Suami Tampan Rahasiaku ,, !!

Suami Tampan Rahasiaku ,, !!
Kembali ke kota


__ADS_3

...Selamat sore bestiee...


...Sebelum lanjut di pasti kan udah tekan favorit ya bestiee...


...Terima kasih...


...Dan juga jangan bosan bosan untuk dukung author ya...


Baiklah lanjut ya bestiee


...🔥🔥🔥🔥🔥...


Dan saat ini waktu nya Balgis dan ke-dua teman nya kembali ke kota


Dan saat ini masih jam enam pagi


Meskipun Balgis sudah merasa baik baik saja tapi tetap saja kening nya harus di perban karena ada luka jahit di sana tapi sudah kering


Hanya saja Davina dan Prita yang over terhadap nya


Bahkan Balgis sendiri sudah tidak merasa kan apa apa


'' Nonton basket yuk '' ajak Balgis


'' Gak ada kamu harus Istirahat " ucap Prita


" Bosen emang kalian gak bosen ya di sini kita udah dua hari gak kemana kemana " bujuk Balgis


" Lagian di sana kalian bisa cuci mata akan banyak cowok ganteng yang hadir di sana " kata Balgis


" Kalau gitu aku setuju " kata Prita


" Ok kalau gitu kita langsung ke sasana untuk nonton basket " putus Balgis


" Kenapa tiba-tiba ingin ke sana " heran Davina


" Atau gara gara ada Remon " tebak Davina


" Enak aja aku males aja pulang ke rumah kita nonton dulu baru pulang "


" Aku kira kamu udah kepincut sama Remon si ketua basket " ejek Prita


" Udah yuk nyocos mulu dari tadi " kesel Balgis


Sedang kan di keluarga Muzakki saat ini sedang sarapan dan hanya ada anak dan ibu nya


" Ma kapan papa balik perasaan udah lebih seminggu papa pergi " tanya Bara


" Kalau dari jadwal nya sih seharusnya tadi malam papa sudah bersama kita tapi entah lah " ucap mama Maura biasa


" Papa dan mama bertengkar " tebak Bara


" Gak " jawab mana Maura


Saat mereka asyik sarapan tiba tiba ada yang datang


" Mama Bara papa datang " teriak nya sangat nyaring


" Tu orang nya datang ma " ucap Bara


" Sarapan dulu pa belum sarapan kan " ajak nya


" Tau aja kalau papa lagi lapar "

__ADS_1


'' Bara " panggil papa Muzakki


" Iya pa "


" Kalian kamu akan mulai aktif di sekolah kita " tanya nya


" Terserah papa aja Bara ikut aja " jawab nya santai


Papa Bara melirik mama Maura


" Besok aja sekalian ikut upacara " jawab mama Maura


" Itu terlalu cepat ma Bara aja belum mempersiapkan apa apa " tolak nya halus


" Mama tidak menerima alasan apapun di sana kamu hanya akan mengurusi murid murid yang nakal tapi ingat jangan terlalu keras mendidik mereka karena apa yang kita lihat bekum tentu kebenarannya '' ucap sang mana dengan tegas


'' Lagian di sana ada pak Hendro yang akan membantu kamu " jelas sang papa


" Atur ajalah pa ma Bara ikut aja lagian nolak pun percuma " pasrah Bara


" Aku harap ini yang terbaik meskipun terkesan gegabah tapi aku yakin akan nikmat nya setelah ini " batin Maura


" Bersikap lah dewasa saat di sana jangan sok berkuasa hormati semua guru dan didik murid murid dengan ilmu bukan dengan keberadaan " nasehat Muzakki


" Bara tahu pa tidak perlu khawatir yang ada Bara yang khawatir " jelas nya


" Kenapa ? "


" Bara takut mereka semua terpesona dengan ketampanan Bara "


" Oh iya untung kamu berbicara itu pakai jadi ingat "


" Ingat apa pa " tanya Maura


" Lagian siapa juga yang peduli " jawab Bara acuh tak acuh


Entah kenapa saat ia di khianati oleh kekasih nya dulu Bara menutup rapat rapat hati nya


