
yuni saat ini sedang menunggu kepulangan willi, papa dan pamannya terlebih dahulu pulang kerumah willi karena willi sedang menjumpai kliennya diluar kantor sekalian makan malam bersama klien tersebut. mertua dan anaknya sudah tidur karena jam sudah menunjukkan jam 10 malam tetapi tanda-tanda kepulangan willi belum ada juga. yuni sesekali melirik jam dinding sambil menonton, dan melihat hp nya willi tidak memberinya kabar sekali pun semenjak pagi tadi. "kenapa lama sekali" gumam yuni sambil berjalan keluar rumah karena dia mau menunggu diteras rumah nya.
selang setengah jam mobil willi tiba, willi yang melihat yuni diteras rumah tertidur di sofa merasa bersalah karena seharian ini dia memforsir kerjaannya yang menumpuk selama dia tak masuk kerja. dengan perlahan dia menggendong yuni ke dalam kamar miliknya dan menyelimutinya dan mencium kening yuni dengan lembut "maaf aku mengabaikanmu" ucap willi pelan dan berjalan menuju kamar mandi karena dia ingin merendam air hangat untuk mengurangi lelahnya. sementara yuni yang terbangun karena pergerakannya tubuhnya sendiri merasa heran kenapa dia berada dikamar seingatnya dia berada di teras rumah.
"kenapa aku disini, apa willi sudah pulang?"gumam yuni pelan, yuni mendengar suara air dari kamar mandi menandakan bahwa willi sedang mandi akhirnya yuni menyiapkan baju tidur willi dan air teh jahe hangat. setengah jam willi sudah selesai dari kamar mandi tidak menemukan yuni tapi dia melihat baju tidur nya ada diatas tempat tidur dia tersenyum,, "istri yang sangat perhatian, aku ga sabar untuk menikahimu" ucap willi tersenyum lebar. baru selesai willi berpakaian pintu kamar nya terbuka dan muncul sosok wanita yang amat dicintainya membawa segelas air jahe hangat. willi tersenyum dan menghampirinya. "ini teh madu jahe hanget untukmu biar besok badan mu tetap segar" ucap yuni. willi mengambil gelas tersebut dari tangan yuni dan meletakkan di meja.
"loh kok ga diminum sayang? ucap yuni heran karena willi tidak meminumnya malah meletakkannya saja diatas meja.
"maaf aku mengabaikan mu seharian, aku sibuk mempersiapkan semuanya sebelum kita menikah dan berangkat pulang" ucap willi sambil memeluk yuni dengan erat.
"ga apa-apa kamu kan cari uang biar ada untuk ku habiskan" ucap yuni sambil menghirup wangi bluberry dari tubuh willi dan itu membuatnya sangat nyaman
"ayo kita kebalkon sayang," ajak willi sambil menggandeng yuni dan membawa air jahe.
"kata papa tadi kamu ketemu teman lama, siapa? tanya willi sambil memeluk yuni dari belakang dan mengelus rambut. yuni sangat menyukai posisi mereka saat ini dan itu membuatnya menjadi tertidur.
"hemm" gumam yuni pelan
__ADS_1
"sayang, kamu jangan bobo dulu kita bercerita sebelum tidur baby" ucap willi sambil menciumi leher yuni, yuni merasa geli dan dia terbangun dari kantuknya.
"sayang aku nyaman seperti ini, kita seperti ini dulu yah" ucap yuni. "baiklah nyonya aku akan melayanimu" ucap willi lagi.
"sayang siapa Vina?" ucap yuni dengan hati-hati karena sedari tadi yuni sudah berusaha untuk tidak menghancurkan momen mereka seperti ini tapi nama vina dan pertemuan mereka tadi sangat mengganggu pikirannya.
"kamu bertemu dengannya? ucap willi kaget dan membalikkan tubuh yuni menjadi berhadapan. yuni hanya menggelengkan kepalanya sebagai jawaban iya.
" dia ngomong apa saja sama mu baby" tanya willi sambil merapikan rambut yuni yang diterpa angin.
"dia bilang dia seniorku, dan kakak kos ku, terus dia bilang kami sangat dekat seperti keluarga, apa itu benar sayang? tanya yuni
"kenapa, apa kami ada masalah??" tanya yuni yang sudah kepo abis.
"ya kalian bertengkar, termasuk dengan ku juga" ucap willi.
"apa karena kamu pacarnya? tanya yuni dan itu membuat willi tertawa keras.
__ADS_1
"kenapa jadi menyimpulkan begitu" ucap willi sambil mencium bibir yuni yang cemberut.
"karena dia mengatakannya bahwa kalian pacaran sampai sekarang" ucap yuni sambil menundukkan wajah nya dengan sendu.
"look at me honey, only you in my life" ucap willi sambil memeluk yuni dengan erat.
"jangan percaya dia membohongimu' ucap willi lagi. sambil memandang wajah cantik yuni.
"aku percaya pada mu, tapi aku bilang ke dia bahwa aku ingin menikah dan dia menanyakan sama siapa tapi aku menjawab datang saja ke acaranya" ucap yuni
"dia menyukaiku tapi aku memilihmu, bahkan kau menolak ku dulunya aku tetap memilihmu tapi dia selalu datang menjumpai ku dengan berbagai alasan karena itu aku tidak bisa menolak dan aku hanya bisa mengikuti mu dari jauh sampai kita berpisah selama 10 tahun lalu itu membuatku terpukul keras sayang dan aku sempat depresi karena kamu menghilang tanpa kabar aku ga mau kehilanganmu dan dulu usia ku dulunya masih labil belum bisa menentukan arah tapi sekarang aku.." ucap willi panjang lebar
"aku percaya pada mu sayang' ucap. dea.
"ilove you" ucap yuni sambil mencium bibir willi , willi yang mendapat serangan mendadak langsung ******* dan mengelsplore lidahnya.
"baby, i want you" desah willi sambil ******* barang antik kembar milik yuni.
__ADS_1
"aku akan membuat mu melayang sayang" ucap yuni, willi yang mendengar ucapan polos kekasihnya dia hanya tertawa dan langsung menyambar bibi manis milik yuni.
Jangan lupa like komen ,favorit dan votenya