
...Siang bestie...
Karena merasa percuma untuk membangun kan Balgis akhir nya Prita bicara
Udah lah Dev ,biarin dia tidur, kita juga ikut tidur yuk, badan ku juga berasa mau rontok ini pegal semua habis main futsal tadi " ujar Prita yang sudah melepas tas nya di sofa kamar sang sahabat.
Davina hanya memandang aneh kepada dua sahabat nya yang satu nya nyenyak banget tidur nya setelah apa yang terjadi tadi, dan yang satu nya ter lihat sangat jorok karena ia melihat Prita tidak ada tanda-tanda ingin membersih kan badan nya terlebih dahulu setidaknya cuci muka dan ganti pakaian itu lah yang ada di benak nya se orang Davina
Karena itu ia ingin menegur sang sahabat agar ia tidur dalam ke adaan yang bersih.
Tot kamu nggak bersih bersih badan dulu " kata Davina pada Prita karena ia melihat Prita sudah beranjak naik ke tempat tidur Balgis dengan masih memakai seragam
udah ngantuk Dev " rengek Prita malas
Karena ia tau Davina paling cerewet jika menyangkut dengan kebersihan
Dan jika sudah begitu Davina akan memaksa nya dan jika itu sudah terjadi mau tidak mau ia harus mengalah karena jika tidak Davina akan tetep mengganggu nya sampai ia mau mengikuti keinginan nya
Tot " tegur Davina
Kali ini aja aku benar-benar merasa capek " rengek Prita pada sang sahabat
Tapi sayang nya Davina tidak semudah itu untuk mengabul kan keinginan si bontot
Karena kebersihan juga sebagian dari iman dan juga menjaga kesehatan kita karena jika sudah berada di luar terlalu banyak polusi yang menempel pada tubuh kita.
Maka dari itu Davina selalu mandi saat ia datang dari luar dan itu juga yang ia terap kan kepala sahabat sahabat nya
Tapi sayang nya peraturan itu tidak pernah benar-benar di ikuti oleh ke dua sahabat nya
Entah lah apa yang ad di benak sang sahabat
Jangan jorok tot, bersih bersih dulu, tadi kamu keringetan nanti tempat tidur Balgis kotor karena kamu gak mau mandi emang kamu mau nanti Balgis sakit sebelum acar pernikahan nya " ucap Davina memarahi Prita dan juga membawa bawa pernikahan Balgis agar si bontot mau bersih bersih
Dasar emak emak cerewet " gerutu Prita karena sudah mengantuk tapi ia di paksa untuk mandi
__ADS_1
Apa kamu lupa jika kulit Balgis sangat sensitif " jelas Davina lagi
Iya ini udah mau bersih bersih dan juga mau ganti baju "jawab Prita kesal menuju kamar mandi Balgis.
Bagus itu baru sahabat ku, sahabat ku harus pintar dan juga bersih " ucap Davina
Tapi sayang nya Prita menganggap itu hanya sebuah sindiran halus karena mendengar kata-kata pintar dan juga bersih dari mulut Davina
Kamu menyindir ku " ucap Prita
Hah siapa " heran Davina pura pura tak tahu
Jangan sok polos Dev aku tahu semua isi otak mu dasar sahabat laknat tidak punya hati tidak berperikemanusiaan " jawab Prita kesal
Dan Davina tertawa mendengar itu karena ia sudah memprediksi kan jika Prita akan ngomong seperti itu karena memang selalu terjadi
Dan setelah itu mereka semua tertidur di ranjang Balgis
Hari pun berganti dengan sore dan sudah jam tiga sore, Balgis sudah merasa puas dengan tidur siang nya,
Namun gerak nya ter henti karena seperti berada di ruangan yang sempit, tubuh Balgis di apit oleh Davina dan juga Prita yang juga tidur di sisi nya.
Kapan dua manusia ini masuk " tanya Balgis pada diri sendiri, karena rasa ngantuk nya yang luar biasa tadi, membuat dia lupa kalau kedua sahabat nya sudah datang sewaktu dia tidur.
Balgis tidak ambil pusing karena itu hak biasa ia pun beranjak dari atas tempat tidur tanpa membangun kan sang sahabat
Dia segera menuju kamar mandi untuk mencuci muka nya yang sudah sembab karena kelamaan tidur.
Di kamar mandi Balgis mendengar suara nada dering telpon dari hand phone nya, dengan cepat dia keluar kamar mandi untuk melihat siapa yang menelpon nya di sore seperti ini.
Yang dia tahu yang sering menelpon hanya Davina dan juga Prita tapi sekarang tidan mungkin karena mereka sedang berada di rumah nya, atau bunda nya
tapi itu lebih tidak mungkin karena saat ini ia sedang berada di rumah bukan di luar jadi kemungkinan besar bukan bunda nya yang menelpon tapi siapa itu kah pikiran Balgis
Setelah mendapati hand phone nya, Balgis manaut kan ke dua alis nya karena merasa heran dengan panggilan nomor baru di layar hand phone nya
__ADS_1
Karena merasa penasaran akhir nya Balgis langsung mengangkat nya
Hallo " jawab Balgis dengan hati hati
Kenapa lama sekali si angkat telpon nya "gerutu kesal se seorang di seberang telpon
Ini siapa?" tanya Balgis yang tidak yakin dengan suara orang yang menelpon nya sekarang, dia cukup kenal dengan suara itu, tapi dia ragu dengan telinga nya sendiri
Apa kau tidak mengenali suara calon suami mu sendiri " gerutu Bara semankin kesal dengan jawaban sang calon istri
Astaga, aku kira siapa yang menelpon " kata Balgis merasa legah
Memang kau berharap siapa yang menelpon mu " tanya Bara dengan kesal
Aku tidak ber harap di telpon siapa pun malah "jawab Balgis cuek padahal dia sangat senang karena di telpon oleh calon suami nya tersebut
Ceeeh,,, kenapa begitu lama mengangkat telpon ku, kau sedang tidak berada di luar rumah kan " tanya Bara memastikan karena ia tau Balgis keras kepala
Belum apa apa kau sudah sangat posesif, aku berada di rumah tidak kemana mana, dan masih di kamar dari tadi, aku hanya habis dari kamar mandi tidak mendengar dengan jelas suara hand phone ku berdering " jelas Balgis tidak sadar, karena dia tidak ingin calon suami nya itu salah paham
Baguslah, aku hanya tidak ingin terjadi apa apa lagi dengan mu sebelum kita menikah " jelas Bara lembut dan tanpa sadar mendengar ucapan Bara Balgis terb senyum lebar.
Jadi kalau sudah menikah tidak apa apa kalau terjadi apapun denganku " tanya Balgis usil
Jangan bicara bodoh, istirahatlah, aku akan menelpon lagi nanti " ucap Bara di seberang telpon
Baiklah " jawab singkat Balgis, namun dengan wajah semuringah, wajah khas orang yang sedang kasmaran.
Telpon telah berakhir tapi Balgis masih menatap layar hand phone nya dengan senyum gemas.
Sejak kapan dia punya nomor ku " tanya Balgis pada dirinya sendiri
Jangan lupa like koment and vote ya bestie
TERIMAKASIH
__ADS_1