Story Love Of Machinist

Story Love Of Machinist
Chapter 49 : Rindu Kehangatan Keluarga..


__ADS_3

Setelah putri & shasya pulang, Nashrul pun memutuskan untuk istirahat.. Badannya pada pegal..


" ya Allah cuma ke Malang kok pada pegel ya.. "


Dia pun merebahkan diri di sofa tamu dan dia pun tertidur... Tak terasa waktu pun semakin siang.. Diapun terbangun jam 02:00 siang. Dia lupa belum menunaikan shalat zuhur.


" jam berapa nih " ( ucap Nashrul membuka matanya )


" jam dua... Hah. Pantes gw belum sholat Zuhur.. " ( ucap Nashrul memandang jam dinding )


" sholat ah.. " ( ujar Nashrul beranjak dari sofa untuk menunaikan sholat zuhur )


Setelah sholat zuhur dia pun membuka jendela kamarnya dan rebahan di kasur nya.. Karena gak ada kerjaan iseng iseng dia pun menelepon Ibu nya ..


" Assalamualaikum mah " (ucap Nashrul )


" wa'alaikumsalam.. Ada apa rull?? " ( jawab sang ibu )


" enggak mah.. Pengen nelfon aja kangen.. Hehe " ( ucap Nashrul )


" owh.. " ( jawab ibu )


" bukannya kamu lagi dinas ya??. Fokus sama jalanan ntar nabrak lagi .. Mobil mah mending bisa direm ini mah kereta " ( ucap sang ibu )


" ya enggak donk mah. Hehehe, gak lagi dinas hari ini. Abis pulang nganterin penumpang dari Malang " ( jawab Nashrul )


" jauh banget " ( ujar sang ibu )


" iya mah.. " ( jawab Nashrul )


" udah makan belum mamah " ( tanya Nashrul )


" udah lah " ( jawab sang ibu )


" masak apa hari ini dirumah mah?? " ( tanya Nashrul )


" masak biasa lah ayam disambal. Sama sayur sop.. " ( jawab ibu )


" wih enak banget mah... " ( ujar Nashrul )


" iya.. Sini makan " ( ucap sang ibu )


Degh......


Tiba tiba Nashrul pun terdiam dan teringat masa kecil nya yg masih tinggal bersama keluarga kecil nya....


Flashback ON..


" mamah masak apa hari ini? " ( ucap Nashrul pulang bermain )


" liat ge noh di lemari " ( ucap sang ibu )


" udah makan rull " ( tanya nenek kepada Nashrul )


" belum hehehe " ( jawab Nashrul sambil tertawa )


" lu mah jangan makan.. Main aja sana, ntar ge lapar nyendok sendiri " ( ucap ibu )


" hehehe.. Makan dulu mah ah.. " ( ucap Nashrul sambil berjalan ke arah dapur )


" yaudah sana " ( jawab Ibu )


" enak banget mah masakan nya " ( ucap Nashrul sambil melahap makanannya )


" iya lah masakan mama gitu lo " ( ucap ibu )


" ye teteh yang buat itu " ( ucap kakak membalas ucapan ibu )


" apa apaan.. Enakan buatan mama " ( ucap Nashrul membela )


" tapi lu suka kan masakan gw " ( jawab kakak nada agak sombong )


" hehehe iya.. " ( ujar Nashrul )


Flashback OFF..


" ya Allah ku kangen masakan mamah.. Izinkan ku bertemu sama dia ya Allah aku kangen sekali.. " ( ucap Nashrul dalam hati sambil menahan air matanya )


Tiba tiba ingatan itu seperti hilang ketika sang ibu menanyakan kabar anaknya yang di luar kota..


