Suami Tampan Rahasiaku ,, !!

Suami Tampan Rahasiaku ,, !!
Menggendong


__ADS_3

...Selamat pagi bestiee...


...Sebelum lanjut di pasti kan udah tekan favorit ya bestiee...


...Terima kasih...


...Dan juga jangan bosan bosan untuk dukung author ya...


Baiklah lanjut ya bestiee


...🔥🔥🔥🔥🔥...


Meski terus mengomel tapi mereka tetap melakukan aksi yang menjadi hukuman mereka ya meskipun tetap aja tidak ada perubahan malah tambah kacau sebab mereka hanya memetik daun nya tidak dengan batang nya


Tapi tetap tidak ada perubahan di tamanan tersebut karena memang daun nya sangat lebat


" Udahan aja yuk aku pusing " ucap Balgis.


Belum juga Davina dan Prita merespon Balgis sudah tumbang lebih dulu


Bara yang mengetahui kejadian itu lewat CCTV di ruangan nya langsung berlari secepat mungkin


" Sial kenapa pakek pingsan segala " gerutu Bara


Sedang kan Prita dan Davina mendadak linglung


" Prita aku mohon untuk kali ini aja jangan nangis pakai otak untuk berpikir please " pinta Davina dengan tatapan memohon


Karena saat Prita panik dan merasa khawatir diri nya akan menangis dan menangis tidak ada yang bisa ia lakukan untuk membantu nya


Dan sifat itu yang sangat di benci oleh Davina dan Balgis


Karena di saat diri nya atau Balgis yang kenapa kenapa Prita tidak dapat membantu


Prita yang mendengar teguran dari Davina mencoba untuk fokus


" Tahan Prita tahan jangan nangis " ucap Prita dengan gaya lucu nya


" Ayo angkat Balgis ke K U S " ucap Prita


" U K S " Prita jawab Davina dengan menekan semua ucapan nya


Prita memilih untuk diam karena ia tau saat ia panik apa yang Prita ucapkan tidak akan sama dengan apa yang ia pikirkan


Saat mereka berdua kesusahan mengangkat Balgis bara datang


" Biar saja aja " ucap nya.


" Alhamdulillah ada pak Bara " syukur Davina


Sedang kan Prita hanya diam ia masih merasa sangat kesel ke Bara karena bagi Prita Bara lah yang harus bertanggung jawab..


Karena keadaan Balgis seperti ini akibat ulah nya


Tapi ia memilih untuk diam karena tidak ingin di marahin oleh Davina


Bara mengangkat Balgis dengan santai nya tidak terlihat berat sama sekali


Davina dan Prita mengikuti dari belakang..


Tidak ada yang tau tentang kejadian itu karena semua guru sibuk mengajar dan semua siswa-siswi sibuk mengikuti pelajaran

__ADS_1


Hanya ada beberapa siswi yang keluar dengan urusan masing-masing


Sampai di UKS Bara membaring kan Balgis dengan hati hati


Dan sekarang ia dapat melihat jika wajah Balgis sangat pucat tapi tidak mengurangi kecantikan nya


Saat Bara ingin menarik tangan nya dari kepala Balgis


Uweeeek


Balgis muntah di bahu Bara sedang kan Bara Davina dan Prita melongo melihat kejadian itu


" Sial " ucap Bara


Dan dengan kasar Bara menarik tangan nya dari kepala Balgis


" Kalian urus tenan kalian saya ingin ke toilet " ucap Bara dengan dingin dan dengan tatapan tajam nya


Davina dan Prita hanya mengangguk karena mereka merasa prihatin dengan Bara


Tapi jauh di lubuk hati mereka yang paling dalam mereka menertawakan kesialan Bara guru baru yang ada di sekolah mereka..


Dan guru yang sudah menghukum mereka


" Anggap saja itu sebagai balasan karena udah menghukum kita " ucap Prita


Dan Davina menanggapi


" Tot tolong pergi ke koperasi beli kan Balgis seragam baru "


" Siap "


Dan Davina memilih untuk membawa Balgis dan Prita pulang bersama nya


Davina meminta izin dan surat untuk pulang cepat karena Balgis sedang sakit


Setelah semua nya beres Prita yang meminta izin ke guru kelas nya untuk mengambil tas nya dan kedua teman nya


Tak lupa juga dengan membawa surat keterangan dari guru piket karena Prita yakin guru itu tidak akan percaya kalau tidak ada bukti


Dan setelah itu Davina dan Prita membopong tidak nih Balgis meskipun kesusahan tapi mereka masih kuat tapi tidak tahu apakah bisa sampai ke mobil atau tidak


Karena tenaga mereka juga sudah terkuras


Dan Bara melihat kejadian itu


Dan tanpa di duga Bara juga memilih untuk pulang karena hari ini hanya pengenalan dan melihat isi sekolah


Melihat ada Bara Davina langsung memanggil nya


" Pak Bara " panggil Davina


Bara pura pura tidak mendengar


" Pak tolong kita " teriak Davina


Tidak ingat membuat keributan Bara memilih untuk nyamperin mereka


" Pak bantu kita " ucap Davina


" Mau kemana kalian kok bawa tas " tanya

__ADS_1


" Kita mau pulang karena dokter nya lagi tidak ada mohon bantuan nya pak bawa Balgis ke mobil karena ia belum sadar sadar juga "


Mendengar Balgis belum sadar Bara langsung mengangkat tubuh nya dengan tergesa-gesa


" Di mana mobil nya " tanya Bara


" Di pojok itu " jawab Prita


Dengan segera Bara melangkah kan kaki nya ke sana


" Bawa ke rumah sakit saja " ucap Bara


" Iya pak " jawab Davina agar cepat


Dan setelah itu tanpa permisi mereka pergi begitu saja


Dengan Davina yang menyetir sedangkan Prita sedang berusaha untuk membangun kan Balgis dengan memberikan minyak kayu putih di hidung Balgis


" Belum sadar juga " tanya Davina


" Kayak nya Balgis pingsan karena kelaparan deh "


" Jangan ngaco Prita "


" Aku serius dari tadi cacing nya bunyi terus " serius Prita


" Yang benar "


Prita menganggu mantap


" Dasar ceroboh udah tahu punya penyakit maag masih aja sok sok an gan makan " kesel Davina..


" Nanti aja ngomel nya buk sekarang beli makanan dulu dan aku udah hubungin dokter keluarga untuk memeriksa keadaan Balgis " jelas Prita


" Hem "


Setelah kurang dari lima belas menit mereka sampai di pekarangan murah Davina dan ternyata di sana sudah ada dokter yang akan memeriksa Balgis..


Dan dengan terpaksa Balgis harus di infus untuk membantu memenuhi nutrisi nya dan juga ia kecapean itu sebab nya ia pingsan karena tidak ada asupan yang masuk ke dalam tubuh nya


Dan setelah menghabiskan satu infus Balgis sadar tapi untuk infus masih di pasang karena itu infus ke dua untuk nya


" Aku di mana " tanya nya setelah sadar.


" Di rumah tadi ko pingsan dan dokter bilang kamu kecapean dan kekurangan nutrisi " jelas Prita


BERSAMBUNG…


Jangan lupa dukung karya author ya bestiee jangan lupa juga like koment


Tinggal jejak setelah selesai baca ya bestiee


Satu like satu koment sudah cukup kok bestiee


Buat nyemangatin author lah ya


Jangan di tinggal kan begitu ya bestiee sudah baca menghilang kan sedih author nya


Terima kasih


Lanjut di bab selanjutnya ya bestiee

__ADS_1


__ADS_2