Suami Tampan Rahasiaku ,, !!

Suami Tampan Rahasiaku ,, !!
Persiapan


__ADS_3

Davina dan juga Prita sudah berada di rumah Balgis sedari tadi, mereka juga telah selesai mencari kado pernikahan untuk Balgis, dan hari ini mereka akan tidur di rumah Balgis


Ini buat kamu " kata Davina memberikan kotak berukuran sedang berwarna hijau pucuk pisang yang berpita manis di bagian atas


Apa ini " kata Balgis heran


Dalam rangka apa kalian ngasih aku kado " kata Balgis penasaran


Kebiasaan, banyak tanya " jawab Davina sewot


Ini hadiah pernikahan dari kita " kata Prita menimpali


Aku curiga nih, kalau kalian udah kaya gini " ucap Balgis waspada


Apa sih,orang kita niat baik ngasih kado " kata Prita sewot


Muka kalian tuh yang bikin orang nggak berpikir baik " kata Balgis melihat kedua sahabatnya


Dari tadi tersenyum usil aku buka sekarang ya " ucap Balgis, Davina dan juga Prita terus menatap Balgis yang sedang membuka kotak hadiah dari mereka dengan menahan tawa.


Apa ini " kata Balgis mengambil yang seperti baju berwarna merah


Namun matanya semankin melebar saat mengetahui isi dalam kotak adalah gaun malam yang transparan berwarna merah, hitam dan hijau, serta putih


Gila ya kalian " teriak Balgis kesal


Aku gak mau tahu, pokok nya besok malam kamu harus pakek ini " kata Davina sambil tertawa


Begitu pun juga dengan Prita


Nggak mau, jijik banget aku " jawab Balgis sambil menjauhkan kotak hadiah itu dari nya.


Sekarang aja kamu mikir gitu, ntar kamu sendiri yang nyari nyari gaun malam itu " kata Prita sambil mengarahkan bibir nya ke kotak hadiah sambil tertawa puas


Sialan kalian berdua " gerutu kesal Balgis


Pokok nya apapun yang terjadi kamu harus pakek ini malam besok, biar pak Bara terpesona sama tubuh mu seksi " ucap Prita sambil tertawa


Nggak pakek ini aja, aku udah seksi " jawab Balgis dengan muka kesal


Biar tambah seksi lagi" kata Davina menimpali


Dasar otak mesum kalian berdua minta di geprek " gerutu Balgis


Balgis nanti ceritain yah, kalau malam pertama gimana rasa nya, enak dulu apa sakit dulu atau malah enak enak terus?" ucap Prita tanpa dosa


Kenapa aku harus cerita sama kamu " kata Balgis kesal


Ya harus donk, biar aku tahu seberapa perkasanya pak Bara " jawab nya sambil tertawa

__ADS_1


Emang kamu ngerti " kata Davina menimpali ucapan Prita


aku bukan anak kecil lagi ya " jawab Prita kesal.


Dan mereka saling tertawa.


Nggak terasa ya, malam ini, malam terakhir kamu jadi gadis " kata Prita pada Balgis


Kadang hidup terlalu banyak kejutan " sambung nya lagi


Kemaren kita masih asyik main, nongkrong, gila gilaan, eh tahu nya besok kamu udah nikah aja " kata Prita dengan muka yang sedih


Mulai deh " ucap Balgis yang tahu kalau sahabat nya itu sudah mulai sedih.


aku juga nggak pernah nyangka banget, kalau akan nikah secepat ini, sama orang yang kemaren paling aku nggak suka, yang paling aku hindari " ucap Balgis


Kenapa jadi melow sih, ini kan hari bahagia " timpal Davina


Yakan sedih begok, sahabat kita akan nikah besok, kamu mah emang manusia nggak punya hati " gerutu Prita kesal


Sepanjang malam mereka menghabiskan dengan bercanda, bercerita bahkan sesekali mereka berpelukan karena terharu untuk moment bahagia ini, bahkan saling mendoakan untuk kebahagian mereka masing masing, dan yang paling penting adalah janji mereka untuk tetap bersama dalam keadaan apapun nanti.


