Story Love Of Machinist

Story Love Of Machinist
Chapter 97 : Terlambat. 2


__ADS_3

" kemana lagi ni anak astaga.. " ucap Nashrul bolak balik melihat jam di tangan nya


" kepada penumpang yang terhormat.. Kereta menuju Bandung - Solo akan berangkat sebentar lagi "


" astaga.. " ucap Nashrul agak panik.


" kemana si tuh anak.. Surat izin berangkat nya ada disini lagi.. Gk nongol batang hidung nya dua duanya lagi " ucap Raufff kesal


" lah pak nyari siapa sih gak tenang kya gitu.. " tanya petugas PPKA.


" ini pak.. Masinis sma asisten nya ilang gak berbekas " jawab Rauff


" busettt dah.. Belum dateng kli pak.. " ujar petugas itu.


" tau dah.. " jawab Rauff yg celingak celinguk seperti orang linglung..


" awas ya jull kena biarin.. Geram nya aku.. Hissss" ucap Nashrul mulai mengepalkan tangan nya.


" hadeh telat gak ya.. " ucap Nashrul mulai gak tenang.


July pun berlari memasuki stasiun.. Dia pun agak tergesa gesa..


" nah tuh anak.. " ucap Nashrul yg melihat July berlari di belakang nya


" dah.. Makasih ya herr kopi nya " ucap Nashrul mulai beranjak dari tempat duduk nya.


" iya sama sama pak.. " jawab Herry yg sibuk melayani pembeli.


" eh lupa bayar saya " ucap Nashrul


" baru mau ditanyain pak. Hahahaha " jawab Herry yg mulai tertawa.


" jadi berapa herr " tanya Nashrul sambut membuka dompet nya


" 20 k aja pak " jawab Herry.


" itu sekalian teh nya si bima " tanya Nashrul

__ADS_1


" iya pak " jawab Herry.


" owh iya.. Makasih ya " ujar Nashrul sambil memberikan selembar uang..


" sama sama pak " jawab Herry sambil mengambil uang yg diberikan Nashrul.


Setelah itu. Nashrul pun agak berlari menuju ruang lokomotif. Sesampainya disana Nashrul pun berdiri diam di belakang July dengan wajah marah.


" nah tuh dia.. Kemana aje lu bang " tanya Rauff


" kesiangan biasa " jawab July dengan santai di merasa Nashrul belum datang.


" owh " jawab Rauff.


" ups.. Saya pemisi ya kang " ucap Rauff yg melihat Nashrul marah di belakang nya.


" ya.. " jawab July yg tidak mengerti kenapa Rauff pergi tiba-tiba.


" kok tiba tiba kya gk enak perasaan ku ya " ucap July sambil memegang leher nya.


" jull" ujar Nashrul pelan dari belakang


" tau ini jam berapa.. " ujar Nashrul agak kesal.


" eh jam 7 lewat lima.. " jawab July yang mulai ketakutan.


" aku sudah nunggu kamu dari jam setengah 6 " ujar Nashrul geram


" eh.. " jawab July yg mulai ketakutan.


" pasti kamu nonton bola ya.. " ucap Nashrul sambil memasang wajah seram ny.


" eh... Ehhh.. " july pun berjalan agak mundur.


" jully.. " ucap Nashrul mulai memarahi asisten nya..


Scene pun berpindah di tempat Bima.. Saat dia berdiri di samping kereta dia pun bertemu dengan Melly sahabat nya..

__ADS_1


" hai mell " sapa Bima.


" hai " jawab Melly sambil tersenyum.


" mau kemana kamu " tanya Bima.


" biasa ke daerah Bogor " jawab Melly.


" owh.. " ucap Bima.


" eh.. Ngomong ngomong.. Nashrul gimana kabarnya " tanya Melly


" owh pak Nashrul.. Dia baik baik aja atuh " jawab Bima.


" syukur lah " ucap Melly


" tapi dia katanya mau melamar seorang Wanita " ujar Bima melanjutkan bicara nya.


" APA ..!!!!!?" ucap Melly tak percaya.. Dia pun mulai agak marah..


" eh.. " jawab bima agak takut


" kau bilang dia mau ngelamar seorang wanita " tanya Melly geram


" ye-e-sss " jawab Bima terbata bata


" orang mana? " tanya Melly..


" s-s-sini asli " jawab Bima


" Bandung.?! " ucap Melly


" iya.. " jawab Bima yg masih ketakutan melihat wajah Melly


" kau bilangin dia.. Aku mau ketemu nanti malam sama dia " ujar Melly .


". Iyaa.. " jawab Bima

__ADS_1


Melly pun meninggalkan bima dengan perasaan kesal.. Dan sakit hati bahwa pujaan hatinya ingin melamar dengan seorang..


__ADS_2