STORY MENTENG VII MEDAN

STORY MENTENG VII MEDAN
Lastday In Jakarta


__ADS_3

Cahaya matahari memasuki kamar dan membuat sepasang insan yang menghabiskan malamnya dengan bercinta, entah sampai berapa ronde mereka melakukannya karena willi melampiaskan rindunya selama ini. yuni yang sudah bangun, dan mengingat kejadian malam tadi membuatnya tersenyum, dan mengelus wajah willi dengan lembut.


"sayang bangun sudah pagi, bukankah kau sudah janji sama papa buat liburan melihat wanita cantik" ungkap yuni sambil mengelus wajah willi.


"hemm sayang dady itu hanya cari hiburan saja. dia penasaran sama usaha mu, wanita cantik itu hanya alasannya saja baby" jawab willi yang masih memejamkan matanya.


"apa aku punya usaha sayang" ucap yuni yang tak sadar memanggil willi dengan sebutan sayang. willi yang mendengar sebutan sayang spontan langsung membuka matanya dan melihat ke arah yuni.


"baby sebutkan lagi" ucap willi sambil memandang yuni dengan teduh.


"sebutkan apa" tanya yuni yang masih belum paham dan sadar ucapannya tadi.


"yang tadi kata sayang" ucap willi


"oh itu, sayang" ucap yuni sambil tersenyum

__ADS_1


"aah sayang kau begitu menggemaskan, apa kau mengingat sesuatu makanya memanggil begitu"? tanya willi penasaran.


"aku tidak ingat apa apa, hanya aku mau belajar menyebutmu dengan sayang aja agar aku terbiasa nantinya" ucap yuni.


"ayo bangun mandi, kasihan Gavrael sayang"lanjut yuni.


"mandi bareng ya, aku rindu mandi bersama mu" ucap willi. tanpa menunggu jawaban willi langsung menggendong yuni ke kamar mandi dan mereka melakukan ritual nya kembali akhirnya mereka keluar kamar jam 10 pagi. ayah yuni sedari tadi menunggu yuni keluar kamar karena di kamar willi tidak ada orang dia sangat yakin pasti mereka berdua didalam kamar semalaman.


"dasar pria pembangkang, selalu memanfaatkan situasi" gumam ayah yuni sambil menikmati sarapannya dikamar nya bersama paman yuni.


"biarkan saja kakak ipar mereka harus berjuang membuat cucumu lebih banyak lagi" ungkap paman yuni tanpa memandang ayah yuni. ayah yuni menjadi kesal mendengar jawaban adek ipar nya tersebut.



untuk menyenangkan Gavrael sebelum mereka menuju kota batam. selesai dari permainan anak anak mereka menuju restoran yang ada dijakarta untuk makan siang karena sudah saatnya jam makan siang dan jam makan obat ayah yuni. mobil mereka sampai di restoran termewah dijakarta

__ADS_1



dan banyak menu yang sesuai lidah ayah nya dan pamannya. Willi sengaja mengajak mereka makan siang restoran tersebut, dimana disana aman dan banyak menu sesuai selera mereka.



ayah yuni seharian ini hanya diam saja, dia masih kesal karena mereka belum ke tempat usaha putrinya. ayah yuni berfikir bahwa usaha nya putrinya ada dikota dimana saat ini mereka berada. "dady apa makanan nya kurang enak?" tanya willi yang bingung melihat ayah yuni yang makan hanya sedikit saja.


"aku ingin kau menepati janji mu anak muda" ucap ayah yuni.


willi yang tau ke arah mana pembicaraan mereka, akhirnya willi langsung menelepon seseorang.


"Hallo, siap kan Tiket pesawat besok pagi sekitar jam 10 jangan pagi kali tujuan batam kami ada 10 orang, aku mau kelas bisnis dan pelayanan yang terbaik dan pramugari yang seksi dan cantik dan siapkan mobil Alphard 3 oke " ucap willi sambil melirik papa mertuanya.


ayah yuni yang mendengar adanya pramugari yang seksi dan cantik, nahendra langsung menambah makanannya, martin yang melihat tingkah kakak iparnya hanya geleng kepala.

__ADS_1


Willi melihat mereka makan dengan lahap merasa bahagia. dia menjadi rindu mama nya karena hanya mama nya saja yang tidak ada di sini tapi nanti dia akan wujudkan mereka akan makan bersama satu meja dengan keluarga yang lengkap. Benar yang dikatakan mama nya Harta yang paling berharga adalah Keluarga.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE DAN FAVORIT


__ADS_2