" kamu gimana kabarnya.. " ( tanya ibu )


" Alhamdulillah sehat mah.. " ( jawab Nashrul )


" mamah sama keluarga gimana kabarnya?? "( ucap Nashrul )


" Alhamdulillah sehat " ( jawab sang ibu sambil tersenyum )

__ADS_1


" Alhamdulillah atuh nya.. " ( ucap Nashrul )


" ponakan aku mana mah?? Dia gak main ke rumah?? " ( tanya Nashrul menanyakan keponakan nya )


" enggak. Main dia.. " ( jawab sang ibu )


" owh. " ( ujar Nashrul )


" mah.. teteh rumah nya daerah mana sih?? Perumahan mana? " ( tanya Nashrul menanyakan rumah kakak nya )


" daerah bogor sana.. " ( jawab sang ibu )


" jauh banget dapetnya tuh bocah " ( ucap Nashrul )


" iya.. Emang dia gk nelfon kamu " ( tanya ibu )


" ya enggak mah.. Sibuk kali dia " ( jawab Nashrul )


" berarti mamah sendirian dirumah, bapak dimana mah...?? " ( tanya Nashrul menanyakan keberadaan ayah nya )


" iya.. Bapak mu noh lagi ngobrol sama tetangga " ( ucap sang ibu )


" panggilin mah coba aku mau ngomong. Hehehe " ( ucap Nashrul )


" bentar ya.. " ( jawab sang ibu )


" iya,.. " ( ujar Nashrul )


Sang ibu memanggil bapak yg sedang mengobrol sama tetangga.


" Pak.. Pak.." ( panggil ibu )


" apa si mah?? " ( tanya bapak penasaran )


" tuh si nashrul mau ngomong sama bapak.. " ( jawab ibu )


" mana mah.. " ( tanya bapak )


" tuh di telpon.. " ( jawab ibu )


" halo... Kapten gimana kabarnya.. " ( sapa bapak )


" eh bapak.. Hehehe.. Alhamdulillah baik kapten" ( jawab Nashrul )


" gimana kerja nya lancar?? " ( tanya bapak )


" syukur lah.. " ( jawab bapak sembari tersenyum )


" berarti berdua dua bae dirumah ya pak .. " ( ucap Nashrul )


" iya...Bapak mau kerja gak dibolehkan sama mama kamu.. " ( jawab bapak )


" lagian bapak kan udah tua. Masih mau kerja di pabrik.. Hehehe.. Inget umur pak.. Biar Nashrul aja yg kerja buat menghidupi keluarga.. Kemarin kan uang nya udah Nashrul di transfer ?? Udah diambil pak.. " ( ujar Nashrul )


" udah.. Udah.. " ( jawab bapak )


" yo wess rak usah kerjo yo pak.. " ( ucap Nashrul )


" iso boso jowo dari mana koe?? Hahahaha " ( tanya bapak tertawa )


" hehehe.. Gak dari mana mana " ( jawab Nashrul )


" bukannya daerah sunda disana " ( tanya bapak kepada anak nya )


" ya iyalah pak kan Bandung. Hehehe " ( jawab Nashrul )


" pak hehehe.. Kangen lho ke bekasi lagi " ( ucap Nashrul )


" emang kamu gk bisa libur apa sehari atau dua hari " ( ujar bapak )


" ya.. Gak bisa libur lah pak.. Masinis mah sibuk terus " ( jawab Nashrul )


" iya.. Lebaran aja gak libur " ( ujar Nashrul )


" iya hehehe... " ( jawab bapak )


" coba dulu kamu masuk pertanian rull. Pasti bapak bisa lihat kamu setiap hari.. " ( ucap sang ayah agak mengeluh )


" hehehe.. " ( jawab Nashrul )


Tiba-tiba Nashrul pun agak terdiam.. Karena dia memilih keinginan nya sendiri daripada keinginan orang tua nya..


" maaf ya pak.. Nashrul juga kangen sama bapak, mamah, sama teteh juga.. Ya ini emang jalan yang Nashrul pilih pak, maaf gak ngikutin ucapan bapak sama mamah " ( ucap Nashrul dengan nada bersalah )


" gak papa kok nak.. Bapak aja udah seneng kok kamu jadi Masinis.. Di Bekasi mah langka yg kerja begituan " ( ucap sang ayah )


" iya.. " ( jawab Nashrul sambil tersenyum haru )

__ADS_1


" harus nya kamu bersyukur bisa bahagiakan bapak dan mamah " ( ucap bapak )


" iya makasih pak, mah.. Udah sekolahin Nashrul sampai bisa jadi Masinis kya gini. Nashrul bahagia plus bangga punya orang tua kya bapak mamah ini. " ( ucap Nashrul menahan tangis nya )