" Dan karena kamu tidak ada kerjaan kamu bebas untuk hari ini ingat cuma hari ini "


" Boleh pulang malam gak " nego Bara


" Boleh " jawab sang papa


" Tapi jangan mabok mabokan bahaya saat mengemudi " nasehat mama


" Dikit doang ma " tawar Bara


" Atur aja Bara " kesel sang mama


Meskipun mereka dari keluarga konglomerat tapi tidak ada larangan ini dan itu tapi masih ada batasan batasan yang tidak boleh anak anak nya larang


Mau minum silahkan tapi harus ingat batas


Asal tidak membuat masyarakat gaduh aja dan tidak mencoreng nama baik keluarga besar


" Baiklah setelah ini Bara akan pergi ke apartemen untuk kumpul bersama dengan Dhafa dan Pandra "


" Itu itu aja teman mu Bar gak ada yang lain apa " ejek sang papa


" Ya banyak pa tapi cuma mereka yang siap langsung meluncur mereka kan kerja di perusahaan kita jadi gak susah untuk keluar " jelas nya


" Atur aja Bar " ejek sang papa

__ADS_1


" Papa ini sok gaul ingat umur pa " ejek Bara


" Hus hus udah sarapan yang benar kalau kamu mau keluar keluar aja Bar dan papa harus istirahat setelah ini " ucap sang mama


Seperti yang di katakan Bara ia menghubungi ke dua sahabat nya untuk kumpul di apartemen milik nya


" Kenapa sih Ar akhir akhir ini lo sering ngajak kita kumpul mana Pandra gak bisa datang lagi " ucap Dhafa


" Kemana tu anak " tanya Bara


" Lagi ada di luar kota ngurusin cabang perusahaan di sana " jawab Dhafa


" Kamu lagi setres nya Ar "


" Atau kamu belum ikhlas dengan pengkhianatan kekasih mu yang nya duitan itu " tuduh Dhafa


" Aku udah berusaha untuk mengikhlaskan dan sekarang aku menjadi lebih baik atas pengkhianatan itu " jelas nya


" Memang sih tapi itu penghianatan yang sangat menusuk banget " ucap Dhafa


Flashback on


Bara lagi kumpul bersama dengan teman-teman nya dan siapa sangka di sana juga ada sang kekasih yang sedang bermesraan dengan cowok lain


Tidak ingin berburuk sangka Bara mencoba untuk tidak mempercayai apa yang ia lihat


Dan setelah beberapa bulan kemudian hubungan mereka tambah renggang sebab kekasih nya selalu sibuk sibuk saat ia hubungi


Hingga suatu saat Bara ingin memberikan kejutan pada sang kekasih dan saat itu juga Bara melihat jika sang kekasih sedang bergulat dengan teman nya sendiri teman yang sudah ia percaya untuk melindungi kekasih nya siapa sangka mereka tega mengkhianati nya


" Oana " panggil Bara marah


" Bara " kaget ke-dua nya


" Jadi ini yang kalian lakukan di belakang ku "


" Bara dengerin penjelasan ku dulu "


" Sayang sudah lah gak ada gunanya lagi membantah kita udah tertangkap basah lagian kamu tidak mencintainya kan " ucap sang cowok yang tidak merasa bersalah sekalipun


" Benar juga lagian aku sudah tidak membutuhkan dia lagi " ucap Oana


" Apa salah ku kenapa kalian tega mengkhianati ku" tanya Bara


" Tidak ada yang salah hanya saja kamu terlalu bodoh " ucap Oana pedas


Tanpa ingin berlama-lama Bara memilih untuk pergi dan meninggalkan mereka berdua dan sejak saat itu Bara tidak mempercayai cinta lagi


Flashback off


BERSAMBUNG…


Jangan lupa dukung karya author ya bestiee jangan lupa juga like koment


Tinggal jejak setelah selesai baca ya bestiee


Satu like satu koment sudah cukup kok bestiee


Buat nyemangatin author lah ya


Jangan di tinggal kan begitu ya bestiee sudah baca menghilang kan sedih author nya


Terima kasih

__ADS_1


Lanjut di bab selanjutnya ya bestiee


__ADS_2