STORY MENTENG VII MEDAN

STORY MENTENG VII MEDAN
Jalan Jalan


__ADS_3

"Sayang.. sapa Willi" sambil mengelus pipi yuni yang mulus, dan beralih ke hidungnya yang mancung dan bibir ranum yuni. dia tidak menyangka akhirnya mereka bisa bertemu dan melewati hari indah. memang benar apa kata mama "Jika saling mencintai dan mendoakan, percayalah mereka pasti akan bersama" . Cukup sudah kami berpisah sekian lamanya, Ciuman pertamanya dan segalanya hanya aku lah yang pertama dan terakhir.


"mama benar, dan aku tidak akan membiar kan lagi kami berpisah" gumam ku pelan


Cup


yuni terbangun akibat tangan nakal willi yang mengganggu tidurnya,, "Hem pagi sapa yuni" dengan surah serak khas bangun tidur.


Willi terkekeh sambil memeluknya dan menciumi wajahnya, "sayang ini bukan pagi tapi sudah siang jam 13.00WiB."


"Aku capek sayang, kepala ku sakit ucap yuni sambil memijit pelipis kening"


"kamu sakit? ayo kita siap - siap ke rumah sakit ya ucap Willi dengan paniknya. "


"aku mau berendam air hangat sayang, di urut, kamu selalu jahat. rengek yuni... badan ku remuk sayang, lanjut yuni sambil menarik selimutnya menutupi sampai kepalanya.


"sayang aku, aku ga jahat kita hanya melepaskan masa masa kita yang dulu tertunda ucap willi.


"aku siapkan air hangat mu ya, biar kita mandi bareng ucap willi.

__ADS_1


Hemm balas yuni


selesai ritual mandi, urut - urutan dan berakhir dengan Gairah kenikmatan. Willi yang tidak pernah bosan selalu mengajak yuni bercinta dengan segala gaya. Hanya yuni wanita pertama yang mampu menghancurkan benteng sifat Dingin, Cuek yang di miliki oleh Willi, mereka sama - sama cinta pertama dan melakukan penyatuan juga pengalaman untuk pertama kalinya bagi mereka berdua. jadi ada gejolak yang selalu ingin dan ingin lagi. Sudah seperti pengantin baru.


"sayang kita nikah yuk ajak willi" sambil mengeringkan tubuh yuni sambil mengecup dada sintal milik yuni.


"sayang tahun depan aja ya, aku habis kontrak dan pulang ke medan dan disitu kita nikah gimana?" apa boleh tanya yuni sambil mengolesi handbody wangi ceri ke seluruh tubuhnya.


"Sayang kamu membuat gejolak gairah ku naik kembali desah Willi" sambil mengelus lengan dan mencium pundak yuni.


"No!! Stop Willi, kita jalan - jalan aku bosan dikamar terus rengek yuni"



Yuni Niels



Willi Maxiwilliam P

__ADS_1


"Cantik sekali Calon istri ku" ucap Willi sambil tersenyum.


"Calon Suami ku juga ganteng balas yuni sambil memeluk willi.


Kami melewati beberapa toko dan singgah ke restoran untuk makan siang dan akhirnya kami memilih untuk menghabiskan waktu dengan berkeliling pusat perbelanjaan di kota batam, Willi dengan semangat memberikannya apa saja yang yuni sukai.


"Oh boy, aku senang menghabiskan Uang mu, bersiap siap lah untuk bangkrut sayang" ucap yuni" sambil tertawa


"dengan senang hati sayang, sudah dari dulu semua yang ku punya adalah milik mu balas willi" sambil mencium pipi yuni dan yuni pun tersentuh dengan perlakuan willi kepadanya.


yuni berhenti melangkah dan memandang wajah willi dengan.


"kenapa sayang" tanya willi penasaran.


"i love you willi ucap yuni dan memeluk willi dengan erat "jangan berubah tetap seperti ini lanjut yuni dengan suara yang pelan dan merdu.


"Cinta ku tidak akan berubah sayang, percayalah tegas willi dengan mengecup kening yuni dan berpelukan.


Hallo Readers terima kasih telah singgah dan membaca tulisan ku. Jangan lupa Like Komen Vote dan Favorit ya. 😍❣️❣️

__ADS_1


__ADS_2