" walau dulu sering ngelawan. Marah marah. Thrus suka Ngebantah juga Maaf ya pak. Mah... " ( ujar Nashrul mulai terharu )


" itu mah gak masalah buat Mamah, bapak yg penting kamu udah bahagiakan kami.. Kamu Udah menanggung keuangan keluarga.. Semoga sukses selalu ya.. " ( ucap sang ibu )


" Aamiin mah. " ( jawab Nashrul )


" mamah kangen sama kamu.. " ( ucap sang ibu )


" sama mah aku juga kangen lho.. Sayang Nashrul sibuk terus mah.. " ( ucap Nashrul agak bersalah )


" cepet pulang kerumah ya.. " ( ucap sang ibu )


" Aamiin.. Insya Allah ya mahh " ( jawab Nashrul sambil tersenyum )


" iya.. Iya.. " ( ujar sang ibu )


" mah.. Aku boleh gak. Hehehe " ( tanya Nashrul malu malu )


" boleh apa?? " ( tanya ibu penasaran )


" hehe.. Aku suka sama, seseorang..tapi Jangan marah ya mah " ( ucap Nashrul agak takut )


" gak papa kok.. Temen temen seumuran kamu udah pada nikah semua lho.. Tau gak si Tomi.. Itu. Dia udah jadi pilot.. Udah nikah dia.. " ( ucap sang ibu )


" masa mah.. Wah udah lama gk ketemu tomi.. Hehehe.. ngomong ngomong dapet orang mana dia, mah?? " ( tanya Nashrul )


" orang Bandung katanya .. " ( jawab sang ibu )


" eh... Kok dia nikah gak ngundang ngundang Nashrul sih, mah.. " ( ucap Nashrul )


" ngundang tau.. Mama bilang Nashrul lagi diluar kota " ( jawab sang ibu )


" kok gak ngechat Nashrul ya.." ( ucap Nashrul )


" entahlah... " ( jawab ibu )


" kamu lagi suka sama siapa emang?? " ( tanya ibu )


" hehe kan udah aku kirimin fotonya kemarin. " ( ucap Nashrul malu malu kucing )


" eh iya.. Mamah lupa.. " ( jawab ibu )


" kamu mau serius sama dia?? " ( tanya ibu )


" hehehe.. Niat nya sih itu mah.. " ( ucap Nashrul )


" dia orangnya kyaknya baik... " ( ujar sang ibu )


" iya.. Mah.. " ( jawab Nashrul )


" kamu udah bilang sama orang tua nya klo kamu mau ngajak dia serius.. " ( tanya ibu )


" belum si mah.. Insya Allah nanti malam " ( ujar Nashrul )


" gak papa kamu serius sama orang.. Mama merestui kok " ( ucap sang ibu )


" klo bapak mah?? " ( tanya Nashrul )


" kyaknya merestui deh " ( jawab ibu )


" Alhamdulillah.. Makasih mah " ( ujar Nashrul )


" jadilah imam yg bertanggung jawab ya. Baik sama calon mertua kamu... " ( ucap sang ibu )


" insya Allah mah.. " ( jawab Nashrul )


" dah ya mamah belum gosok.. Pakaian numpuk.. " ( ucap sang ibu )


" iya mah.. Makasih " ( ujar Nashrul )


" dah ya Assalamu’alaikum " ( ucap sang ibu )


" Wa'alaikumsalam " ( jawab Nashrul )


Nashrul pun mematikan handphone nya dan duduk dimeja kerja nya, menatap ke luar jendela..


" ya Allah jadi kangen suasana kota Bekasi.. " ( ucap Nashrul dalam hati )


" hmm.. Gak papa seenggak nya udah bahagiakan orang tua.. " ( ujar Nashrul )


" mau ngerawat tanaman ah .. Kangen udah lama gak ngerawat tanaman.. " ( gumam Nashrul dalam hati melihat tanaman palsu dimeja nya )


" dulu kenapa gw suka banget sama tanaman ya.. Hehe" ( ucap Nashrul )

__ADS_1


" jadi kangen " ( ujar Nashrul )


__ADS_2