
saat ini mereka sudah berada di bandara Kualanamo Medan, mereka tiba malam harinya dan di jemput oleh supir willi. yuni yang memakai pakaian berwarna coklat dan masker sedang mengambil barang nya dari pemeriksaan dan begitu juga willi memakai rajut biru dan celana jeans sedang menjinjing tas bawaannya, koper mereka dibawa oleh bodyguard mereka sementar Ayah yuni bersama pamannya, Gavrael di gendong oleh naninya.
mereka menuju mobil yang sudah menunggu mereka di depan pintu keluar bandara.
ayah yuni yaitu nahendra langsung memejamkan matanya begitu duduk dikursi belakang supir mobil willi karena dia merasa sangat lelah karena faktor sakitnya dan beban pikirannya saat ini.
mereka sampai dengan selamat dan disambut dengan bahagia oleh mama willi.
"mama miss you" ucap willi langsung memeluk mama nya dengan erat dan mencium pipi mamanya. nahendra melihat itu langsung berdehem "Hemm hem..." ucap nahendra
__ADS_1
willi yang mendengar suara mertua nya langsung melepaskan pelukannya.
"ma dia mertua ku, dan ini calon istriku dan ini cucu mama Gavrael Maxiwilliam" ucap willi
"hallo saya Nahendra Niels, senang bertemu dengan anda Nyonya Maxi" ucap Nahendra dan disambut juga dengan Martin
"saya uncle yuni Martin Dimitri" ucap martin sambil bersalaman
mamanya terkejut mendengar dia sudah punya cucu dengan senang hatinya dia langsung mengambil cucunya dari gendongan naninya dan membawanya ke ruang meja makan.
"apa anda baik-baik saja tuan niels?" tanya mama willi
"saya hanya kelelahan saja" jawab nahendra jujur.
__ADS_1
"mari kita langsung makan saja, ku pikir kalian sudah kelaparan selama diperjalanan" ujar mama willi dengan lembut.
mereka menuju meja makan dan menikmati makan malamnya sambil mengobrol santai. dan mereka membicarakan tanggal pernikahannya. ini adalah kado terindah yang diberikan Tuhan. bisa makan bersama keluarga, ibu yuni dengan semangat sekali dan bahagia.
"nyonya maxi saya ingin pesta nya diadakan di California, tapi karena anda mengatakan bahwa willi campuran. maka kami akan mengikuti acara pernikahannya disini dan acara adat sesuai yang kita sepakati tadinya. walau pun saya masih bingung, tapi saya sangat yakin martin akan membantu persiapan pernikahan anak - anak kita." ucap nahendra sambil memandang mama dona.
"kita akan sama - sama mempersiapkan semuanya kak, kakak kasih tau saja apa yang perlu dibutuhkan dan aku akan mempersiapkannya semuanya." tegas Martin
yuni saat ini berada dikamar willi bersama gavrael dan naninya, mereka bermain bersama karena gavrael tidak mau lepas dari yuni. Willi berada diruang keluarga bersama mama, dady mertua dan pamannya membahas pernikahan mereka. pernikahan mereka dipercepat karena permintaan ayah yuni. ayah yuni punya feeling bahwa dia tidak akan lama lagi karena itu dia ingin melihat putri satu - satunya menikah dan mendamping putrinya jalan di altar nantinya.
"besok keluarga saya akan tiba, besok kita bahas masalah adatnya karena juga kurang mengerti tuan niels"ucap mama willi
"baiklah saya juga sudah menyuruh, ibu angkat yuni yang mengasuhnya selama ini datang kemari karena mereka lebih mengerti dari pada kami" balas nahendra.
__ADS_1
"baiklah, tuan niels istirahat dulu. nanti malam kita bicarakan lagi" ucap mama willi sopan karena melihat wajah ayah yuni pucat dan dia sudah menghubungi dokter keluarga, hanya dokter tersebut bisa datang setelah 1 jam karena ada operasi yang harus ditanganinya.