
Saat ini diruangan keluarga di mansion nahendra tengah berkumpul satu keluarga tapi keadaannya sangat berbeda tak ada suara satu pun hanya suara isak tangis yuni yang masih terdengar, mike dilema antara memilih berkumpul bersama kembali atau membalaskan dendamnya. dia termenung tatapannya yang kosong dan didalam manik matanya banyak menyimpan kerinduan dan kesedihan. setelah kematian ayahnya dia pergi jauh dari nahendra untuk menghilangkan rasa sakit hatinya dan amarahnya. tapi setiap kali dia melihat pamannya amarah akan kembali tapi begitu dia hidup berjauhan dia sangat merindukan sosok yang begitu menyayanginya melebihi kedua orangtuanya. mike bangkit berdiri dan menghampiri nahendra yang masih berdiri dengan tongkatnya, dia merangkul pundah pamannya dan menuntunnya kedalam kamar, martin datang untuk menghalanginya tapi nahendra memberi isyarat agar membiarkan mereka berdua kedalam kamar.
mereka masuk kedalam kamar, mike melepaskan jas yang dipakai pamannya dan mike merebahkan nahendra dan menarik selimut. dia menggemgam tangan erat dan menarik nafas yang dalam dan menghembuskannya. martin saat ini sedang berdiri didepan pintu kamar kakak iparnya dengan sebuah senjata ditangannya karena dia tidak mau terjadi apa-apa dengan kakaknya, dia membuka sedikit pintu kamar nahendra dan dari sana dia dapat melihat mike sedang berjongkok disisi tempat tidur nahendra sambil mencium tangan nahendra, dan nahendra sendiri sedang menangis. "apa si brengsek itu menangis" gumam martin dalam hati.
"paman...., aku merindukanmu tapi amarahku terlalu besar paman, pukul aku paman agar aku sadar, aku sadar kedua orangtua ku salah dan hanya kau selalu disisiku paman. kau selalu mengatakan pada ku untuk tetap menjadi pria yang baik meski kita dilahirkan oleh darah yang tidak baik, aku membencinya paman sangat membencinya karena dia aku kehilangan kasih sayang mu karena dia aku menjauhi mu, karena dia kau jauh dari putri mu yang sangat kau harapkan kehadirannya dari dulu. itu semua ku ingat paman kebaikan bibi dan kebaikan mu" ucap mike yang menangisi keadaan dan mengutuk keadaan ini.
nahendra mengelus kepala mike dengan lembut, dan menghapus air mata yang membasahi pipinya.
"paman selalu menyayangimu son, dan menjaga mu meski kita tidak tinggal bersama. paman selalu menjaga mu dari jauh meski kau membenciku." ucap nahendra
__ADS_1
"kemarilah" ucap nahendra lagi sambil merentangkan kedua tangannya
mike memandang kearah nahendra dan dia bangkit berdiri dan memeluknya kepelukannya sambil menangis kencang. mike kembali keusianya masih 5 tahun dia akan menangis kencang karena merindukan pamannya dan hal itu membuat ayahnya murka, dan ayahnya tidak sadar bahwa ayahnya yang selalu sibuk bekerja dan ibunya sibuk dengan sosialmedianya dan mengabaikan anak mereka mike. mike selalu dititipkan ke ibu yuni atau bibinya dan disana dia merasakan kasih sayang orangtua dari paman dan bibinya bukan dari orangtuanya.
"i miss you so much uncle" lirih mike
"me too son" nahendra memeluk erat keponakannya yang sudah lama berpisah dengannya.
"tidurlah disampingku, banyak yang ingin ku ceritakan kepada mu sebelum aku mati nantinya" ucap nahendra
__ADS_1
"uncle aku tidak mau kehilangan orang yang kusayangi lagi, jujur tujuanku kemari ingin membunuhmu tapi sebelum aku sampai kemansion ini dokter Julio menelepon ku dan memberitahu kepada ku tentang penyakit mu, aku terpukul uncle dan aku pikir sangat sakit kehilangan ayah dan ibu ku tapi mendengar penyakit dan sisa umurmu dada ku terasa perih dan lebih sakit yang ku rasakan, diperjalanan aku menjadi pria yang cengeng sambil membayangkan kau pergi selamanya sebelum bertemu dengan ku. karena itu aku nekat kemansion ini berjumpa dengan mu dan melihat keadaanmu." ucap mike panjang lebar dan nahendra melihat ponakannya bercerita panjang lebar dia tersenyum "mike ku sudah kembali" lirihnya pelan
"maafkan paman, maafkan paman mike" lirih nahendra pelan
"aku menyayangi paman" balas mike.
mereka berpelukan melepas rindu mereka yang sudah lama terpendam dan tidak akan menyianyiakan waktu terbuang sia-sia, mike akan menjaga nahendra dengan sisa waktu nahendra.
Dendam yang bertahun-tahun dipendam dan segala rencana sudah disusun hancur begitu saja karena kasih sayang, ketulusan dan perhatian yang selama ini diberikan nahendra kepada mike, nahendra berharap anak adiknya ini bertumbuh menjadi pria yang jauh lebih baik dari ayahnya.
__ADS_1
Jangan Lupa Like Komen Vote dan Favorit ❣️😍