STORY MENTENG VII MEDAN

STORY MENTENG VII MEDAN
The End


__ADS_3

Hari berganti hari bulan berganti bulan dan tahun juga silir berganti, Gavrael putra Willi dan Yuni sudah lulus sekolah High School, dan akan melanjutkan kuliah di Oxford di Inggris. Gavrael mengikuti jejak Grandpa-nya Martin, dan dia tinggal bersama Grandpa dan Grandma-nya.


Saat ini Martin mempunya sepasang anak kembar, cukup lama mereka mempunyai keturanan dan akhirnya Tuhan mengabulkan doa mereka dan mereka sangat bahagia sekali karena yang telah lama diimpikan akhirnya terwujud juga.


Gavrael sangat menyukai Aunty dan Uncle kecilnya itu, sementara Siska memasuki Senior High School dia masih tetap saja lemah di matematika dan itu akan mengingat akan Jhon dan membuatnya sedikit sedih.


Karena sampai saat ini Willi juga belum mengetahui keberadaan Jhon beserta keluarganya. Mereka seperti ditelan bumi, Willi melakukan pencarian tersebut atas desakan sang putri semata wayangnya karena ingin meminta maaf kepada Jhon tapi takdir menyuruh mereka berpisah, padahal baru tiga bulan Jhon mengajarinya berhitung cepat dan cara berhitung cerdas.


Hal itu masih di ingat Siska dan dia selalu mengulangi cara yang diajarkan Jhon kepadanya dan itu membuatnya sedikit mengerti cara berhitung.


Willi dan Yuni cukup bahagia saat ini dengan apa yang sudah dialami mereka selama ini, banyak duka dan suka mereka lewati bersama dan saling menguatkan.


"Kau semakin cantik saja" kata Willi mengelus lengan tangan Yuni dan mengecup jenjang leher istrinya.


"Kau juga tampan sayang, dan selalu tampan" balas Yuni memagut bibir manis Willi dengan ciuman yang lembut dan tidak terburu-buru.


Willi menaikan tangan yuni kelehernya, dan membalas ciuman Yuni dengan panas.


Tangan Willi menyusuri dibalik punggung Yuni dan mengelusnya dan melepaskan kaitan Braaa milik istrinya itu.

__ADS_1


"Baby...."lirih Willi yang masih mencium bibir Yuni


"Yes Honey, I miss you sayang" ucap Yuni sambil mengelus rambut Willi.


Yuni menarik tangan Willi menuntunnya keruang kerja suaminya, lalu mengunci pintunya. Willi terkekeh melihat tingkah istrinya yang semakin lama semakin menggemaskan dan manja sekali.


Yuni langsung melepaskan semua pakaian Willi dengan gerakan cepat, begitu juga dengan Willi langsung melanjutkan aksinya.


"Segitunya kau merindukanku honey, sampai kau tidak memberikan aku sarapan terlebih dahulu" kata Willi yang tangannya sudah bermain-main ditempat kesukaanya.


"Ahh...iya sayang, aku akan memberikan makanan pembuka dulu baru kita sarapan" desah Yuni mencium leher Willi dan meninggalkan tandanya disana.


"Kita langsung saja ya sayang, entar diskip NT lagi jadi nanggung dan tidak enak honey" racau Yuni yang sudah ingin dimasukin dan enjot.


"You'r so good Baby..." lirih Willi tangannya memeluk Yuni dari belakang dan meremas dengan lembut aset kembar istrinya.


"Yes Baby, You're so Hot Honey" desah Yuni yang nafasnya ngos-ngosan. Yuni merasa intinya terasa penuh oleh aset Willi dan mentok didinding rahimnya membuat kenikmatan itu berkali-kali lipat ia rasakan.


Willi langsung mengangkat tubuh Yuni keatas meja kerja-nya dan menghentak-hentakannya dengan keras dan mereka berdua menikmatinya. Yuni selalu memberikan service terbaik untuk suaminya karena itu salah satu cara landasan untuk memperkuat pernikahan menurutnya. Karena diluar sana banyak yang ingin menggoda suaminya yang tampan, cerdas dan kaya raya.

__ADS_1


"Aaahhhkk,...."erang Willi dan Yunu bersamaan dan Yuni langsung bersandar di pundak suaminya Willi.


"Sayang semakin tua kau semakin seksi dan hot" kata Yuni sambil mengkedipkan matanya sebelah dan membuat Willi terkekeh dan langsung menghujani ciuman diwajah Willi.


"I love you Honey" Yuni memagut bibir Willi


"Love you too" Willi membalas ciuman istrinya dan mereka segera memakai pakaian mereka sebelum asisten Willi tiba untuk menjemputnya.


Selesai sarapan, Willi bergegas kekantor sementara Yuni hanya disibukkan dengan Butiknya dan Yuni tidak mengurus perusahaan lagi karena ia sudah memberikan kepada sepupunya Mike dan Hiro. Yuni hanya fokus pada keluarga dan anak-anak mereka saja.


Nb: Cerita ini sudah aku tamatin yah, takut berbelit dan aku akan revisi disetiap babnya untuk menyempurnakan sesuai PUEBI.


***Jangan Lupa tinggalkan Jejaknya


Like Komen Vote dan Favorit 😍❣️


Thank You all and Lope Lope ❣️❣️😍😘


by Autor "Erni Yusnita***"

__ADS_1


__ADS_2