Suami Tampan Rahasiaku ,, !!

Suami Tampan Rahasiaku ,, !!
Kecewa


__ADS_3

...Lanjut...


...Sebelum lanjut di pasti kan udah tekan favorit ya bestiee...


...Terima kasih...


...Dan juga jangan bosan bosan untuk dukung author ya...


Baiklah lanjut ya bestiee


...🔥🔥🔥🔥🔥...


Davina segera pulang setengah mengantar kan Prita


Prita masuk dengan perasaan yang dag dig dug meskipun ia sering kali di omeli tanpa sebab tapi tetap saja Prita kadang masih merasa sakit hati tapi ia tahan sendiri


Siapa yang tidak akan sakit hati jika seharus nya orang yang bisa melindungi kita menjaga kita mendekap kita malah justru membenci kita dan lebih menyayangi anak orang lain ketimbang darah daging nya sendiri


Prita masuk dan semua nya sedang berkumpul di ruang tengah sedang bercanda gurau seperti hal nya keluarga pada umum nya yang bahagia tanpa ingin di ganggu


Prita iri melihat kebersamaan itu tapi percaya lah hati nya sudah tidak selemah dulu


Prita sanggup menghadapinya ia yakin itu


Saat Prita berada di tengah-tengah tangga sang kakak m manggil nya


" Hey anak buangan sini kamu " teriak nya


Ingin Prita nangis mendengar kata anak buangan tapi Prita ingat apa yang baru saja Balgis katakan " harus kuat dengan keadaan jangan sampai mau kalah dengan keadaan "


Itulah yang Balgis katakan


'' Ingat Prita kamu perempuan yang tangguh jangan sampai mau kalah dengan keadaan apapun " gumam Prita


" Iya tuan muda ada apa " jawab Prita


Karena memang itu yang sering di perintahkan oleh sang kakak tiri


" Panggil aku tuan muda karena di rumah ini " itulah yang sering kali Ikbal katakan ke Prita


Biasa nya Prita selalu menolak saat di suruh memanggil nya tuan muda tapi lihatlah tanpa di minta ia memanggil nya


" Kamu kesambet " tanya Ikbal


Prita tidak menjawab


" Bersihkan kaki aku " pinta Ikbal


Tanpa banyak alasan Prita langsung turun dan pergi ke dapur untuk mengambil baskom dan lap untuk membersihkan kaki Ikbal


Pembantu yang melihat itu meneteskan air mata nya tanpa di minta


" Biar bibi aja non yang bersihkan kaki tuan muda " ucap salah satu pembantu tersebut


" Tidak usah bi anggap saja sebagai kenang-kenangan terakhir " ucap Prita lebih teka teki


Pelayan itu kembali menangis

__ADS_1


" Yang sabar ya non " ucap nya


" Kesabaran ku sudah habis bi " jawab Prita di saat seperti ini Prita menjadi sosok yang sangat dewasa


Prita berjalan dengan santai menuju ruang tengah sedang kan Ikbal sudah siap dengan posisi nya


Ke-dua kaki nya ada di atas meja beserta dengan sandal yang ia pakai


Dan ayah Prita tidak menegur nya sama sekali


Prita melakukan sebagai mana seorang pelayan menghormati majikan nya


" Bahkan di saat aku di jadikan pembantu di rumah sendiri bahkan di depan orang tua kandung sendiri dia tampak cuek " nangis batin Prita


Tapi Prita tetap dengan wajah santai


Bertahun tahun menghadapi kebencian dari ayah nya membuat jiwa nya sudah kebal


Setelah selesai Prita berkata


" Sudah selesai tuan muda ada lagi "


" Cium kaki aku " perintah Ikbal


Prita tidak menjawab ia malah memilih untuk mencium kaki sang ayah yang ada di sebelah Ikbal


" Saya sudah melakukan apa yang seharusnya saya lakukan tuan dan maaf saya memilih untuk mencium kaki ayah kandung saya meskipun beliau tidak pernah menganggap saya ada, dan ingat tuan muda saya hanya pembantu di sini bukan budak " setelah mengucapkan itu Prita langsung pergi begitu saja


