STORY MENTENG VII MEDAN

STORY MENTENG VII MEDAN
Dion Prayuga Panjaitan


__ADS_3

"kamu......" ucap yuni melotot sambil memijit pelipis kening yuni. Yuni berusaha mengingat, sekumpulan ingatan yang kel bermunculan di pikiran yuni saat ini, ingin dia rangkai tapi belum bisa. Willi yang ingin memberhentikan yuni untuk berfikir tapi yuni menolaknya dengan mengangkat tangannya.


"Stop Will, don't touch me" teriak Yuni yang marah karena willi menarik tangan yuni, willi terkejut begitu juga ayah dan pamannya tiba-tiba yuni marah dan tatapannya yang tajam mengarah kepada kekasihnya saat ini.


"Heeii, you remember me?" tegas willi yang kesal karena yuni membentaknya didepan orang banyak.


yuni memejamkan matanya kembali, dan membukanya dia melangkah mendekati pria tersebut, dipandangnya lekat dan sangat lekat. dan yuni meninggalkan pria tersebut menuju dekat dengan pamannya, dan membisikkan sesuatu dan membuat ekspresi wajah pamannya melotot melihat ke arah pria tersebut dan melihat kearah yuni, dengan ekspresi yang tidak dapat diartikan lagi.


Yuni ingat dan sangat ingat pria tersebut, karena selama dijakarta dan di perjalanan pulang dari rumah sakit pikiran yuni di penuhi oleh wajah yang tidak dia kenal dan sekeping ingatan disusunnya, tapi tetap saja dia tidak mengerti apa artinya sebelum dia bertemu pria yang ada di hadapannya saat ini, tapi begitu melihat wajahnya sekumpulan fuzzel terkumpul dengan sendirinya dan dia ingat peristiwa itu di Menteng VII Kota Medan dan memberitahukan kepada pamannya. Pamannya yang Shock mendengar penuturan yuni dan beberapa detik pamannya lebih shock bahwa ponakannya sudah mengingat masa kelamnya.


"What wrong baby, Please tell me" ucap willi memohon penjelasan tapi sayang yuni bungkam tentang itu biarlah pamannya yang mengatur semuanya.


yuni melangkah kedepan semua pegawainya, dan mengucapkan sepata kata dan jujur bahwa dia lupa ingatan jadi dia memohon bantuan dari pegawainya agar mau membantunya bekerja sama untuk memajukan usahanya, sambil melihat tajam ke arah pria tadi dan Willi tak lepas pandangannya ke arah yuni dan pria tersebut. Willi yakin ada yang tidak beres dengan semuanya begitu juga ayah yuni yang sangat yakin bahwa putrinya mengetahui sesuatu dan mungkin yuni akan menjelaskan semuanya secara privasi.

__ADS_1


"ayo semuanya silahkan menikmati hidangannya dan kenalkan ini adalah papa dan paman saya" ucap yuni dan semua pegawai yuni menunduk sopan kepada orangtua bos mereka.


setelah acara selesai semua pada pulang ke kediaman masing-masing, dan willi saat ini sedang melangkah menuju kamar yuni tapi di hambat oleh pamannya.


"Hei mau kemana?tanya Martin


"mau ketemu yuni paman" jawab willi jujur


"ada apa paman?" tanya willi tegas


"kamu tau apa yang dikatakan yuni kepada ku" ucap martin


"tidak, tapi hal ini ingin ku tanyakan pada yuni tapi paman seolah mencegah ku dan meminta menemani mu minum saat ini" ucap willi

__ADS_1


"apa Menteng VII siapa Dion, yuni merasa pria itu adalah musuhnya yang bernama Dion" ucap martin. Willi terkejut mendengar perkataan paman yuni, dan sebaris senyuman muncul di bibirnya.


"kenapa kau jadi tersenyum, aku bertanya bukan meminta kau tersenyum" ucap martin dengan tatapan tajamnya.


"berarti yuni ingat aku paman," ungkap willi senang.


"Tidak...... ucap Paman Yuni dengan tegas membuat willi menatap paman yuni dengan ekspresi emosi dan kesal.


"Paman tau dia siapa, Pria itu adalah Dion Prayuga Panjaitan. dia ku terima kerja di salah satu restoran yuni tanpa dia tau siapa pemilik restoran dan dia tidak pernah berjumpa dengan ku. karena aku ingin yuni menghajarnya" Ucap Willi dengan tegas


***Hallo Readers semuanya, Jangan pernah bosan membaca tulisan ku yang masih amatir ini, mohon dukungannya dengan Komen, Like Favorit dan Vote. Thank you 😍


Couple B***

__ADS_1


__ADS_2