Dan pembicaraan itu berakhir dengan mereka yang terlelap saling berpelukan.


FOREVER BEST FRIEND " ucap mereka bersama sambil berpelukan lalu terlelap di alam sadarnya masing masing


Tok tok tok" suara ketukan pintu berulang kali


Namun masih tidak ada jawaban dari tiga gadis yang masih tertidur lelap di dalam kamar.


bunda Iin membuka pelan knop pintu kamar Balgis.


Hey gadis gadis, ayo bangun "teriak Iin membangunkan Balgis, Davina dan juga Prita sambil membuka gorden besar di ujung kamar Balgis.


Dan cahaya matahari pagi pun masuk ke dalam kamar.


Dan itu membuat mata yang masih terlelap harus terbuka paksa karena silau cahaya matahari.


Bun kenapa si, kita masih ngantuk " ucap Balgis kesal dengan suara parau ciri khas orang bangun tidur


Bangun, rapikan barang barang mu, dan setelah itu cepat mandi " ucap Iin berdiri di ujung tempat tidur


Kita mau kemana?" tanya Balgis heran


Tidak akan kemana mana, tapi sebentar lagi orang WO akan datang untuk menghias kamar mu " jelas bunda Iin


Kenapa harus di hias si, cuma untuk tidur kok" gerutu Balgis


Ya harus, kamar pengantin harus beda" jawab bunda Iin sambil menahan senyum

__ADS_1


Apanya yang harus beda, jangan aneh aneh deh bun " kata Balgis semankin kesal


Apanya yang aneh, memang gitu seharus nya kaksu kamar pengantin, kamu yang aneh " kata bunda Iin tak mau kalah dengan anak nya


Sekarang kalian bangun dan sarapan, bunda udah siapin makan untuk kalian, dan hari ini Davina dan Prita harus bantu bunda, oke" kata nya lagi dengan tiga gadis di hadapan nya


Siap bun " jawab Prita dan Davina setengah mengantuk


bunda tunggu di bawah " ucap Iin sambil beranjak dari kamar Balgis.


Kenapa banyak hal yang bikin ribet si " ucap Balgis kesal


Udah nurut nurut aja, cuma untuk hari ini kamu harus jadi anak baik " ucap Davina sambil berlalu ke kamar mandi.


Di rumah keluarga Muzakki


Muzakki, Maura dan juga Bara sedang menikmati sarapan pagi nya.


Tidak ada kesibukan di rumah keluarga Muzakki, mereka menikmati seperti biasa.


Segala persiapan sudah di siapkan oleh Maura sejak kemaren, jadi hari ini mereka tinggal menunggu untuk berangkat ke rumah keluarga Keynat.


hari ini kamu liburkan " tanya Maura pada bara dan bara mengangguk sambil mengunyak makanannya.


Kamu juga udah siap kan, untuk nanti malam " tanya Maura lagi


Udah siap lahir batin ma " jawab nya tegas


Muzakki dan Maura hanya tertawa mendengar jawaban anak nya itu.


Ingat anak orang masih di bawah umur ledek Muzakki pada anak nya


Apa sih pa " jawab Bara yang mengerti maksud papa nya


Kan papa cuma mengingatkan " kata Muzakki sambil tertawa


Salah papa menikahkan aku dengan gadis di di bawah umur " pembelaan bara


Siapa yang di bawah umur, Balgis sudah memasuki usia dewasa kok 18 tahun " jelas Maura


Tapi kan dia masih sekolah, masih anak kecil " kata bara menimpali


Dewasa itu bukan di ukur dari umur "jawab Maura


bara hanya diam tidak mau lagi melanjutkan perdebatan dengan mama nya .


Hari ini kamu harus dirumah, tidak boleh kemana kemana " kata mana Maura pada Bara dan bara hanya mengangguk tanpa menjawab


Jangan lupa like koment and vote ya bestie

__ADS_1


__ADS_2