STORY MENTENG VII MEDAN

STORY MENTENG VII MEDAN
Kota Batam


__ADS_3

KRIIIIIIIIIIIIIIIIING.............. Alarm Jam weaker berdering membuat sang pemilik Alarm terbangun tergesa – gesa karena keteledorannya selalu mengabaikan Alarm nya yang berbunyi, yah yuni dengan secepat kilat mandi dan bersiap – siap kekantor nya karena 10 menit lagi dia mau telat sementara dari kos’annya ke kantor jaraknya kurang lebih 6 menit jika angkutan umum cepat datang, yah begitulah hidupnya selalu tergesa – gesa jika malam hari nya dia ke club bareng temanya dan paginya jika kekantor selalu terlambat . (namanya juga anak muda ya, hehe ).


“tunggguuuuuuu, teriak yuni pada security yang ingin menutup pagar kantor tempatnya bekerja.


Dengan nafas yang ngos ngosan “huuuuufff telat 5 menit sambil menatap pinger didepannya ... “dipotong deh gaji eike’’ gumam yuni dengan nafas yang masih tersenggal senggal akibat dia berlari kencang karena jarak berhenti angkutan umum kelokasi PT jaraknya 500 meter. Sambil mengatur nafas yuni sambil melirik security yang dari tadi menatapnya sambil tersenyum.

__ADS_1


“tadi Malam lagi Cantik ya?? makanya telat Neng??... teriak Security Pak Jhon sambil menunjukan senyum dan tawa pelannya yang masih terdengar sehingga memperlihatkan giginya yang putih bersih . (arti cantik itu kalau di Geng Yuni artinya baru Mabuk)


“ ssuutsss....Hehe.... balas Yuni sambil menunjukkan jari telunjuk kebibirnya tanda isyarat menyuruh diam sambil tertawa pelan dan berjalan menuju Ofice ruangannya bekerja,. Sementara dibenaknya sudah was was karena SPV nya bakal merepet karena dia Telat lagi.


‘Ehhmmm,.. Balas PSV dan sambil berjalan ke meja tempat yuni berada, “Nanti jam makan siang jumpai saya kata SPV sambil berjalan keluar ruangan tanpa menunggu jawaban dari yuni, sementara yang disuruh hanya diam membisu sankin panik dan takutnya dengan wajah begoknya dia melirik ke arah leader”nya dan leadernnya hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah yuni. Begitulah kerja di KOTA BATAM Waktu adalah Uang, sangat susah mencari pekerjaan disana tapi yuni sangat beruntung bisa diterima kerja disana dengan posisi yang diinginkannya Sebagai Store Officer

__ADS_1


. Di ruangan office hanya ada suara ketikan dari keyboard dan suara printer selain itu semua serius pada pekerjaan masing – masing. Tepat jam makan siang semua pada berhenti bekerja, merentang kan tangan dan jari jari yang kebas kebanyakan mengetik surat jalan orderan dan memasukan Stok Produksi ke data hasil produksi dengan menggunakan sistem SAP. Perusahaan ini bergerak dibidang Molding Plastik untuk pembuatan Body Strika yang akan di Ekspor ke luar negeri. Dan saat itu juga yuni dengan jalan cepat menuju ruangan istirahat supervisor yang biasa digunakan spv tersebut saat beristirahat.


Perlahan yuni mengatur pernafasannya dan menstabilkan detak jantungnya akibat rasa takutnya dan kelelahannya akibat jalan terlalu cepat. “ tok tok tok... permisi pak sambil menunggu jabawan dari dalam yuni bahkan beberapa kali menghembuskan nafasnya berkali kali untuk menetralkan kondisi jantungnya yang berdetak cepat , “ masukkk... balas spv dengan suara beratnya..


Sambil berjalan dengan pelan dengan wajah sedikit pucat dan gugup efek dari lapar dan takutnya yuni menghampiri SPVnya,.. “ada apa pak, bapak menyuruh saya kemari??? Tanya yuni Dengan suara yang lembut dan tersenyum khasnya sambil mengelus tangannya untuk mengurasi rasa groginya dan takutnya agar nampak santai dan tenang di depan SPV.

__ADS_1


__ADS_2