
"permisi saya mau bertemu dengan Narendra Niels, saya Jack William dari Perusahaan JW Crop New York." ucap paman willi kepada resepsionis.
"Apa bapak sudah punya janji sebelumnya"? tanya salah satu pegawai resepsionis.
"Sudah" Jawab Willi tegas dan uncle jack yang melihat ke arah manik mata willi seakan paham apa yang dimaksud oleh willi. "ya kami sudah berjanji." ucap paman willi dan membenarkan perkataan willi.
Bertepatan saat itu juga paman yuni keluar dari lift, "Jack" gumam nya pelan sambil melangkah ke arah mereka untuk memastikan siapa yang sedang bersama jack.
"Jack," Ucap Martin paman yuni
Willi dan Uncle Jack langsung menoleh ke arah sumber suara tersebut.
"Martin,.Hi sudah lama kita tidak bertemu" ucap Uncle Jack sambil memeluk Martin. dan Martin pun melihat Willi yang sedang berdiri dibelakang Jack menatapnya dengan tajam. paman yuni tau itu Willi kekasih yuni tapi saat ini paman yuni pura-pura tidak tau.
"oh kenalkan ponakan saya, Willi Maxiwilliam. dia campuran Negara Indonesia" ucap Jack
Willi melangkah ke depan mendekati paman yuni, dan mengulurkan tangannya memperkenalkan dirinya.
"Willi Maxiwilliam Panggabean" ucap Willi tegas.
__ADS_1
"Ck, Saya suka Dengan Nama mu" ucap paman yuni sambil tersenyum menyeringai. dan membuat jack penasaran dan willi pun bingung.
Willi selalu memandang paman yuni, dia mengingatnya sekarang. ternyata di depannya orang yang sudah membawa yuni dan mengaku pamannya.
"Ah yaa ngapain kalian kemari?" tanya Martin
"bisa kita keluar sebentar? ku lihat ada cafe di sebrang sana, kita ngobrol disana". ajak Jack dan paman yuni hanya anggukan kepalanya tapi sebelum mereka berangkat paman yuni menelepon seseorang untuk menjaga ayah yuni yang sedang berada di ruangannya.
"ada apa, langsung saja" tanya martin sambil melipat tangannya ke dadanya.
"begini keponakanku Willi, punya kekasih.... omongan pamannya terhenti karena willi langsung memotong pembicaraan pamannya.
"Waaaw kau punya nyali yang besar anak muda" jawab martin yang tak kalah tajamnya membalas pandangan willi.
"atas dasar apa kau mengatakan yuni mu ada bersama ku" lanjut martin.
"Ckk... tidak usah bertele-tele, jawab saja dimana yuni ku!!! Ucap Willi dengan intonasi yang agak keras.
"saya tidak mengenal yang kamu maksud" ucap martin sambil meminum kopinya untuk mengalihkan pandangannya agar tidak ketahuan bohong nya.
__ADS_1
"Kamu paman yuni kan? kamu yang ngurus perpindahan yuni, tapi kalian tidak menunggu ku datang. kalian memisahkan kami, sekarang ku mohon dimana yuni dan aku kemari untuk menjumpainya" Ucap willi dengan nada yang lumayan pelan tapi masih bisa didengar.
paman yuni hanya memandang willi dan mengusap wajahnya dengan kasar, kebohongannya ternyata sudah terbongkar. padahal dia mau mengerjai Willi kekasih ponakan kesayangannya itu.
"Maaf.... martin menunduk
yuni tidak ada" jawaban yang ambigu yang dilontarkan oleh Martin membuat Willi bangkit berteriak dan emosi.
"Aku tak suka cara bercanda mu Tuan..!! teriak Willi dengan kencang dengan wajah yang memerah akibat menahan emosi yang sudah bergejolak ingin meluapkannya tapi tidak bisa karena di cegah oleh Pamannya.
"martin, katakan sejujurnya" ucap jack memandang martin dengan tajam.
"ini kartu undangan, aku ingin membagikan dengan relasi ku tadinya, tapi karna kau teman ku dan kau pria pembangkang datanglah ke acara peresmian hotel Ku Sabtu minggu depan." ucap martin sambil bangkit berdiri ingin meninggalkan willi dan pamannya.
"Tuan kau belum menjawab pertanyaan ku" tanya willi sambil menahan tangan paman yuni.
"Datanglah minggu depan kau akan tau jawabannya, pulanglah" ucap martin sambil melepaskan pegangan willi yang saat ini berdiri mematung setelah mendengar jawabannya.
Hallo reader jangan lupa LIKE KOMEN VOTE DAB FAVORIT YA ❣️❣️ ~COUPLE B~
__ADS_1