
...Lanjut bestie jangan lupa dukungan nya ya...
...Maaf author lagi gak bisa buat mereka melakukan malam pertama jadi di tunda besok ya 😄😄😄...
Balgis nampak kikuk karena saat ini Bara sudah ada di depan nya dengan nafas yang memburu
Bara kembali menelan ludah nya melihat punggung dan paha Balgis yang tidak terbalut pakaian sebenang pun.
Dan tanpa dia sadar bahwa ada sesuatu yang sudah mendesak di bagian celana nya.
Bertahan lah " gumam nya pada diri sendiri.
Ke kenapa " tanya Balgis gugup
Kamu juga kenapa " tanya Bara
Aku hanya kaget saat kamu masuk " jawab Balgis dengan terbata bata
Maaf aku hanya tidak bisa mengontrol diri ku sendiri '' jujur Bara
Aku tahu tapi bisa kah kita lakukan besok karena malam ini aku capek banget " ucap Balgis gamblang
Mendengar itu Bara jadi lesu tapi ia tak memaksa karena ia juga merasa lelah tapi tidak dengan bagian bawah nya di super star nampak tak ingin tahu tapi sekuat tenaga bara menahan nya karena ia tak ingin memaksa kan sang istri
Baik lah ganti baju mu " ucap Bara
Tapi kamu keluar dulu " pinta Balgis
No kita sudah sah semua bagian tubuh mu sudah menjadi milik ku " ucap Bara tegas
Baik lah tapi jangan tatap aku seperti itu, Hem kalau gitu kamu tutup mata mu "
Kenapa harus di tutup " heran Bara
Mau aku ganti baju atau baku akan tetap berada di kamar mandi sampai besok pagi " ucap Balgis.
Baik lah " ucap Bara mengalah
Dengan segera Bara menutup mata nya tapi ya begitu lah di mana mana laki laki semua nya sama yaitu mata keranjang
Bara selalu membuka mata nya di saat Balgis sedang sibuk memakai pakaian nya
Sayang buka mata mu aku sudah " ucap Balgis sambil mendekat ke arah Bara
__ADS_1
Baik lah ayo tidur " ucap Bara tersenyum dan istri cantik nya tersebut
Bara sudah keluar lebih dulu dari kamar mandi itu, awal nya Balgis mengagguk dan juga mengikuti langkah bara tapi mendadak Balgis menghentikan langkah nya, dia masih belum bisa mencerna kata kata Bara yang dengan enteng nya mengajak nya tidur.
Balgis bingung dengan kata tidur yang di maksud oleh suami nya tersebut
Kenapa kau termenung " kata Bara yang kini sudah duduk di sisi tempat tidur Balgis
Tidak sautan dari Balgis
Sayang kamu kenapa ayo sini " pinta Bara dengan lembut dan penuh dengan kasih sayang
akhir nya Balgis melangkah pelan ke arah tempat tidur nya, dia masih terasa sangat canggung memikirkan apa yang akan terjadi antara dia dan bara suami baru itu malam ini.
Dengan takut takut Balgis naik ke atas tempat tidur, dan berbaring di sisi Bara.
Tanpa pamit Bara langsung memeluk tubuh istri nya,dan Balgis tidak bisa memberontak karena itu hal yang biasa untuk pasangan suami istri walau dia masih sangat canggung.
Setelah itu Bara melepas kan pelukan nya dan meraih selimut untuk mereka gunakan dan setelah nya ia langsung memeluk Balgis kembali.
Aku tahu kau masih sangat takut untuk melakukan itu, dan aku tidak akan memaksa nya sampai kau benar benar siap " ucap Bara lembut di telinga Balgis.
Maaf " ucap Balgis yang kini sudah menghadap kan tubuh nya ke Bara
Aku bukan nya tidak mau hanya saja aku merasa capek dan juga aku sedikit takut hehehe '' jujur Balgis
Dan Bara merasa gemas dengan tingkah istri nya tersebut.
Istirahat lah, aku tahu kau sangat lelah " jawab Bara tersenyum
Balgis mengangguk.
Tidak lama mata Balgis sudah terpejam karena sudah tidak bisa lagi menahan rasa kantuk dan lelah karena kesibukan seharian.
Bara terus memeluk tubuh istri nya itu sambil mengelus puncak kepala Balgis dengan sayang.
Hari ini aku masih bisa menahan nya, tapi aku tidak yakin untuk besok " ucap Bara sambil terus memandang wajah Balgis yang kini sudah tidur menghadap kearahnya.
Ke esokan hari nya mata Balgis mengercap saat sinar matahari sudah mulai mengintip masuk ke kamarnya.
Dan dia menahan nafas nya saat melihat satu lengan melingkar di pinggang nya, pelan pelan Balgis memutar tubuh nya untuk melihat si pemilik lengan besar itu.
Balgis tersenyum legah, saat menyadari kalau lengan besar itu milik Bara, lelaki yang kini telah resmi menjadi suami nya.
__ADS_1
Aku hampir lupa, kalau sekarang aku sudah punya suami " gumam nya sambil tersenyum memandang wajah tampan Bara yang masih tertidur lelap.
Morning sayang " ucap Bara mengejutkan Balgis.
Kau sudah bangun " tanya Balgis sedikit malu karena ke pergok sedang menatap wajah bara.
Cup "Bara mencium bibir Balgis tanpa pamit.
Apa yang kau lakukan " kaget Balgis yang mendapat ciuman tiba tiba dari Bara.
Morning kiss sayang, dan mulai sekarang kau harus terbiasa " ucap Bara sambil tersenyum
Kenapa harus bangun tidur sih " malu Balgis
Emang kenapa ? " tanya Bara
Aku belum sikat gigi "
Tapi aku suka dan kau tidak perlu malu karena mulai hari ini setiap bangun tidur aku akan melakukan nya dan lagi pula ini bukan ciuman pertama kita " ucap Bara
Dan setelah itu Bara menarik tengkuk kepala Balgis dan kembali mencium bibir Balgis dengan lembut.
Sayang " ucap Balgis
Aku tidak peduli " jawab Bara yang tidak sabar ingin kembali mengecup ranum bibir istri nya tersebut.
Bara kembali ******* bibir seksi Balgis pelan pelan dia mulai memasukan lid*ah ke dalam mulut istri nya tersebut, melihat Balgis yang nampak benar benar kaku dengan ciuman ini, membuat Bara tersenyum karena merasa yakin kalau istrivnya ini benar benar tidak pernah berciuman.
Bara semankin terbuai dengan ciuman pagi ini, tidak henti hentinya ia meyesap lembut bib*ir Balgis
Sedang kan Balgis mulai membuka pelan bi*bir nya tanpa sadar dia sudah membalas ******* sang suami
Mereka berdua semankin terbawa dengan ciuman pertama ini, Bara terus mengabsen setiap isi dalam mulut Balgis dan sesekali Bara menggigit bibir istri nya tersebut karena gemas.
Tok tok tok" suara pintu, dan itu membuat mereka menghentikan ciuman yang sudah mulai panas.
Bara terpaksa melepaskan kenikmatan di pagi hari nya tersebut.
Siapa sih yang ganggu " kesal Bara
Udah sana lihat dulu " ucap Balgis
Sedangkan Balgis segera mengambil nafas karena merasa paru parunya sudah kehabisan oksigen, dan dia merasakan panas di bagian kedua pipinya.
__ADS_1
Dan untuk bara ia membuka pintu
Pagi tuan " ucap sang pembantu keluarga Keynat