Ayah Prita bergetar saat merasakan Prita mencium kaki nya dan itu adalah sentuhan pertama mereka


Prita langsung naik ke kamar nya untuk menumpahkan rasa sakit dan kecewa


Sedangkan di rumah Davina orang tua tak kalah membuat nya sakit hati


Bagaimana tidak ayah dari Davina membawa seorang perempuan yang di cap sebagai pacar baru nya


Dan itu pertama kali nya terjadi


Davina ingin berteriak tapi rasa nya ia sudah tidak memiliki tenaga lagi


" Untuk apa pulang jika hanya ingin bertengkar " gumam nya


Davina sudah biasa melihat orang tua nya bertengkar tapi untuk pertama kalinya ia melihat sendiri kelakuan bejat sang papa


Dan Davina mengerti sekarang kenapa sedari dulu mama nya itu sering kali meminta cerai


" Cerai kan mama pa " ucap Davina di depan pintu utama


" Davina denger akan papa sayang ini tidak seperti yang kamu pikirkan " elak sang papa


" Mama kamu ingin membawa kamu pergi dari papa sayang " lanjut nya lagi


" Sudah drama nya " jawab Davina dingin


Dan itu membuat sang papa terdiam


" Selama ini aku kira memang mana yang salah memang mama yang main di belakang papa tapi nyata nya memang papa yang brengsek " ucap Davina tajam

__ADS_1


" Aku minta cerai kan mama "


" Mama berhak bahagia " lanjut nya


Sedangkan perempuan yang ada di sebelah sang papa menjadi panik sendiri karena ia salah sasaran


" Sial berarti itu anak nya bukan selingkuh mas Herman " batin nya


" Jika papa dan mama bercerai kamu akan kekurangan sayang " ucap sang papa


" Siapa yang bilang aku akan kekurangan jika kalian berpisah "


" bahkan selama ini aku hidup dengan semua uang mama " jelas Davina


" Jangan coba-coba kamu menghianati papa Vina " ucap sang papa


" Davina tidak berbohong pa karena emang selama ini Davina di biayai oleh mama karena semua rekening yang papa berikan udah di ambil semua oleh perempuan yang ada di samping papa gak percaya tanyakan saja " ucap Davina


" Yuk ma kita ke kamar Davina "


Sang mama hanya menurut


Di perjalanan saat menuju ke kamar Davina sang mama meminta maaf


" Maafin mama sayang mama tidak bisa memberikan yang terbaik untuk keluarga kita maaf karena keegoisan mama "


" Mama tidak salah mama sudah bertahan sejauh ini aja Davina udah senang saat nya mama bahagia mungkin dengan hidup berpisah Kuta semua akan bahagia tapi tolong jangan abaikan Davina ma "pinta Davina


" Semua nya akan tetap sama sayang mama janji " janji sang mama


" Ya Allah jika aku pernah berbuat baik tolong jangan pisahkan keluarga ku " doa Davina dalam diam nya


Kecewa jawaban nya iya


Siapa sih yang ingin orang tua nya bercerai


Siapa yang ingin melihat keluarga nya berantakan tidak ada


Mungkin yang kuasa masih ingin menguji umat nya dengan cobaan yang mereka hadapi


Dan jika kamu tetap bersyukur maka hadiah yang luar biasa yang akan kamu dapat kan setelah nya


Gak percaya buktikan aja sendiri


Cukup untuk hari ini ya bestiee


Jangan lupa dukung karya author ya bestiee jangan lupa juga like koment


Tinggal jejak setelah selesai baca ya bestiee


Satu like satu koment sudah cukup kok bestiee


Buat nyemangatin author lah ya


Jangan di tinggal kan begitu ya bestiee sudah baca menghilang kan sedih author nya


Terima kasih

__ADS_1


Lanjut di bab selanjutnya ya bestiee


__ADS_2