STORY MENTENG VII MEDAN

STORY MENTENG VII MEDAN
KESALAHAN AKU APA


__ADS_3

Tuuttt....


panggilan berakhir, willi melihat hp nya dan dia langsung terduduk disisi ranjangnya, sambil melihat langit langit kamarnya "kesalahan aku apa nie?? aku salah apa nie sayang..?? gumam willi penuh tanda tanya. kamu tau aku rindu kamu, bahkan aku selalu bilang kekamu kalau aku selalu menyayangimu ungkap willi sambil memejamkan matanya.


tak lama hp willi berdering,


Jepri is Calling ....


"ada apa..?? tanya willi


*Woi brow kemari nongkrong di cafe ****, kami sudah disini semua Ngumpul brow teriak Jepri sambil ketawa.


"Oke balas Willi"


selang 20 menit akhirnya willi nyampe ke Cafe hang dituju, siap memarkirkan mobilnya willi langsung ke meja teman2nya yang sudah berkumpul.


"Hai bro... ngapain aja sih lu... kata Jepri" sambil memeluk pundak willi dan menyuruhnya duduk dikursi tepat sebelah Mona.


"Hai willi lama ga jumpa sapa Mona"


"Hi Mon, balas willi dengan wajah dinginnya".


"Heemmm...hemmm.. balas Wahyu" sambil melirik ke arah Willi dan Mona, Keduanya langsung menoleh ke arah Wahyu.

__ADS_1


"ada apa?? tanya Willi" sambil melihat ke arah wahyu dengan tatapan yang tajam..


glegg wahyu menelan air liurnya sendiri sambil mengedarkan pandangannya ke arah cafe,, "ini aku lihat disosial media Yuni makin cantik ya.. jawab wahyu mengalihkan suasana yang sempat tegang. karena dia tau bahwa mona cinta mati kepada willi dan selalu mengikuti geng willi kemana pun mereka kumpul hanya untuk dekat dengan willi atau dapat kabar tentang willi.


spontan Willi langsung berdiri karena dia terkejut bahwa wahyu tau sosial media yuni, yang willi tau bahwa sosial media yuni sudah lama bahkan semenjak kuliah yuni tak memakai sosial medianya.


"kau tau dari mana sosial media yuni?? tanya Wahyu dengan spontan dengan wajah penasaranya"


"emang lu ga tau wil tanya wahyu" dengan wajah polosnya sambil menatap wahyu yang sedang penasaran.


"bukannya dia ga pakai sosial media lagi ya?? tanya willi balik."


"benar itu will ungkap jepri, setau aku dia gak pakai lagi lah lanjut jepri" sambil menoleh wahyu.


"hem..hem wahyu berdehem untuk mengurangi rasa gugupnya, santai brow lanjut wahyu sambil melirik ke arah Mona dan willi yang sedang memplototinnya.."


"macam dirumah hantu gue sekarang, pandangan kalian semua serem amat deh ungkap wahyu jujur."


"cepetan mana kalau yuni pakai sosial media tanya Willi"


wahyu berpikir, kesempetannya untuk mengerjai teman temannya. "sebenarnya gue ga punya sosial medianya hanya photo terbaru nya gue punya ungkap willi penuh dengan kebohongan padahal dia tau hanya karena temannya pada penasaran apalagi Willi yang dia tau suka sm yuni jadj dia memilih merahasiakannya.


"mana coba lihat pinta Willi yang hampir merampas hp milik wahyu,

__ADS_1


eeiitsss sabar bro jangan main rebut aja gak sopan Tegas wahyu


"cepatannmana pinta Willi dengan ketidaksabarannya"


"Nah ini dia, sambil menunjukkan beberapa photo yuni yang sudah disimpannya dialbum galery hpnya.



"ini beneran yuni tanya Jepri keheranan"


Willi juga terkejut, yuni berubah menjadi sosok yang feminim dan cantik tidak seperti waktu kuliah tanpa riasan dan polos.


hp Wahyu menjadi hp bergilir hanya karena Photo terbaru yuni yang terlihatnya baru di unggah beberapa minggu kemaren oleh yuni.


yah memang benar yuni dan wahyu teman baik semenjak yuni ada masalah, dan hanya wahyu yang tau sosial media yuni dan yang lain tidak ada. yuni mengganti sosialmedia nya dengan nama yang berbeda karena itu teman2nya tidak dapat menemukan kabar yuni sekali pun.


"dia ada dimana sekarang wahyu tanya Willi dengan suara lemasnya'


"dia dibatam bro, di Mediterania jawab wahyu dengan polosnya, kalau lu cinta jumpai dan ungkapkan perasaan deh will lanjut wahyu."


Willi saat ini hanya diam pikirannya kacau saat ini. dan tiba-tiba willi meranjak meninggalkan semua teman temannya. dalam pikirannya saat ini dipenuhi oleh yuni yang Cuek kepadanya.


didalam mobil willi memukul stir mobilnya, kenapa dia lupa nama pulau tersebut dalam benaknya. yuni pernah bilang kalau dia ingin bekerja disana yang dimana kota tersebut penuh tantangan.

__ADS_1


"Niee.... tunggu aku, aku datang ungkap willi pelan sambil menyetir mobilnya menuju rumahnya.


__ADS_2