
Saat ini yuni bersama willi ada di salah satu restorannya di Batam Centre, di tempat yang sama dion bekerja. Willi sengaja mengajak yuni kesana agar yuni bisa berjumpa dengan dion secara tidak sengaja karena ini semua rencana willi. Yuni saat ini sedang duduk santai di kursi belakang restoran yang di tumbuhi banyak bunga dan tumbuhan pelindung dari panas matahari dan membuat suasana restoran adem dan sejuk. ini restoran yang sangat di recomended banget apalagi disajikan berbagai menu yang membuat lidah pengunjung ketagihan.
willi yang sengaja menyuruh dion mengantarkan makanan dan minum ke tempat yuni bersantai karena willi akan melihat reaksi yuni.
"Dion, antarkan jus ini kebelakang. yang punya restoran lagi bersantai dan memesan ini. kamu antar dengan hati-hati jangan sampai terjatuh" tegas willi.
"baik" balas dion sambil menerima nampan yang berisi jus dan meninggalkan willi menuju ketempat yuni dengan perasaan kuatir.
"kenapa dia mendadak baik, biasanya selalu marah-marah"gumam dion sambil menoleh kebelakang melihat willi yang sedang menata makanan pesanan pelanggan.
dion berjalan dan dari jauh dia bisa mengenal yuni. wanita yang tidak sempat dia perkosa saat itu. dia meletakkan nampan tersebut ke atas meja yuni sambil tersenyum
__ADS_1
'silahkan bu" tawar dion
"ya, thank you" balas yuni sambil melihat dion dengan tajam. dion ingin beranjak meninggalkan yuni baru dua langkah dia berjalan dan berhenti. dion memutar badannya dan dion duduk tepat di hadapan yuni, dan membuat yuni bingung. dari kejauhan willi melihat interaksi mereka berdua, willi tersenyum smirk.
"ada apa"tanya yuni sambil membaca majalah tanpa memandang ke arah dion.
"apa kamu mengingat ku" tanya dion
yuni melihat kearah nya dan memandangnya sebentar dan langsung mengalihkan pandangannya ke majalah karena saat ini banyak bermunculan fuzzle yang belum tersusun semenjak dia melihat dion, banyak suara dan wajah yang tidak dia ingat sama sekali. "saya tidak ingat" ucap yuni.
"kamu kenapa yun?" lanjut dion kuatir melihat wajah yuni tiba-tiba menjadi pucat dan keringatan. dan dion berdiri dan mendekati yuni, menarik tubuh yuni dan memeluknya. willi yang melihat kejadian itu langsung berlari dia marah besar dan langsung menghajar
bug bug bug...
__ADS_1
willi menghajar dion sampai tidak bisa bangun, wajahnya babak belur dibuat willi. yuni langsung melerai mereka, dan menarik tangan willi. "Will Stop..!! dia akan mati karena mu, jangan kotori tangan mu" teriak yuni.
pelanggan yang ada ditempat yuni melihat kejadian itu, dan mulai berbisik bisik atas kejadian tadi. manager restoran langsung meminta maaf atas kejadian tadi. akhirnya pelanggan mulai menikmati kembali makan mereka dengan tenang.
"hei kau urus pegawai ini, pecat dia buat dia tidak diterima kerja dikota ini lagi" ucap willi dengan kesal kepada manager restoran.
"baik pak" ucap manager.
"sayang kamu tidak apa-apa" tanya willi panik dan memeluk yuni dengan erat dan yuni mengangguk pelan didada bidang willi , akhirnya willi memilih membawa yuni pulang ke mansionnya. tapi sebelum mereka pulang dia menyuruh manager hotel itu kembali memberi laporan pendapatan usaha mereka semua nya.
"baby ayo kita pulang,"ajak willi
"heemmm" jawab yuni
__ADS_1
Jangan lupa like komen vote dan Favorit