
...Selamat malam bestie...
...Sebelum lanjut di pasti kan udah tekan favorit ya bestiee...
...Terima kasih...
...Dan juga jangan bosan bosan untuk dukung author ya...
Baiklah lanjut ya bestie
Di sekolah SMA SAKURA
Balgis terus menguap karena rasa kantuk yang menyerang nya, semalaman mata nya terjaga, karena mendengar kabar bahwa dia di jodohkan dan akan segera menikah membuat mata nya tidak bisa terpejam.
" Kamu begadang lagi Balgis " tanya Davina yang dari tadi melihat Balgis terus menguap
" Atau kamu dugem nggak ngajak ngajak " tanya Prita usil
" Kayak nya otak dua geser deh " kesel Davina
" Aku nggak tidur semaleman " jawab Balgis dengan mata yang sudah sayu
" Kenapa? " tanya Davina
" Ya memang nggak bisa tidur " jawab Balgis datar
" Yakan ada sebab Balgis, kenapa nggak bisa tidur ? jawab Davina kesal
" Kalian berisik aku mau tidur ke UKS, kalian disini aja biar nggak ada yang curiga, nanti kalau ada yang nanyain bilang saja aku sakit " pinta Balgis pada Davina dan Prita, dan langsung beranjak dari tempat duduk nya menuju uks.
Balgis sudah di ambang pintu UKS, saat akan menekan knop pintu ada suara orang memanggil nama nya Balgis pun berbalik kearah suara.
" Mau ngapain kamu kesini " tanya seorang guru
" Dia lagi, dia lagi sial banget si " gumam Balgis dalam hati yang melihat ada Bara di hadapan nya
" Sakit pak, pengen istirahat " jawab ketus
Balgis
Bara pun dengan reflek memegang dahi Balgis untuk memastikan suhu badan Balgis,
Namun Balgis dengan cepat menghindari tangan Bara.
" Bukan muhrim pak " kata nya cuek
Bara pun tersadar dengan tingkah perbuatan aneh nya.
Taki dalam hati nya ia berkata " terus apa beda nya kemaren kita berciuman sampai bibir kamu bengkak kok baru bilang bukan muhrim sekarang "
" Sini, biar saya yakin kamu beneran sakit " kata Bara menarik lengan baju Balgis
__ADS_1
saat di pegang Bara untung nya dahi Balgis sedikit panas, bukan karena beneran sakit tapi karena begadang semalaman membuat suhu tubuh nya tidak menentu.
" istirahatlah " ujar Bara yang berpikir kalau Balgis memang benar sakit
" Tumben dia nggak nyebelin " gumam Balgis, sambil memegang dahi nya yang merasa heran, mengapa tiba tiba Bara tidak mencegah nya.
" Ternyata jidad ku beneran panas, pantasan manusia nyebelin itu nggak ngelarang aku masuk UKS " gumam Balgis sambil berjalan masuk ke dalam UKS, dengan cepat dia membaring kan tubuh nya di ranjang lalu tidak menunggu lama dia pun terlelap
Dirumah keluarga Keynat
Iin menghubungi Maura dengan hape nya
" Hallo " jawab Maura di seberang
" Ini aku Iin "
" Bagaimana kabar nya In, apa kamu sudah bicara dengan Balgis " tanya Maura langsung
" Sudah " jawab Iin singkat
" Terus bagaimana ? tanya Maura tidak sabaran mendengar kabar dari Iin
" Dia menerima Maura " jawabnya sedikit lirih
" Benarkah, tapi mengapa kedengarannya kamu tidak bahagia " tanya Maura yang heran mendengar suara Iin yang tidak bersemangat.
" Aku sangat bahagia Maura, hanya saja aku tidak menyangka kalau anak keduaku akan segera menikah "jawab nya jujur
" Lalu kapan keluarga kita akan bertemu " tanya Maura lagi
" Bagaimana kalau akhir minggu ini " jawab Iin menyaran kan
" Bagus, lebih cepat lebih baik, suami ku pasti sangat bahagia mendengar kabar ini " ujar Maura dengan suara yang sangat bahagia
" Terus bagaimana kalau pertemuan keluarga nya di adakan di rumahku saja " pinta Iin
" Baiklah, kami akan menerima semua saran dari keluarga besan " jawab Maura dengan senang
" Jadi akhir minggu ini ya in " tanya Maura lagi meyakinkan
" Iya Maura iya, jangan membuat ku berubah pikiran " jawab Iin bercanda.
