
selama diperjalanan setiap menit dia mengirim aku pesan, sampai pulsa ku habis dan aku tidak bisa membalas pesan nya lagi.
dan selama liburan aku tidak pernah membalas pesan willi karena aku tidak punya uang buat beli pulsa saat itu, dan telpon dari nya pun jarang ku angkat karena aku pulang buat bantuin orangtua ku. dan dia sekarang marah maran gak jelas dan akhir nya dia tidak menelepon ku lagi sampai aku kembali ke medan.
selama libur aku capek karena harus kerja dan kulit ku berubah menjadi hitam karena kerja dibawah terik matahari, dan saat ini hari pertama kuliah habis liburan.
aku serius belajar dan mencari kerja, karena orangtua ku tidak sanggup menyekolahkan kami 2 berdua di kota ini dan adik ku masuk ke sekolah menengah atas. uang kuliah kami dari sawah dan abang ku pun terpaksa kuliah sambil kerja dan aku berniat kuliah sambil kerja tapi melihat jadwal kuliah ku penuh seharian dan sampai hari sabtu masih masuk kuliah akhirnya aku mencari kerja di malam hari. aku ditawarkan teman ku kerja di club salah satu di kota medan menjadi tukang cuci piring aku menyetujuinya. karena aku sibuk dan kebetulan hp ku rusak jadi komunikasi aku sama willi pun terputus begitu saja. aku kuliah pagi dan pergi jam 7 malam dari kos menuju tempat ku bekerja tanpa ada yang tau dengan keadaan ku sekarang ini. hanya Juni teman satu kuliah ku yang bekerja juga sama dengan ku tapi dia bagian DJ nya, pulang kerja jam 04.00 pagi selalu diantar oleh juni.
sebulan aku kuliah dan bekerja tanpa berjumpa dengan willi, karena disaat jam kuliah tidak ada aku pergi kekos teman untuk tidur siang, agar malam hari nya aku tidak mengantuk saat bekerja. saat ini kami mengerjakan tugas di kantin "yun ku dengar jodoh mu dekat sama kakak kos mu tanya Geo pada ku". aku melihat geo dan ada rasa marah ku, mungkin aku cemburu pikir ku tapi langsung ku tepiskan karna dia tidak pernah bilang sama ku kalau dia pacar ku itulah di pikiran ku "biarin aja dia dekat dengan siapa aja dia kan jodoh ku pasti pulang sama ku jawab ku penuh keyakinan."
"aduh cin cin lu lihat sono ucap geo dengan gemulai nya dan aku melihat ke arah yang di maksud disana ada willi dan kak vina lagi menggandeng tangan willi dan tak sengaja tatapan kami jumpa dan aku langsung mengalihkannya. dan ternyata mereka menuju kantin juga, dan aku fokus pada tugas ku tanpa memandang mereka.
"dek kamu disini tanya kak Vina yang langsung menyuruh Geo pindah akhirnya vina duduk disamping ku bersama Willi.
"iya ngerjain tugas kelompok ucap ku"
"kamu kemana aja dek, pulang kuliah dan pergi dan pulang pagi bareng juni tanya vina". aku langsung melihat ke arah willi yang sedang fokus pada hp nya "aku kerja kak ucap ku" dan beralih memandang tugas kuliah ku.
__ADS_1
"kerja apa kok pulang pagi pagi buta, kamu ga macam macam kan dek tanya vina dengan suara yang agak keras" entah apa pun tujuannya aku tidak peduli. yang ku pedulikan saat ini kuliah ku dan orangtua ku. Willi langsung melihat ke arah ku seolah menunggu jawaban dari pertanyaan vina, aku hanya diam saja sampai geo mengajak ku masuk ke kelas karena jam kelas sudah di mulai.
aku beranjak dari sana, "nanti pergi lagi tanya vina" dan aku langsung menjawab "iya tanpa memandang mereka berdua. aku merasakan ada yang sakit di hati ku dan aku ga tau kenapa seakan sesak emosi dan kecewa tapi semua ku lampiaskan dengan belajar dan belajar.
sampai malam hari nya aku mau berangkat dan menuju simpang kos karena aku sudah pesan taksi dan sampai di sana aku melihat ada willi disitu dan mencegah ku, "kamu kemana dan kerja apa tanya willi dengan suara agak keras" sambil menarik tangan ku dengan kasar
" Sakit will ucap ku" menahan sakit ditangan mu akibat tarikan kasar nya.
"Jawab nie teriak willi yang sudah emosi"
"kenapa Will?? Aku kerja dan ga da yang lain lain jawab ku" yang sudah mulai emosi dan bersamaan taksi yang ku pesan sudah datang, aku langsung masuk ke dalam dan menyuruh supir pergi. dan aku ga tau kalau dia mengikuti ku sampai ke tempat aku bekerja.
"mungkin dia suka sama mu nie jawab juni, tapi dia belum mengakui nya saja lanjut juni"
"tapi dia jalan selalu sama ka vina jun, aku ga mau jadi orang ketiga diantara mereka ucap ku"
juni memandang ku dengan lekat "kamu suka dengan nya tanya juni sambil melihat ke arah ku".
__ADS_1
huuf ku hembuskan nafas ku ke atas langit sambil memandang langit hitam.
"aku ga tau juni, tapi melihat mereka begitu aku nyesek ucap ku" dengan mata berkaca kaca. mungkin ini tandanya aku jatuh cinta kali ya jun, tapi dia ga tau juni aku berjuang disini untuk kuliah ku bukan untuk yang lain lain, tapi kamu janji ya jangan bilang ke siapa siapa aku kerja disini yang ada aku dikira jual diri disini jun. aku ga mau masalah ini sampai ke telinga abang ku jun aku takut abang ku memarahi ku lanjut ku.
"tapi kamu kan bisa menjelaskan sih nie ucap Juni menyakinkan aku, Jujur itu lebih baik yuni dari pada kamu diam terus yang ada Jodoh mu itu berfikir buruk tentang mu lanjut juni.
"apaan sih pake kata Jodohku segala ucap ku cemberut"
hari ini ada jadwal kuliah ku yang sama dengan willi teknik menggambar, aku sengaja datang terlambat menghindari nya. dan duduk di belakang dan aku fokus belajar sampai jam kuliah selesai. Willi menarik ku dan aku menepiskan nya "kamu apa apaan sih ucap ku emosi. "ayo ikut aku ucap nya" tapi aku langsung pergi menjauh dari nya dan membuat dia marah.
"kamu mau kemana teriak willi dengan emosi"
dan tiba tiba juni menarik ku untuk pergi dari tempat itu dan di tengah jalan kami jumpa dengan Geo "nie benar ga sih kamu jual diri untuk uang kuliah? tanya geo" dengan nafas yang ngos ngosan akibat berlari menjumpai kami.
"APAAAA" Teriak Aku dan Juni
yang Kaget mendengar pernyataan Geo yang berwujud Manusia setengah Dewa itu.
__ADS_1
Hallo readers jangan lupa Like Komen dan Vote nya, ini kisah Alur Mundur dan jangan pernah Bosan membaca tulisan ku ya 😍
Sarange ❤️❤️