baru akad " jawab Nashrul


" ya seterah deh.. Tapi yah klo langsung akad juga gak papa " ujar July


" iya si " jawab Nashrul


" jadi kapan bang acara lamarannya " tanya July


" hmm.. Saya belum ke rumah putri sih. Buat mastiin " ucap Nashrul


" yah coba.. Diskusikan aja sama pihak mempelai nya " Jawab july


" iya " ucap Nashrul.


" keenakan ngobrol.. Udah sana gih minta izin berangkat " ujar Nashrul menyuruh July


" iye .. yah berarti turun lagi " jawab July dengan rasa malas.


" iye dah sana.. Nyamperin si Rauff kek. " jawab Nashrul


" ettt.. Kebiasaan kamu waktu udah mepet begini gek " ucap Nashrul sinis.


" yeelah bang " jawab July lesu.


" wess.. Seterah deh sana " ujar Nashrul


" tapi inget jam ya" ucap Nashrul mengingatkan


" sip deh " jawab July mantap.


" bagus.. Nanti kan dia liat jam stasiun yg besar tuh. Hahahaha " ujar Nashrul sambil tertawa.


" liat gek nanti nanti gek terkejut " ucap Nashrul agak tertawa.


Setelah dapat izin berangkat dari petugas PPKA. July pun berniat untuk mampir ke kafe stasiun itu.. Tak sengaja dia pun melihat jam stasiun.. Menunjukan pukul 07.00 pagi..

__ADS_1


" Astagfirullah jam tujuh? " ucap July terkejut setelah melihat jam stasiun tersebut.


Dia pun bergegas menaiki kereta.. Dengan terburu buru. Setelah menaiki ruang lokomotif dia pun bertemu Nashrul yang sedang bermain ponsel nya.


" kenapa kamu? " tanya Nashrul agak tertawa.


" enggak " jawab July terengah engah.


" gak jadi ngopi? " tanya Nashrul


" enggak deh udh mepet waktu nya " jawab July.


" iya kan.. Dibilangin susah si. Hahahaha " jawab Nashrul sembari tertawa.


" ya.. Untung belum pesan kopi " ujar July duduk di kursi nya.


" dasar. Hahahaha " ujar Nashrul yang masih tertawa.


" nih bang surat - surat nya " ucap July memberikan surat perjalanan.


" nah gitu donk.. Kamu kan anak baik " jawab Nashrul sambil mengambil surat yang diberikan July.


" hilih.. Blm ngopi lagi saya " ujar July sinis.


" lagian bukanya ngopi dirumah " ucap Nashrul.


" biasa gak enak sama mertua " jawab July


" yaelah. Hahahaha " ujar Nashrul sambil tertawa..


" udah yuk berangkat " ucap Nashrul sembari merapihkan surat surat tersebut.


" yuk deh " jawab July .


Mereka pun berangkat dari stasiun tersebut..

__ADS_1


__ADS_2