Setelah pembicaraan mereka selesai, sambungan telpon pun di matikan.
~Ke esokan hari nya di rumah keluarga Muzakki
Bara, Maura dan Muzakki sedang asik sarapan di meja makan.
Maura terus tersenyum hingga membuat Bara dan Muzakki heran.
" Ada apa si ma, dari semalam papa lihat mana terus tersenyum " tanya Muzakki heran
__ADS_1
" Mana punya kabar yang sangat bahagia, sengaja mana kasih tahu pagi ini biar Bara juga tahu " ujar Maura dengan wajah yang terus tersenyum
" Apa ma " tanya Bara yang ikut penasaran
" Akhir minggu ini kamu akan bertemu dengan calon istri mu " jawab Maura bahagia
" Benarkahb" tanya Muzakki tak percaya dan Maura dengan semangat menganggukan kepala nya.
Namun lain dengan Bara dia hanya diam mendengar kabar bahagia menurut papa dan mama nya itu.
" Dimana pertemuan keluarga kita " tanya Muzakki lagi
" Di rumah mereka pa, Iin meminta untuk pertemuan keluarga ini dirumah nya " jawab Maura
" Baiklah, siapkan semua kebutuhan yang akan kita bawa untuk menemui calon mantu kita " ujar Muzakki semangat
" Nak, tolong kosongbkan semua jadwal mu akhir minggu ini kita akan bertemu calon istri mu " pinta Muzakki pada Bara, dan Bara hanya menganggukan kepala nya.
" papa benar benar sangat bahagia ma, akhir nya semua nya akan cepat terlaksana" ujar Muzakki penuh bahagia
" Mama juga pa, nggak nyangka anak mama akan segera menikah " kata Maura menatap anak laki laki satu satunya
" Bara berangkat dulu pa ma " pamit Bara pada orang tuanya, dia sedikit jengah dengan pembahasan kedua orang tuanya itu.
" Hati hati ya, jangan ngebut bawa mobil, ingat kamu sebentar lagi akan menikah " kata Muzakki pada Bara yang sedikit meledek
Bara hanya berlalu meninggalkan orang tuanya, tanpa memperdulikan celetukan papa nya.
~Di sekolah SMA SAKURA
sudah dua hari ini Balgis sangat tidak bersemangat, bahkan untuk di ajak ke kantin saja Balgis tidak mau, dia lebih memilih tinggal di kelas selama jam istirahat.
" Kamu kenapa si " tanya Davina yang sedikit heran dengan Balgis
" Nggak kenapa kenapa "jawab Balgis datar
" Bohong, aku tahu pasti ada apa apa kan " jawab Davina yakin
" Sok tahu " celetuk Balgis
" Ntah la, aku belum siap cerita dengan kalian "jawab Balgis yang sedikit membuat Davina lega, setidaknya hanya menunggu Balgis untuk siap bercerita, maka ia akan tahu mengapa Balgis murung dua hari ini.
Hari pun telah cepat berlalu, Muzakki dan Maura sudah mempersiapkan keperluan yang akan di bawa nya besok malam kerumah calon besannya.
Dan dirumah keluarga Keynat, Iin telah sibuk membesihkan rumah mewah nya di bantu pelayan rumah dan meyiapkan makanan untuk kedatangan keluarga Muzakki besok.
Dan tepat hari ini Oana berangkat ke singapura untuk urusan kantor nya selama sebulan, karena ada proyek yang harus membuat nya stay di sana, Oana juga sudah mendengar kabar perjodohan Balgis dan dia juga enggan berkomentar karena perang dingin nya bersama Balgis, dia tidak peduli dengan perjodohan adik nya itu.
" Baguslah, kalau Balgis yang di jodohkan, setidak nya aku sangat beruntung untuk tidak terlibat dengan perjodohan kuno itu " gumam Oana yang sudah duduk di pesawat pribadi milik keluarga nya.
Jangan lupa VOTE dan LIKE
__ADS_1
TERIMAKASIH