
Pagi harinya aku bangun telat, ku raba tempat tidurku kosong aku langsung membuka mata ku dan ku lihat tidak ada yuni disamping ku lagi. ku cari ke balkon tetap tidak ada, ku cari ke kamar mandi tidak ada. ku lihat baju dan tas nya juga tidak ada lagi dikamar hotel, aku langsung mencari hp ku ternyata lowbet. aku langsung mencas hp ku sambil menunggu terisi daya baterai hp aku bergegas kekamar mandi untuk membersihkan diri.
"kamu kemana nie? gumamku pelan dibawah shower."
selesai mandi aku langsung bersiap siap mau keluar, ku cek hp ku sudah ada 50% daya baterai nya dan ku aktifkan. langsung banyak masuk notifikasi salah satunya dari yuni.
"sayang aku dikantor ya, jam 17.00wib jemput ya" pesan dari yuni. aku membaca nya langsung tersenyum "oke sayang, jangan telat makan disana, Love you balas ku"
aku mulai membuka wa ada pesan dari wahyu, "Sibuk lu Nyet?"
"Gak balas ku"
dia langsung menelepon ku "ada apa? ucap ku"
"gimana sudah baikkan? tanya wahyu"
"Ck, kenapa kepo amat ucap ku"
"tadi pagi Vina nelpon, ucapnya dan aku langsung sadar soal semalam tapi aku berusaha untuk pura pura tidak tau "kenapa, apa katanya jawab ku"
"dia nanyain lae dimana dan aku jawab lae lagi tugas luar kota balasnya"
"kalau dia nanyak lagi tentang yuni dan aku bilang saja tidak tau ya lae jangan sampai dia tahu nomor yuni dan keberadaan ku sekarang ini. karena cuma lae yang tau tentang kami selain teman kita yang ada di sini." balas ku
"oke, dia makin cantik kan tanya wahyu sambil ketawa. Jadi dia masih yuni yang dulu kan lae.? tanya wahyu lagi."
"iya lae benar, makasih ya lae ucap ku dengan senyuman bahagia mengingat kejadian malam tadi.
"ok lae, lanjut kerja dulu Ucap wahyu" dan langsung memutuskan telpon nya tanpa menunggu balasan dari ku.
"kampret wahyu main matiin aja ucap ku kesal"
aku langsung keluar kamar menuju restoran dibawah untuk makan dan aku ingin ke tempat kerja yuni karena aku akan menunggu nya disana
sore hari nya banyak karyawan keluar pulang kerja. aku menelpon yuni ternyata dia sedang bersiap siap mau pulang aku langsung mengarahkan taksi yang sudah ku pesan ke depan kantor yuni, aku langsung melihat ke arah kantor yuni mencari nya dan dia keluar bareng teman nya dan ku melihat ada seorang pria langsung memeluk pundak nya pria itu mengatakan bahwa nanti dia akan menjemput nya tapi yuni menolak nya.
aku kesal dan geram melihat semua nya jujur aku tidak suka. mungkin rasa sayang ku yang besar membuat ku menjadi posesive terhadap yuni. aku langsung membuka pintu taksi dan keluar melihatnya dan dia berjalan cepat ke arah ku dan langsung memeluk ku dan semua orang melihat ke arah kami , aku langsung mencium kening yuni dan aku menyuruh yuni masuk dan sebelum aku masuk, aku sempatkan menatap dengan tajam ke arah pria yang memeluk pundaknya tadi dengan tajam baru aku masuk kedalam dan kami menuju kos nya sebentar mengambil pakaian nya dan langsung menuju pusat perbelanjaan yaitu Nagoya Mall untuk belanja.
selesai berbelanja kami menuju restoran salah satu yang ada di mall tersebut untuk makan malam.
"sayang aku tidak suka kamu terlalu dekat dengan pria lain apa lagi pria tadi ucap ku" sambil menulis menu makanan kami.
__ADS_1
yuni langsung melihat ke arah ku dan tersenyum "i love you never forget that ucap nya sambil memegang tangan ku dengan erat".
"oh sayang, aku makin mencintai mu sambil mencium punggung tangan nya."
"kamu tau will, cinta ku sudah lama dan tidak pernah berubah semenjak di gedung baru itu ucap nya"
"aku tau itu balas ku" sambil tersenyum dan aku langsung memanggil pelayan restoran menyerahkan menu yang kami pesan.
"jadi tadi kalian mau kemana tanya ku"
"kami biasanya nongki di cafe yang di simpang cara sayang jawab nya, hanya nongki saja tidak lebih lanjutnya".
