
Selasai makan aku langsung melirik jam arloji ku, huuf aku menghembuskan nafas ku dengan kasar sambil merapikan pakaianku.
"ada apa tanya willi"
"setengah jam lagi aku ada ujian, dan aku belum belajar karena ke enakan nangis jawab ku sambil tersenyum"
"Jawab saja apa yang kamu bisa selebihnya tanyakan pada kancing kemeja mu ucap Willi"
sambil menunjukkan kancing kemeja nya,
"kenapa dengan kancing kemeja? tanya ku penuh kebingungan
"sudah sana, entar telat tegas willi" sambil mendorong bahu ku agar aku meninggalkannya.
aku berjalan agak cepat, dan sebelum turun tangga aku berhenti dan menoleh ke arah willi.
"Tunggu aku disini, dan aku akan menunggu mu disini sampai jam 6 sore paling lama oke teriak ku"
willi hanya membalas dengan memajukan ibu jari nya tanda setuju. aku pun berlari kencang karena takut telat.
setelah selesai ujian, aku membaca sms dari abang ku. kalau abang ku akan cuti kuliah karena biaya dari orangtua sudah tidak ada atau hanya satu yang bisa di biayai, aku membalas pesan abang ku
"biar adek saja yang cuti, kebetulan ada tawaran kerja di perusahaan daihatsu ditawarkan teman tapi adek mulai kerja setelah selesai ujian biar adek ajukan cuti selama 1 tahun ya bang jawab ku"
"Jangan, biar abang aja yang cuti kamu kuliah aja dengan baik balas nya"
__ADS_1
tapi aku tetap pada pendirian ku, selesai ujian aku akan menjumpai dosen wali dan pihak keuangan untuk mengajukan cuti kuliah selama 1 tahun penuh. dan sekarang aku sudah selesai ujian dan besok aku akan menjumpai dosen wali ku. aku berjalan cepat karena ingat janji dengan willi akan ketemuan di lantai 3 gedung baru.
aku menunggu nya sampai jam 18.37wib yang ku tunggu tak muncul juga, aku menunggu lagi sambil melirik hp ku sampai jam 20.00Wib malam tapi raga nya juga tak muncul, aku turun dari gedung baru dan berjalan keluar gerbang dengan jalan agak terburu buru karena aku harus kerja lagi. tapi di tengah di warung depan kampus aku melihatnya makan dengan santai dan tertawa dengan senior ku dan mantan kakak kos ku vina. air mata ku lolos begitu saja dan aku langsung menghapus nya.
Aku berjalan sampai di pinggir jalan dan melihat mereka yang sedang makan dengan mesra dan aku masih memandang mereka sampai willi melihat ke arah ku, dan dia spontan berdiri dan berjalan ke arah ku dan menghampiri ku.
"nie kamu ngapain disini, ayo gabung makan ucapnya dengan santai"
aku menatap lekat pria yang blasteran ini dan tampan ini. pria yang menjadi primadona bagi kaum hawa di kampus ku, dan menjadi pemenangnya adalah Vina kakak kos ku.
"nie ayo kesana ucapnya sambil menarik tangan ku" aku melihat dia memegang tangan ku dan menuntun aku untuk menyebrang tapi langsung ku tepis kan.
"kami jahat Willi teriak ku" yang penuh emosi
dia kaget mendengar teriakan ku dan dia melihat ku yang sudah menangis, dan disaat dia ingin memegang tangan ku dan saat itu juga aku berlari meninggalkan nya sambil menangis.
"kamu fokus kerja saja, kuliah nanti saja dilanjut masih bisa ucapnya"
"iya, aku mau fokus dan jangan ke siapa pun aku dimana dan kerja apa, janji yah tegas ku"
"janji balasnya sambil geleng kepala"
❣️❣️
keesokkan hari nya aku menuju ruangan dosen wali ku, aku mengajukan cuti dan bercerita tentang keluarga ku, dan dosen ku memakluminya. dan begitu juga dengan dekan ku. aku mengajukan cuti selama satu setengah tahun, sampai aku bisa mengumpulkan uang banyak sampai bisa aku lulus kuliah dan biaya lainnya itulah tujuan utama ku untuk cuti.
__ADS_1
mungkin ini terakhir kalinya aku bertemu dengan willi, sebenarnya aku tidak mau bertemu dengan nya cuma kebaikan yang dia berikan disaat aku terpuruk membuat ku memaafkannya, aku mencarinya dan menanyakan ke salah satu temannya dan temannya mengatakan bahwa willi ada di perpustakaan, aku langsung menuju kesana.
sesampai disana, aku melihatnya dikantin dekat perpustakaan dengan vina dan teman lainnya. aku memberanikan diri ku menjumpainya, saat aku hampir sampai aku mendengar yang seharusnya tidak ku dengar.
"jadi kamu tidak ada hubungan apa apa sama yuni? tanya senior ku yang satu kelas dengan vina.
"Tidak, kenapa jawab Willi"
aku masih memandang punggung willi, dengan tangan yang sudah gemetar dan dingin. emosi marah kecewa sayang semua bercampur menjadi satu sampai aku tidak tau itu rasa apa namanya, apakah itu nano nano hahaha 😔😀 (bercanda).
"aku sering melihat mu memperhatikannya, dan di area timezone kalian sangat dekat seperti sepasang kekasih? ucapnya kembali"
"Kami tidak ada hubungan ucap willi, yang memang kami tidak ada hubungan dia memang benar pikir ku. aku hanya kasihan terhadapnya lanjutnya lagi" dan itu langsung membuat aku lemas dan hampir terjatuh, aku ga nyangka selama ini dia hanya kasihan terhadap ku.
"Will ucap ku" pelan
dan dia menoleh ke arah belakang dan melihat ku dan dia langsung bangkit dan berjalan ke arah ku tapi aku langsung teriak sekeras mungkin.
"Kamu Jahat Willi, aku benci sama mu teriak ku sambil berlari.
aku pikir aku akan mengajaknya main timezone untuk terakhir kalinya dan mengajaknya jalan jalan sambil mentraktirnya makan karena setelah itu aku tidak ada waktu untuk bermain main lagi itu semua sudah ku rencanakan tapi kenyataannya semua hancur dan gagal total.
aku sadar diri aku siapa sekarang dan sekarang aku akan melupakan semua yang pernah terjadi di Menteng 7 ini, aku akan melupakan semuanya yang membuat ku sakit hati. aku berlari dengan kencang dan menghambat angkot yang aku tidak tau tujuannya kemana dan tujuan ku adalah bermain timezone untuk menghilangkan rasa sakit hati ku selama aku tinggal disana dikota menteng 7 Medan.
**Hallo semua jangan lupa Like Komen Vote dan Favoritnya yah . . . .
__ADS_1
Sarangee 😘😘❤️❣️**