
Yuni melihat ke depan pintu kamarnya, disana sudah ada berdiri pria yang mengaku kekasihnya. dan yuni memandang anaknya dan memandang willi secara bergantian, anaknya sangat mirip dengan pria yang ada didepannya saat ini. detak jantung yang tak normal membuatnya agak sesak bernafas dan membuat kepala nya pusing dan sangat sakit. Willi yang melihat yuni, memijit pelipis kepalanya langsung mengambil Gavrael dari gendongannya dan duduk di sofa kamar anak mereka.
"baby, dia bayi kita kan"?? tanya willi sambil memandang anaknya yang berada di pelukannya. willi sangat senang dan bahagia., wajah Gavrael dihujani ciuman dari willi.
"dia anak ku, aku tak tau siapa papanya karena aku koma selama tujuh bulan" ucap yuni menunduk.
Willi menggeser dudukannya untuk menepis jarak antara mereka sambil menggendong Gavrael, "aku papanya karena aku yang buka Segel mu baby" ucap Willi pelan memandang lembut wajah yuni. yuni yang mendengar jawaban Willi tanpa filter tersebut membuat wajahnya memerah karena malu, tapi itu hanya persekian detik saja dan yuni langsung merubah mode dinginnya memandang Willi.
__ADS_1
"dari mana kamu tau? siapa tau aku sudah melakukan dengan pria lain disaat kita tidak jumpa" ucap yuni yang ingin melihat reaksi willi. Willi hanya tersenyum dan membelai wajah yuni, mengecup kening nya "sayang selama liburan kita selalu bersama tidak ada orang ketiga dan jarak kamu pulang dari bandara dengan kecelakaan itu hal tidak mungkin untuk kamu selingkuh. sayang kamu itu hanya punya aku dan aku punya mu. kita saling mencintai, sepuluh tahun kita berpisah dan kamu bekerja di batam aku langsung nyusul kamu dibatam dan disana kita bercinta, yuni langsung reflek memukul lengan Willi mendengar ucapan willi.
"sayang itu benar dan sangat benar, aku tidak berbohong. tapi dari pada kamu bahas siapa aku mendingan kamu ikut aku, kita pulang ya kerumah aku dan di sana banyak memori tentang kita. mungkin itu cara agar kamu mengingat ku dengan cepat. Hemm kamu mau kan," ucap Willi sambil memegang tangan yuni, dan menunggu jawaban dari yuni.
"Tapi papa aku gimana?" tanya yuni
"papa tinggal dulu disini sampai kamu ingat aku baru kamu pulang kesini dan kita menikah disini, dan tinggal bersamanya gimana?" tanya willi kembali
__ADS_1
"sayang aku tau gimana rasanya berpisah lama dengan orang yang kita cintai, itu sangat sakit karena itu aku ingin kamu menjaga papa dan menjalani hari dengan bahagia. aku yang akan membujuk papa mertua, kita hanya membuat adik Gavrael yang banyak agar Kakek Nenek mereka tidak berebut oke" ucap willi sambil mengkedipkan sebelah matanya. yuni yang melihat willi menggoda nya langsung malu dan mengalihkan pandangannya, "i love you baby" lanjut Willi
"I don't know, I hope you are patient for this situation" ucap yuni tersenyum tipis.
"tak apa sayang, pelan-pelan saja oia siapa nama anak kita sayang?" tanya Willi
"Gavrael Maxiwilliam, kata uncle papa nya Maxiwilliam tapi nama mu Willi gimana jalannya kamu papa gavrael? ucap yuni bingung.
__ADS_1
willi tersenyum bahagia, "Willi Maxiwilliam Panggabean, itu nama ku honey dan aku bangsa campuran kamu harus ingat itu sayang" ucap willi pelan. sementara ayah yuni yang berdiri diluar kamar cucunya mendengar semua pembicaraan putrinya dan Calon menantunya itu. dengan lemah ayah yuni pergi dan berjalan menuju kamarnya.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE DAN FAVORIT ❣️ THANK YOU 😍