
pada siang hari ini cuacanya sangatlah panas, tapi aku semangat mengendarai kendaraanku dengan kencang. Sepanjang perjalanan ditemani music Stinky "Jangan Tutup Dirimu" membuatku sedikit mengingat senyum seseorang yang selalu ku rindukan. Ahh...entah bagaimana dia sekarang, apakah makin bawel, makin cantik, atau sudah menikah berbagai macam pertanyaan yang muncul dibenak ku saat ini.
perjalanan kali ini sungguh jauh sekitar 3 jam perjalanan menuju lokasi, "Demi mu ku rela izin nie" gumam willi sambil tersenyum penuh arti. saat ini aku tidak sabar hanya untuk mendapatkan no hpnya, aku rela macet2an begini karena yang ku tuju tidak ada nomor phonsel nya terpaksa harus menjumpainya langsung.
hari mulai sore sekitar pukul 16.49wib willi sampai ditujuannya, hampir 4 jam juga aku menghabiskan waktu karena mencari alamat yang dituju bukan hal yang gampang karena aku sama sekali belum pernah kesana.
"permisi... " sapa willi sambil mengedarkan pandangannya ke rumah yang ditujunya.
Cekleeek...
pintu terbuka muncul seorang wanita pakaian daster bisa ku tebak usianya mungkin sekitar usia ku atau dibawahku 2 tahun.
"cari siapa pak? tanya wanita tersebut"
__ADS_1
"ini benar rumah pak Juni?? anaknya namanya Gracia tanya ku"
"iya, benar bapak siapa? tanya nya kembali kepada ku dengan wajah kebingungan.
sambil tersenyum saya menjawab "saya temannya satu kampus ito, ada juni nya ??" tanya ku sambil melirik ke arah dalam rumah
"tunggu sebentar..."
tidak lama menunggu orang ku cari akhirnya nongol dengan wajah yang dingin. yah aku maklumi itu karena kami tidak akrab bahkan kami sempat berdebat dulunya karena kesalahpahaman berakibatkan menjadi salah ku dan image ku menjadi buruk tentunya.
menyedihkan bukan?? jauh2 datang nyampe ketujuan dapat yang begini, "huuff aku mengeluarkan nafas beratku karena aku lelah, capek dan kesal melihat orang yang ada didepan ku saat ini. tapi karena aku butuh yah aku harus sabar menghadapinya.
"ada urusan apa lae jumpai saya? balasnya" dan berdirii tetap diposisi nya sambil menghirup rokok yang ada ditangannya.
__ADS_1
"apa aku tidak dipersilahkan untuk masuk atau duduk dulu atau dikasih minum gitu karena aku lelah 4 jam perjalanan jawabku" dengan suara yang pelan dan menunjukkan wajah lemas ku.
"eta tu belakang hita langsung jawabnya "
(ayo kita langsung kebelakang rumah saja) arti bahasa yang diatas ya readers..
kami berdua pun menyusuri ruangan dapat yang ga lebar dan rumah yang biasanya namun tampak asri karena banyak pepohonan yang ditanamnya membuat mata lelah ku ingin tidur .
gitu kami sampai dia langsung mempersilahkan kua duduk dan memberikan minuman air mineral dan berkata "to the point saja katanya " sambil memandang ku
"aku tau kamu mengerti maksud tujuan ku kemari, aku ingin mempertanyakan Nie dia dimana ??? Yuni Niels ada dimana?? gumam ku. kata- kata itu kata2 itu keluar begitu saja dari mulut ini tanpa ekspresi sedikit pun
"aku bisa saja memberitahukan mu dia dimana tapi ada baiknya kamu tau langsung darinya, aku akan memberikan nomor phonselny kepadamu tapi ada yang ingin ku tanyakan kepadamu" tegas Juni dengan wajah seriusnya sambil menyalakan pematik api untuk menyalakan rokok yang ada dibibirnya.
__ADS_1
"apa yang mau ingin kau ketahui dariku Tanya ku" H
"apa benar kamu pernah merendahkannya didepan teman2 mu dan teman2 kami..? karena waktu itu dia ingin menjumpai mu, dan menjawab semua pertanyaanmu tapi setelah dia kembali aku melihat dia menangis dan berlari kencang meninggalkan kampus kita" jawab Juni dengan tegas nya.