
" kemana lagi ni anak astaga.. " ucap Nashrul bolak balik melihat jam di tangan nya
" kepada penumpang yang terhormat.. Kereta menuju Bandung - Solo akan berangkat sebentar lagi "
" astaga.. " ucap Nashrul agak panik.
" kemana si tuh anak.. Surat izin berangkat nya ada disini lagi.. Gk nongol batang hidung nya dua duanya lagi " ucap Raufff kesal
" lah pak nyari siapa sih gak tenang kya gitu.. " tanya petugas PPKA.
" ini pak.. Masinis sma asisten nya ilang gak berbekas " jawab Rauff
" busettt dah.. Belum dateng kli pak.. " ujar petugas itu.
" tau dah.. " jawab Rauff yg celingak celinguk seperti orang linglung..
" awas ya jull kena biarin.. Geram nya aku.. Hissss" ucap Nashrul mulai mengepalkan tangan nya.
" hadeh telat gak ya.. " ucap Nashrul mulai gak tenang.
July pun berlari memasuki stasiun.. Dia pun agak tergesa gesa..
" nah tuh anak.. " ucap Nashrul yg melihat July berlari di belakang nya
" dah.. Makasih ya herr kopi nya " ucap Nashrul mulai beranjak dari tempat duduk nya.
" iya sama sama pak.. " jawab Herry yg sibuk melayani pembeli.
" eh lupa bayar saya " ucap Nashrul
" baru mau ditanyain pak. Hahahaha " jawab Herry yg mulai tertawa.
" jadi berapa herr " tanya Nashrul sambut membuka dompet nya
" 20 k aja pak " jawab Herry.
" itu sekalian teh nya si bima " tanya Nashrul
__ADS_1
" iya pak " jawab Herry.
" owh iya.. Makasih ya " ujar Nashrul sambil memberikan selembar uang..
" sama sama pak " jawab Herry sambil mengambil uang yg diberikan Nashrul.
Setelah itu. Nashrul pun agak berlari menuju ruang lokomotif. Sesampainya disana Nashrul pun berdiri diam di belakang July dengan wajah marah.
" nah tuh dia.. Kemana aje lu bang " tanya Rauff
" kesiangan biasa " jawab July dengan santai di merasa Nashrul belum datang.
" owh " jawab Rauff.
" ups.. Saya pemisi ya kang " ucap Rauff yg melihat Nashrul marah di belakang nya.
" ya.. " jawab July yg tidak mengerti kenapa Rauff pergi tiba-tiba.
" kok tiba tiba kya gk enak perasaan ku ya " ucap July sambil memegang leher nya.
" jull" ujar Nashrul pelan dari belakang
" tau ini jam berapa.. " ujar Nashrul agak kesal.
" eh jam 7 lewat lima.. " jawab July yang mulai ketakutan.
" aku sudah nunggu kamu dari jam setengah 6 " ujar Nashrul geram
" eh.. " jawab July yg mulai ketakutan.
" pasti kamu nonton bola ya.. " ucap Nashrul sambil memasang wajah seram ny.
" eh... Ehhh.. " july pun berjalan agak mundur.
" jully.. " ucap Nashrul mulai memarahi asisten nya..
Scene pun berpindah di tempat Bima.. Saat dia berdiri di samping kereta dia pun bertemu dengan Melly sahabat nya..
__ADS_1
" hai mell " sapa Bima.
" hai " jawab Melly sambil tersenyum.
" mau kemana kamu " tanya Bima.
" biasa ke daerah Bogor " jawab Melly.
" owh.. " ucap Bima.
" eh.. Ngomong ngomong.. Nashrul gimana kabarnya " tanya Melly
" owh pak Nashrul.. Dia baik baik aja atuh " jawab Bima.
" syukur lah " ucap Melly
" tapi dia katanya mau melamar seorang Wanita " ujar Bima melanjutkan bicara nya.
" APA ..!!!!!?" ucap Melly tak percaya.. Dia pun mulai agak marah..
" eh.. " jawab bima agak takut
" kau bilang dia mau ngelamar seorang wanita " tanya Melly geram
" ye-e-sss " jawab Bima terbata bata
" orang mana? " tanya Melly..
" s-s-sini asli " jawab Bima
" Bandung.?! " ucap Melly
" iya.. " jawab Bima yg masih ketakutan melihat wajah Melly
" kau bilangin dia.. Aku mau ketemu nanti malam sama dia " ujar Melly .
". Iyaa.. " jawab Bima
__ADS_1
Melly pun meninggalkan bima dengan perasaan kesal.. Dan sakit hati bahwa pujaan hatinya ingin melamar dengan seorang..