"aku percaya itu ucap ku dengan yakin".
aku yakin nie, karena masalah mu dulu dan gosip tentang mu saja salah, kenapa masalah sepele ini saja aku langsung curiga gumam ku dalam hati.
makanan kami sudah disediakan di meja kami makan dengan tenang sambil berbicara santai mengenai pekerjaan karena aku tidak mau mengungkit masalah dia yang dulu karena aku akan menanyakan itu nanti ketika kami di hotel.
"oia kamu masih jumpa sama Vina tanya nya" aku langsung meng hentikan makan ku dan melihat wajah nya dengan datar. " apa ada yang salah sayang? lanjutnya kembali sambil melihat ku penuh penasaran.
"tidak ada yang salah sayang, kamu masih berteman dengan nya? tanya ku"
"berapa lama kamu jadian sama dia tanya yuni sambil menikmati makanan nya tanpa melihat ke arah ku".
"sayang kita lagi makan, ujar ku"
"oke singkat dan tepat jawaban nya". aku melihat nya penuh curiga apa dia tau hubungan kami? apa dia hanya mau aku jujur pada nya itu lah yang ada di benak ku".
"nanti kita bicarakan semua di hotel ya sayang, bujuk ku" sambil memegang tangan nya. dia hanya tersenyum kepada ku dan melanjutkan makan nya.
selesai makan kami masih pergi ke bioskop menonton karena dia ingin menghabiskan waktu bersama ku selama masih di sini tanpa mau membahas masalah yang tidak penting.
kami akhirnya tiba di hotel menuju kamar, sampai di kamar yuni langsung menuju kamar mandi "aku mandi ya sayang ucap ku" dan aku langsung mengikutinya dan dia langsung berhenti "kenapa ikut tanya yuni lagi, aku mau mandi sama jawab ku sambil memeluk nya dari belakang sambil berjalan ke arah kamar mandi.
"Will kamu curang teriaknya", aku hanya terkekeh sebab dikamar mandi aku membujuk nya untuk menggosok semua badan nya dan tubuh polosnya yang harum membuat aset ku naik dan kami melakukan ritual selama 2 jam sampai aku puas. "sayang kita sama sama menikmatinya itu bukan curang nama nya balas ku sambil mengering kan rambutnya dengan handuk kecil yang disediakan di hotel.
aku langsung mengambil kemeja ku dan langsung menyuruh yuni memakai nya, aku suka dia memakai kemeja ku dan terlihat seksi tanpa penutup bukit dan hanya memakai penutup aset Biji pink.
"Oh Sayang sambil memeluk you'r seksi honey ucap ku". dia hanya tertawa renyah sambil mengkedipkan sebelah matanya.
__ADS_1
"sayang tunggu bentar hp ku, ada yang nelpon ucap yuni" yang ingin melepaskan pelukan ku.
aku melepaskan nya dan bergegas memakai baju ku sambil melihat ke arah yuni yang sambil berbicara dan tersenyum pada ku.
"ya,"
"terus"
"Oh"
selang berberapa menit dia diam
singkat dan padat hanya itu saja yang keluar dari bibirnya dan raut wajah nya berubah seketika menjadi dingin dan datar. aku merasa bakalan terjadi perang dunia ke tiga dan aku berjalan ingin menghampiri nya tapi dia menyuruh ku berhenti dengan isyarat tangan nya di majukan nya kedepan.
"oke, tunggu aku datang aku sudah siap semua nya" hanya itu lah kata kata terpanjang dari 15 menit dia berbicara entah dengan siapa aku tidak tau. dan dia berjalan ke arah ku dan memeluk ku dengan erat.
"hei kenapa tanya ku"
"aku mau begini jangan bergerak ucap nya".
aku menghembuskan nafas ku "Hemm peluklah jika itu bisa mengurangi beban mu ucap ku".
kamu tau ku bicara dengan siapa tanya yuni"
"siapa balas ku sambil mengelus pundak nya"
"Vina"
Deg
aku langsung terkejut, dan aku belum sempat menjelaskan pada yuni tapi Vina selangkah lebih maju dari ku gumam ku dalam hati.
"apa katanya sayang tanya ku dengan penasaran sambil menatap manik matanya"
yuni diam sambil menatap mata ku dengan sendu, dan dia mendekatkan wajah nya sampai bibir kami bersentuhan dan dia langsung mencium bibir ku dan meng eksplor lidah nya kedalam rongga mulut ku, 2 menit aku hanya diam tidak membalas dan akhirnya aku membalas ciuman nya dengan lembut penuh cinta.
"Willi, Percayalah pada ku dan aku pun begitu ujar yuni dengan suara yang pelan."
Hallo readers..
Jangan lupa Vote, komen dan like ya
__ADS_1
Sarange ❣️😘😍