
hari ini hari terakhir bagi Nahendra di negara asia tenggara besok mereka semua akan berangkat ke L.A kembali kerutinitas seperti biasanya martin yang begitu semangat untuk kembali ke negaranya tapi tidak bagi nahendra perasaannya bercampur aduk dan tak menentu semenjak keponakannya meneleponnya dia bahkan terlihat lesu dan murung. willi menantunya melihat mertuanya tidak ceria seperti biasanya merasa kuatir dan heran.
"dady are you oke"
"ya" balas nahendra dengan wajahnya yang lesu
"jika ada masalah cerita sama ku" ucap willi sambil memegang tangan nahendra.
"nak apa kau bisa berjanji pada ku satu hal" tanya nahendra dengan memandang manik mata willi dengan lekat.
__ADS_1
sementara martin yang ingin menjumpai kakak iparnya diurungkannya karena dia ingin mendengar percakapan kakak iparnya dengan menantunya itu.
"aku akan berjanji sampai aku mati dad"
"emang ada masalah apa dad" tanya willi lagi yang saat ini sudah duduk dihadapan nahendra.
"aku punya keponakan, namanya mike niels dulu sewaktu yuni baru lahir dia sangat bahagia kehadiran adiknya itu. tapi ayahnya biang masalah disini yaitu adik kandung ku sendiri dia terobsesi oleh harta warisan orangtua kami padahal aku sudah berjanji kepadanya akan menyerahkan perusahaan itu untuk selepas aku pulang dari proyek terbaru ku diperusahaan istriku taapiii....
"tapiii aku tidak tau kenapa dia berubah, menjadi rakus dan tamak bahkan menjadi manusia kejam ia rela mengirim orang untuk membunuh istri dan putri ku tapi ayah hiro yang merupakan bodyguard kepercayaan ku mengetahuinya dan menyuruh istri ku dan istrinya begitu juga hiro dan pengasuh yuni pergi jauh, dulu mereka akan pergi belanda tapi di tengah jalan mobil ayah hiro beserta istrinya di tembak dan mereka meninggal dunia sementara hiro berada dimobil istriku saat itu semua penjaga meninggal dunia dan mobil yang ditumpangi istriku melaju kebandara dan kejadian penembakan itu terjadi lagi. istri ku meninggal dunia karena tertembak dikepala yuni dan pengasuh sempat melarikan diri dan memesan tiket ke indonesia sementara hiro berlari ke cafe yang ada didalam bandara, dia bersembunyi dan aku menemukannya dirumah sakit dia mengalami syok berat satu tahun dia baru sembuh dan menangis menceritakan semuanya kepada ku. aku terlambat datang nak untuk melindungi keluargaku" ucap nahendra sambil menangis, willi langsung memeluk mertuanya dengan erat. "dont worry dad, everything will be oke " ucap willi sambil mengelus pundak mertuanya.
__ADS_1
"mike menunggu kedatanganku, dia mengatakan pada ku nyawa harus dibayar dengan nyawa. berjanjilah jika dia datang kepadaku jangan membunuhnya apapun yang terjadi nantinya dan jangan katakan ini kepada uncle yuni martin aku tidak ingin mengotori tangannya akan masalah keluarga ku" ucap nahendra
"dad bagi ku itu bukan solusi bagaimana jika kita omongkan ini secara baik-baik saja, aku yakin mike akan mengerti dan bisa ikhlas dengan semuanya yang telah terjadi dad." balas willi dengan memohon kepada mertuanya
"dia hanya menginginkanku, dia tidak akan bisa mencelakai kakaknya yuni, karena aku lah yang membunuh ayahnya dan istrinya meninggal karena sakit jantung karena masalah ini jadi aku paham bagaimana sakitnya dia rasakan usia masih 7 tahun dia harus kehilangan semuanya sementara yuni masih ada aku itu pun masih terhitung jari aku bersamanya." ucap nahendra dengan dada nya sedikit sesak dan sakit dia rasakan. dia masih tidak ingin berpisah dengan putrinya dan cucunya tapi jika takdir sudah ditentukan oleh Tuhan dia tidak bisa menghindarinya.
"aku akan bahagia jika aku mati ditangannya" ucap nahendra dengan sisa bulir air matanya yang membasahi pipinya.
martin yang mendengar semua ucapan kakak iparnya di balik pintu hanya diam, air matanya pun mengalir dengan deras dan dadanya terasa sakit dan amat sakit. dia tidak bisa melihat keponakannya menderita dan sakit akan kehilangan dan dia juga tidak rela jika kakak iparnya dibunuh oleh keponakannya sendiri apalagi mike sudah mengatakannya bahwa dia akan membunuh nahendra secara terang-terangan.
__ADS_1
"aku harus menjumpai mike untuk meluruskan semuanya" ucap martin dalam hati.
Jangan Lupa Like Komen Vote dan Favorit