STORY MENTENG VII MEDAN

STORY MENTENG VII MEDAN
Mike Niels


__ADS_3

hallo semua mohon dukungannya agar othor semangat melanjutkan kisah nya, jangan Lupa Boom Like dan Komen serta Klik Vote dan Favorit sebagai dukunganmu kepada outhor.


oia selamat menunaikan Ibadah Puasa buat yang menjalankannya dan saya harap kita semua sehat dan mudah rejeki buat semua para pembaca ku dimana pun berada. 😘πŸ₯°


thank you kesayangan Couple B


😍😍😍😍


saat ini mereka tiba dibandara L.A mereka dijemput supir dan didampingi oleh para bodyguard dan penembak jitu lainnya atas arahan dari martin. nahendra heran melihat banyak yang menjaga mereka, tapi dia diam saja karena dia sudah tau siapa dalang dari semuanya siapa lagi kalau bukan adik iparnya yang sangat menyayanginya.


martin saat ini duduk disamping nahendra, sambil melihat kekanan dan kekiri. Nahendra bahkan geli melihat tingkah konyol adik iparnya, "apa kau sedang ketakutan sekarang" tanya nahendra sambil tertawa pelan dan melihat wajah adik iparnya yang sedari tadi tegang.


"kakak ipar aku hanya menjaga keselamatan kita, aku tidak ada lagi pertengkaran dan aksi menembak" ujar martin sambil memandang lekat hazel coklat milik nahendra.


"aku tidak mau kehilangan mu kak" ucap martin tulus sambil memegang erat kakak iparnya. Nahendra terkejut mendengar ucapan martin, "apa dia mengetahuinya apa jangan-jangan willi kunyuk satu itu sudah memberitahu padanya" ucap nahendra dalam hati.


"aku tidak akan kenapa-kenapa, percayalah" balas nahendra sambil tersenyum

__ADS_1


yuni dan willi berada dimobil dibelakang ayahnya, willi memperhatikan setiap jalan dan gedung dan berdoa sepanjang jalan. agar tidak ada tiba-tiba aksi menembak. yuni tertidur diatas pundak willi karena kelelahan sementara gavrael tertidur dipangkuan pengasuhnya. mereka menuju mansion nahendra yang pernah di datangi willi.


mobil mereka memasuki taman menuju pintu utama mansion mereka, tanpa disangka ternyata seseorang yang dikuatirkan mereka berada tepat dihadapannya didepan pintu utama berdiri sambil tersenyum menyambut kepulangan pamannya dan semuanya. sementara martin yang melihat tiba-tiba menyuruh memberhentikan mobilnya. Willi kaget tiba-tiba supir meng rem secara tiba-tiba.


"ada apa"?


"mobil tuan martin berhenti didepan tuan, karena didepan sudah ada tuan mike" ucap supir.


sementara para bodyguard sudah keluar dan menghadang mike dengan senjata. mike yang datang hanya sendiri dan melihat dia disambut dengan senjata membuatnya tersenyum dan tertawa kencang. dia mengeluarkan dari kantong celananya benda pipih warna hitam dan dia menekan tombol 0 panggilan cepat yaitu nomor nahendra dan didalam mobil suara hp nahendra berdering, dan langsung diangkat olehnya.


"mike"


"why," balas nahendra sambil memandang mike dari dalam mobilnya


"don't you miss me anymore uncle but i miss you"


"kemarilah uncle, aku hanya menyambut adik ku yang sudah lama tidak bertemu" ucap mike dan langsung mematikan telponnya dan matanya menatap kearah mobil nahendra dengan tatapan tajamnya.

__ADS_1


nahendra menghembuskan nafas beratnya, dia berharap jangan ada perkelahian dan pembunuhan lagi dia ingin kedamaian dan bahagia. matanya dipejam seakan dia sedang berdoa jika orang melihatnya dan memang benar dia sedang berdoa agar kedamaian itu datang dan berpihak pada keluarganya.


"Jalankan mobilnya" ucap nahendra


"kakak, apa kau baik-baik saja" tanya martin masih kuatir akan keadaan sekarang ini. dia bisa saja menyuruh anak buahnya menembak mike tapi dia tahu bahwa mike keponakan kesayangannya dan mike jelas tau itu sedari dulu.


"tidak ada terjadi apa-apa martin aku sangat mengenalnya" balas nahendra.


"jalankan mobilnya" tegas nahendra yang sudah siap bertemu dengan keponakannya itu.


yuni dan willi hanga melihat dan mengantisipasi keadaan sekarang, yuni yang belum tau apa-apa tapi jika melihat keadaan yang ada dihadapannya sekarang ini dia tau bahwa didepan sana adalah orang yang sangat dihindarinya.


akhirnya mobilnya berhenti tepat disamping mike, mike melihat uncle nya ada disamping nya langsung tersenyum dan membuka pintu mobil milik nahendra. "welcome to our house" ucap mike tulus sambil merentangkan kedua tangannya.


martin melihat mike tersenyum, muak akan tingkah laku keponakan kakak iparnya tersebut. tapi dia tidak bisa banyak berbuat tapi diam-diam diaa sudah menyuruh penembak jitu dari gedung sebelah untuk bersiap-siap menembak jika mike mengeluarkan senjatanya.


nahendra keluar dari mobil dan merentangkan kedua tangannya dan tersenyum tipis, dia berusaha tetap tenang meski maut sudah didepan sana menantinya. yah iblis pencabut nyawa ada dihadapannya bahkan dipelukkannya karena mike saat ini sedang merangkul dan memelukknya sangat erat bahkan mencium pipi kiri nya.

__ADS_1


senyum menyeringai dan tatapan lembut namun tajam memandang kedua hazel kecoklatan dan kulit yang keriput milik nahendra, mike tersenyum lebar "they miss you uncle" tegas Mike dengan suara beratnya dan tersenyum smirk


Jangan Lupa Like Komen dan Vote ya kakak


__ADS_2