Story Love Of Machinist

Story Love Of Machinist
Chapter 136 : Menanyakan Keadaan


__ADS_3

" kaya gini mengundang konspirasi.. Hahahaha " ucap petugas PPKA sambil tertawa


" iyah si hahahaha " jawab July yang ikut tertawa.


" ya semoga aja gak bener2 mencelakakan bapak.. " ucap Masinis itu serius dan menaruh dagu nya di kedua tangannya.


" hmm " ujar Nashrul sambil memikirkan apa yang dikatakan Masinis itu.


" kalian gak mesen kopi.. Dengerin saya cerita bae " tanya Masinis itu kepada mereka bertiga.


" eh iya lupa " jawab July.


" mass " ucap July sambil memanggil pelayan kafe itu.


Mereka bertiga pun memesan minuman..


Nashrul pun sempat berfikir.. Apakah ada orang yang mau mencelakakan dirinya.. Dia merasa seperti tidak wajar


" masa iya temen sendri di celakakan ??" tanya Nashrul dalam hati..


Mereka berlima pun mengobrol sambil menikmati kopi dengan santai dan akrab nya.. Meng'akhiri pekerjaan dengan segelas kopi..


July pun sedikit mengkhawatirkan Nashrul.. Tpi dia mencoba menghiraukannya.. Dan terus mencoba berfikiran positif..


...----------------...


Putri yang sedang melihat ke jendela kamar nya.. Malam itu hujan turun dengan deras nya.. Dia pun membaca buku novel yang ada dimeja belajar nya.. Niat untuk memastikan kabar Nashrul pun ditunda.


" mungkin Mass Nashrul capek malam ini.. Nelpon nya besok pagi aja "


Tak berhenti henti.. Putri pun tetap khawatir dengan keadaan Nashrul.. Apa yang Melly bilang kepadanya tadi membuat nya tidak tenang.. Dia pun mencoba menelepon Nashrul malam itu juga.. Dengan harapan telpon nya diangkat.


Treett.. Treettt..


Telepon Nashrul pun bergetar di atas meja..


" pak ada yang nelpon tuh " ucap salah satu Masinis yang duduk disamping Nashrul.


" hmm.. Siapa sih malem malem " tanya Nashrul sambil mengambil hp nya di atas meja.


Nashrul pun mengangkat telepon Putri..


" halo Assalamualaikum " ucap Nashrul


" wa'alaikumsalam mass. " jawab Putri.


" ada apa put kok malem malem nelfon ?" tanya Nashrul.


" enggak papa sih.. " jawab Putri.


" kangen ya sma mass " ucap Nashrul meledek Putri

__ADS_1


" ih apaan si andaa " jawab Putri dengan sinis


" yeh seterah kau lah tu.. " ucap Nashrul ikut sinis


" eh sebentar yak " ujar Nashrul sambil beranjak dari tempat duduk nya.


" iya pak.. " jawab Masinis yang duduk disamping Nashrul.


Nashrul pun beranjak dari tempat duduk nya menuju luar kafe.


" ada apa put?? " tanya Nashrul.


" enggak mau mastiin kabar mass aja " jawab Putri.


" owh. Mass baik-baik aja Alhamdulillah.. " ujar Nashrul.


" Alhamdulillah atuh.. " jawab Putri merasa tenang..


" mass masih di stasiun.. Belum pulang memang nya " tanya Putri.


" ya belum atuh.. Disini teh hujan deras banget " jawab Nashrul.


" iya sama sih.. " jawab Putri sambil menatap ke arah jendela


" iya " ucap Nashrul.


" tapi mass gak merasakan sakit atau apa bulan kemarin.. " tanya Putri


" hmm.. " gumam Putri sambil berfikir.


" iya.. Mungkin kecapean.. " ucap Nashrul.


" iya sih.. " jawab Putri.


Putri pun berfikiran.. Bulan kemarin juga dia pingsan..


" apa jangan jangan santet itu yah.. Tapi gak kena... Hmmm " ucap Putri dalam hati.


" kenapa memang nya put ??" tanya Nashrul keheranan.


" enggak hehe " jawab Putri mengalihkan suasana.


" owh iya.. Besok malam mass ke rumah kamu yak.. " ucap Nashrul.


" iya mass. " jawab Putri.


" yaudah mass mau ngobrol dulu. Gak enak ditunggu temen soalnya.." ucap Nashrul seperti terburu buru mematikan telpon nya.


" awas aja klo tergoda sma pramugari kereta yang cantik tu " ucap Putri sinis.


" ya gak bakal lah hahaha " jawab Nashrul sambil tertawa.

__ADS_1


" klo aku tergoda dah dari dulu aku gak mengenal kamu.. " ucap Nashrul.


" iya juga sih.. Tapi ada aja laki laki mata keranjang.. " jawab Putri..


" ada.. Tapi itu bukan mass.. Mass mah setia ya gak ya ??!" tanya Nashrul sambil menaikkan alis nya.


" iya " jawab Putri


" yaudah met istirahat cantik.. " ucap Nashrul.


" iya.. Mass juga " jawab Putri sambil tersenyum.


" dah " ucap Nashrul sambil menutup telpon nya.


" dah mass " jawab Putri.


Nashrul pun menutup telpon nya dan menghampiri teman teman nya yang sedang mengobrol di kafe itu..


" siapa pak tdi ?" tanya Masinis itu.


" biasa.. " jawab Nashrul.


" cie ayang nya.. " celetuk July.


" ya gitulah.. Kangen hahaha " jawab Nashrul sambil tertawa.


" makanya jangan ngilang mulu " ujar July.


" siapa pula yang ngilang. " jawab Nashrul sinis


" kapan nih nikah pak. Saya liat bapak dah makin tua aja.. " celetuk Masinis yang duduk disamping Nashrul.


" enak aja.. Umur saya masih 25 tau.. " ucap Nashrul menangkis ucapan tersebut


" halah halah.. Bohong " jawab Masinis tersebut.


" seterah si mau percaya atau engga " ucap Nashrul merasa tidak peduli.. Dia pun meninum kopi nya.


" katanya mau lamaran2 tapi kapan pak..??" tanya petugas PPKA


" yah makannya besok mau kerumah ortu nya dia buat mastiin.. " jawab Nashrul ragu..


" owh.. Iyah iyah. " jawab petugas PPKA tersebut.


" ntar klo lamaran undang undang lah.. " ucap Masinis itu.


" ntar aja ngundang nya pas nikahan.. " jawab Nashrul.


" wajib itu mah kang.. " ujar Rauff.


" iya " jawab Nashrul.

__ADS_1


.


__ADS_2