
...Selamat siang bestiee...
...Sebelum lanjut di pasti kan udah tekan favorit ya bestiee...
...Terima kasih...
...Dan juga jangan bosan bosan untuk dukung author ya...
Baiklah lanjut ya bestiee
...🔥🔥🔥🔥🔥...
Masih di tempat yang sama dan dengan orang yang sama
" Kenapa kau menolak anak sulung ku dan lebih memilih anak bungsu ku " tanya Aan dengan perasaan yang dongkol
" Karena dua yang terbaik untuk putra semata wayang ku " jawab Muzakki dengan tegas
" Apa yang kurang dari putri sulung ku " tanya Aan
" Boleh aku jawab jujur " tanya balik Muzakki
Belum juga Aan jawab Muzakki sudah menerus kan ucapan nya
" Selama ini aku selalu memantau perkembangan putri putri baik dari yang sulung dan juga yang bungsu " jawab Muzakki
Tapi berbeda dengan batin nya
" Ogah banget memantau Putri mu yang sulung di kira aku gak ada kerjaan apa " batin Muzakki
" Dan menurut ku dus terlalu sempurna untuk putra ku "
" Preeeet " batin nya
" Bukan kah bagus dia bisa membantu putra mu mengembang kan perusahaan " jawab Aan
" Bagus jika kita mencari partner kerja tapi sayang nya aku tidak mencari kan putra ku tekan kerja aku mencarikan dua se orang istri " jawab menohok Muzakki
Mendengar kata-kata Muzakki Aan merasa ter sentil
__ADS_1
" Apakah kau yakin Muzakki sebagai se orang teman aku tidak ingin mengecewakan mu " ucap Aan yang masih ingin Muzakki merubah keputusan nya
" Kenapa kau seperti nya sangat membeda beda kan putri mu dan kau terlihat sanagtt tidak suka dengan putri bungsu mu " tanya Muzakki menohok
" Tidak apa mungkin itu hanya perasaan mu saja " elak Aan
" Sebagai orang tua kita harus memberikan kasih sayang yang tulus terhadap anak anak kita karena kita tidak tau apa yang terjadi bisa jadi anak yang kita sisihkan anak membahagiakan kita dan anak yang kita sanjung sanjung bisa saja membawa petaka untuk kita " ucap Muzakki di sertai dengan senyuman indah nya
Itu lah yang Muzakki pelajari dari Maura
" Jika kau ingin menjatuh kan seseorang dan ingin memperlakukan dia dengan tidak layak lakukan satu hal yaitu berbicara dengan tersenyum se olah olah kamu tidak mengatan hal sensetive dan tidak menyinggung perasaan nya " itulah kata kata Maura yang hari ini Muzakki jalan kan
" Jika kau keberatan aku akan berbicara langsung dengan putri sulung mu dan aku jga tau jika se orang adik melangkahi kakak nya maka sang kakak bisa meminta apapun dari sang adik dan itu aku kan yang akan menebus nya " ucap Muzakki
" Aku akan memberi mu waktu untuk berpikir " ucap Aan kekeh
" Apakah kau pikir aku melakukan hal yang salah bagi ku Balgis itu adalah batu permata dan aku tetap pada keputusan ku dan juga istri ku tidak mau mantu yang lain nya dia hanya menginginkan Balgis "
" Kenapa kalian tidak pernah mem pertimbang kan Oana putri sulung ku " tanya Aan datar
Karena segala upaya telah ia lakukan tapi tetap tidak bisa mengubah keputusan Muzakki
" Dan Oana juga pilihan yang baik tapi menurut ku putri sulung mu tidak memenuhi kriteria keluarga karena satu alasan yaitu putri mu terlalu berambisi dia akan melakukan segala cara untuk mencapai tujuan nya dan aku sangat tidak menyukai nya kau tau sendiri kan " jawab Muzakki di sertai dengan tanya nya
Dan Aan dengan berat hati harus mengagguk kan kepala nya
" Sekarang aku akan kasih tau kenapa aku lebih memilih Balgis dari pada Oana karena Balgis terlalu murni dan terlalu putih jiwa nya masih murni dan juga Balgis anak yang teduh dalam pendirian nya dan jika di bandingkan dengan anak pada umum nya Balgis sangat istimewa "
" Dan juga ia sangat sangat baik " jelas Muzakki dengan senyuman nya
" Kenapa kau begitu yakin dengan Balgis " tanya Aan
" Karena aku pernah ketemu satu kali dengan nya dan dengan suka rela ia membantu ku sampai akhir padahal bisa sja ia mengabaikan kan tapi tidak ia lakukan, dan sebagai perbandingan aku juga pernah bertemu dengan putri sulung mu Oana dia tidak membantu ku bahkan menoleh pun tidak dari situ aku bisa menyimpulkan kau paham kan " ucap Muzakki menohok
" Bagaimana bisa anak yang selalu aku anggap lambat dan selalu berbuat onar sangat si minati oleh orang terkaya di Asia sedang kan Oana yang bisa segala nya tidak mampu membuat nya terkesan " batin Aan
" Aku masih banyak kerjaan dan aku harap kamu bisa memberikan ku jawaban secepat nya dan kamu runding kan terlebih dahulu dengan calon mantu ku dan juga istri mu " ucap Muzakki dam setelah itu ia pergi begitu saja
" Kenapa Balgis bisa memiliki nasib baik. seperti itu bahkan Oana yang sempurna saja tidak seberuntung dia " ucap Aan geram
__ADS_1
Sedang kan di rumah kediaman Muzakki Maura sedang duduk sendiri ia malas untuk bergerak karena bagian inti nya terasa ngilu karena perbuatan suami nya
Dan yang bikin Maura kesal adalah saat ia bangun ia sudah tidak menemukan sang suami
" Ma " panggil Bara
" Iya sayang kenapa "
" Papa kemana akhir akhir ini aku sangat jarang melihat nya di rumah "
" Papa lagi sibuk sayang dan mungkin saat ini masih berada di kantor tadi siang cuma pulang setelah itu balik lagi " jelas Maura
" Mama kenapa seperti nya banyak pikiran "
" Mama hanya ingin yang terbaik untuk kamu termasuk dengan perjodohan yang mama dan papa lakukan " ucap Maura
" Iya Bara tau " jawab Bara
" Nak berjanji lah satu hal saat kamu menikah perlakuan istri mu dengan baik mama tau kamu tidak menginginkan perjodohan ini tapi percaya lah gadis itu gadis yang baik dan untuk cinta itu akan datang dengan seiring nya waktu dengan kebersamaan kalian " ucap Maura
Dan Bara terlihat merenung
" Apakah dia memang gadis yang baik dan apakah aku juga agan segera menikah apakah ini memang yang terbaik dan apakah ini memang akhir dari semua nya " batin Bara
" Apakah aku bisa mencintai nya ? "
BERSAMBUNG…
Jangan lupa dukung karya author ya bestiee jangan lupa juga like koment
Tinggal jejak setelah selesai baca ya bestiee
Satu like satu koment sudah cukup kok bestiee
Buat nyemangatin author lah ya
Jangan di tinggal kan begitu ya bestiee sudah baca menghilang kan sedih author nya
Terima kasih
__ADS_1
Lanjut di bab selanjutnya ya bestiee